<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Ingatkan Waspadai Penyusup di Tengah Dinamika Muktamar X</title><description>Juru Bicara DPP PPP, Usman Tokan, mengingatkan adanya kemungkinan penyusup yang sengaja memicu kericuhan di Muktamar X PPP. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/27/337/3172924/ppp-ingatkan-waspadai-penyusup-di-tengah-dinamika-muktamar-x</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/27/337/3172924/ppp-ingatkan-waspadai-penyusup-di-tengah-dinamika-muktamar-x"/><item><title>PPP Ingatkan Waspadai Penyusup di Tengah Dinamika Muktamar X</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/27/337/3172924/ppp-ingatkan-waspadai-penyusup-di-tengah-dinamika-muktamar-x</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/27/337/3172924/ppp-ingatkan-waspadai-penyusup-di-tengah-dinamika-muktamar-x</guid><pubDate>Sabtu 27 September 2025 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/27/337/3172924/kader_ppp_terlibat_adu_jotos_usai_muktamar_dibuka-7jSk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kader PPP Terlibat Adu Jotos Usai Muktamar Dibuka (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/27/337/3172924/kader_ppp_terlibat_adu_jotos_usai_muktamar_dibuka-7jSk_large.jpg</image><title>Kader PPP Terlibat Adu Jotos Usai Muktamar Dibuka (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Juru Bicara DPP PPP, Usman Tokan, mengingatkan adanya kemungkinan penyusup yang sengaja memicu kericuhan di Muktamar X PPP.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan menyusul insiden ricuh yang terjadi usai forum tertinggi partai itu resmi dibuka di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025).&#13;
&#13;
Usman, yang akrab disapa Donie, menilai dinamika pro dan kontra dalam muktamar adalah hal wajar, apalagi jika ada lebih dari satu calon ketua umum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau misalnya terjadi teriak-teriakan biasa di dalam muktamar, itu hal wajar. Sepanjang tidak anarkis, tidak ada masalah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, ia menyebut kericuhan di luar arena terbilang berlebihan dan diduga bukan dilakukan oleh kader resmi. &amp;ldquo;Kalau ada yang anarkis, bisa jadi itu penyusup yang sengaja datang untuk membuat suasana gaduh,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pada pembukaan muktamar siapa pun bisa hadir. Tapi, saat sidang resmi hanya peserta yang berhak masuk, sehingga lebih mudah mengidentifikasi pihak yang bertindak tidak etis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap seluruh pimpinan DPW, DPC, dan peserta muktamar mengedepankan musyawarah mufakat, bukan ego. Semua harus dilakukan dengan etika, aturan, dan tata tertib yang berlaku,&amp;rdquo; pungkas Donie.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Juru Bicara DPP PPP, Usman Tokan, mengingatkan adanya kemungkinan penyusup yang sengaja memicu kericuhan di Muktamar X PPP.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan menyusul insiden ricuh yang terjadi usai forum tertinggi partai itu resmi dibuka di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025).&#13;
&#13;
Usman, yang akrab disapa Donie, menilai dinamika pro dan kontra dalam muktamar adalah hal wajar, apalagi jika ada lebih dari satu calon ketua umum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau misalnya terjadi teriak-teriakan biasa di dalam muktamar, itu hal wajar. Sepanjang tidak anarkis, tidak ada masalah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, ia menyebut kericuhan di luar arena terbilang berlebihan dan diduga bukan dilakukan oleh kader resmi. &amp;ldquo;Kalau ada yang anarkis, bisa jadi itu penyusup yang sengaja datang untuk membuat suasana gaduh,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pada pembukaan muktamar siapa pun bisa hadir. Tapi, saat sidang resmi hanya peserta yang berhak masuk, sehingga lebih mudah mengidentifikasi pihak yang bertindak tidak etis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap seluruh pimpinan DPW, DPC, dan peserta muktamar mengedepankan musyawarah mufakat, bukan ego. Semua harus dilakukan dengan etika, aturan, dan tata tertib yang berlaku,&amp;rdquo; pungkas Donie.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
