<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Besar di Banyuwangi Terasa hingga Bali, BMKG: Akibat Sesar Aktif</title><description>Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/9/2025) sore. Guncangan gempa terasa hingga Bali.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172449/gempa-besar-di-banyuwangi-terasa-hingga-bali-bmkg-akibat-sesar-aktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172449/gempa-besar-di-banyuwangi-terasa-hingga-bali-bmkg-akibat-sesar-aktif"/><item><title>Gempa Besar di Banyuwangi Terasa hingga Bali, BMKG: Akibat Sesar Aktif</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172449/gempa-besar-di-banyuwangi-terasa-hingga-bali-bmkg-akibat-sesar-aktif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/25/337/3172449/gempa-besar-di-banyuwangi-terasa-hingga-bali-bmkg-akibat-sesar-aktif</guid><pubDate>Kamis 25 September 2025 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/25/337/3172449/gempa-Ltfb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/25/337/3172449/gempa-Ltfb_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Dok)</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/9/2025) sore. Guncangan gempa terasa hingga Bali.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,87&amp;deg; LS; 114,45&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km timur laut wilayah Banyuwangi, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,&amp;quot; ujar Daryono, Kamis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono menambahkan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Banyuwangi, Penebel dengan skala intensitas IV MMI; daerah Lumajang, Kuta, Denpasar, Buleleng dengan skala intensitas III MMI; daerah Jember, Bondowoso dengan skala intensitas II-III MMI; serta daerah Pasuruan, Surabaya, Situbondo, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, Lombok Barat dengan skala intensitas II MMI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Daryono menyebut hingga pukul 16.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya lima aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,3.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/9/2025) sore. Guncangan gempa terasa hingga Bali.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,87&amp;deg; LS; 114,45&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km timur laut wilayah Banyuwangi, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,&amp;quot; ujar Daryono, Kamis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono menambahkan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Banyuwangi, Penebel dengan skala intensitas IV MMI; daerah Lumajang, Kuta, Denpasar, Buleleng dengan skala intensitas III MMI; daerah Jember, Bondowoso dengan skala intensitas II-III MMI; serta daerah Pasuruan, Surabaya, Situbondo, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, Lombok Barat dengan skala intensitas II MMI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Daryono menyebut hingga pukul 16.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya lima aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,3.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
