<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! KPK Tetapkan Menas Erwin Tersangka Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung</title><description>KPK juga langsung melakukan upaya paksa penahanan terhadap Menas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172444/breaking-news-kpk-tetapkan-menas-erwin-tersangka-suap-pengurusan-perkara-di-mahkamah-agung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172444/breaking-news-kpk-tetapkan-menas-erwin-tersangka-suap-pengurusan-perkara-di-mahkamah-agung"/><item><title>Breaking News! KPK Tetapkan Menas Erwin Tersangka Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172444/breaking-news-kpk-tetapkan-menas-erwin-tersangka-suap-pengurusan-perkara-di-mahkamah-agung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172444/breaking-news-kpk-tetapkan-menas-erwin-tersangka-suap-pengurusan-perkara-di-mahkamah-agung</guid><pubDate>Kamis 25 September 2025 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/25/337/3172444/kpk-mbXl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK Tetapkan Menas Erwin Tersangka Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/25/337/3172444/kpk-mbXl_large.jpg</image><title>KPK Tetapkan Menas Erwin Tersangka Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT. Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah (MED) menjadi tersangka dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Menas ditetapkan tersangka setelah beberapa kali tidak mengindahkan panggilan KPK. Upaya jemput paksa terhadap Menas pun dilakukan pada Rabu (24/9) kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK menetapkan tersangka terhadap MED selaku Direktur PT WA atau pihak swasta,&amp;quot; kata Asep dalam konferensi pers, Kamis (25/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tersangka lain dari perkara ini ialah Hasbi Hasan (HH) yang merupakan Sekretaris Mahkamah Agung periode 2020-2023. KPK juga langsung melakukan upaya paksa penahanan terhadap Menas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penahanan selama 20 hari terhitung dari 25 September-14 Oktober 2025,&amp;quot; ujar Asep.&#13;
&#13;
Menas diduga memberikan suap kepada Hasan Hasbi. Uang itu diduga untuk melakukan pengurusan sejumlah perkara yang ada di Mahkamah Agung pada kurun waktu Maret 2021-Oktober 2021.&#13;
&#13;
Selama rentang waktu tersebut, Menas meminta bantuan setidaknya meminta bantuan kepada Hasan Hasbi terhadap lima perkara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yaitu Perkara sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Perkara sengketa lahan Depok, Perkara sengketa lahan di Sumedang, &amp;nbsp;Perkara sengketa lahan di Menteng dan Perkara sengketa lahan Tambang di Samarinda.&#13;
&#13;
Atas perbuatannya, Menas dijerat dengan Pasal Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT. Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah (MED) menjadi tersangka dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, Menas ditetapkan tersangka setelah beberapa kali tidak mengindahkan panggilan KPK. Upaya jemput paksa terhadap Menas pun dilakukan pada Rabu (24/9) kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK menetapkan tersangka terhadap MED selaku Direktur PT WA atau pihak swasta,&amp;quot; kata Asep dalam konferensi pers, Kamis (25/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tersangka lain dari perkara ini ialah Hasbi Hasan (HH) yang merupakan Sekretaris Mahkamah Agung periode 2020-2023. KPK juga langsung melakukan upaya paksa penahanan terhadap Menas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penahanan selama 20 hari terhitung dari 25 September-14 Oktober 2025,&amp;quot; ujar Asep.&#13;
&#13;
Menas diduga memberikan suap kepada Hasan Hasbi. Uang itu diduga untuk melakukan pengurusan sejumlah perkara yang ada di Mahkamah Agung pada kurun waktu Maret 2021-Oktober 2021.&#13;
&#13;
Selama rentang waktu tersebut, Menas meminta bantuan setidaknya meminta bantuan kepada Hasan Hasbi terhadap lima perkara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yaitu Perkara sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Perkara sengketa lahan Depok, Perkara sengketa lahan di Sumedang, &amp;nbsp;Perkara sengketa lahan di Menteng dan Perkara sengketa lahan Tambang di Samarinda.&#13;
&#13;
Atas perbuatannya, Menas dijerat dengan Pasal Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
