<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UNESCO MONDIACULT 2025, Menbud Tegaskan Peran Indonesia dalam Arah Kebijakan Budaya Global</title><description>Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hadir dalam UNESCO MONDIACULT 2025 di Barcelona, Spanyol yang menjadi forum strategis untuk menegaskan arah kebijakan budaya global.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/29/1/3173343/unesco-mondiacult-2025-menbud-tegaskan-peran-indonesia-dalam-arah-kebijakan-budaya-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/29/1/3173343/unesco-mondiacult-2025-menbud-tegaskan-peran-indonesia-dalam-arah-kebijakan-budaya-global"/><item><title>UNESCO MONDIACULT 2025, Menbud Tegaskan Peran Indonesia dalam Arah Kebijakan Budaya Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/29/1/3173343/unesco-mondiacult-2025-menbud-tegaskan-peran-indonesia-dalam-arah-kebijakan-budaya-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/29/1/3173343/unesco-mondiacult-2025-menbud-tegaskan-peran-indonesia-dalam-arah-kebijakan-budaya-global</guid><pubDate>Senin 29 September 2025 21:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/29/1/3173343/menbud_fadli_zon_unesco_mondiacult-cVaY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Kebudayaan RI&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;hadir dalam UNESCO MONDIACULT&amp;nbsp;2025 di Barcelona, Spanyol. (Foto: dok Kemenbud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/29/1/3173343/menbud_fadli_zon_unesco_mondiacult-cVaY_large.jpg</image><title>Menteri Kebudayaan RI&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;hadir dalam UNESCO MONDIACULT&amp;nbsp;2025 di Barcelona, Spanyol. (Foto: dok Kemenbud)</title></images><description>BARCELONA -&amp;nbsp; Melanjutkan kunjungan kenegaraan di Kawasan Eropa, Menteri Kebudayaan RI&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;hadir dalam UNESCO World Conference on Cultural Policies and Sustainable Development (MONDIACULT) 2025 di Barcelona, Spanyol. Konferensi tingkat tinggi ini digelar UNESCO bersama Pemerintah Spanyol, dan menjadi forum strategis untuk menegaskan arah kebijakan budaya global.&#13;
&#13;
Di sela rangkaian kegiatan UNESCO Mondiacult 2025, Menbud melakukan pertemuan dan berdialog dengan Menteri Kebudayaan Uni Emirat Arab&amp;nbsp;Sheikh Salem bin Khalid Al Qassimi. Selain memperkuat kerja sama budaya, Menbud UEA juga secara resmi mengundang Indonesia sebagai tamu kehormatan (guest of honor) pada festival seni Islam internasional Al-Burda Award 2026 di Abu Dhabi.&#13;
&#13;
Ia menegaskan harapannya untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia di UEA, termasuk seni kaligrafi, puisi, iluminasi, dan ornamentasi Islam, sekaligus memberi ruang bagi seniman muda Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat berharap dapat menampilkan lebih banyak karya dan penampilan seni Indonesia yang sangat kaya di hadapan masyarakat UEA melalui,&amp;rdquo; ujar Menteri Salem.&#13;
&#13;
Sejak 1976, kedua negara sudah bekerja sama membangun kemitraan strategis di berbagai sektor, khususnya kebudayaan. Komitmen tersebut dituangkan dalam MoU antara Kementerian Kebudayaan kedua negara pada November 2024 yang mencakup seni rupa, seni pertunjukan, sastra, warisan budaya, museum, pertukaran budaya, hingga pelestarian kebudayaan.&#13;
&#13;
Indonesia dan UEA sepakat mengeksplorasi peluang kerja sama baru, seperti produksi film bersama, residensi seniman, inovasi museum, dan program kolaborasi digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menjajaki peluang kerja sama pameran peradaban Islam, pertukaran cendekiawan dan kurator, serta kolaborasi dalam penelitian dan digitalisasi warisan budaya,&amp;rdquo; ucap&amp;nbsp;Fadli.&#13;
&#13;
Selain memperkuat kerja sama budaya dengan UEA, Menbud Fadli Zon juga bertemu dengan Secretary of State for Culture Spanyol, Jordi Mart&amp;iacute;. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pembaruan Agreement on Cultural and Educational Cooperation (2004) yang berfokus pada kolaborasi warisan budaya dan museum, serta penguatan sektor industri budaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Spanyol saat ini memiliki jaringan museum nasional yang sangat baik seperti Prado, Reina Sof&amp;iacute;a, dan Thyssen-Bornemisza. Mereka juga memiliki industri audiovisual yang sangat aktif, mencatat lebih dari 13 juta penonton pada 2024. Ini menjadi peluang penting untuk memperdalam kerja sama budaya antara kedua negara,&amp;rdquo; kata&amp;nbsp;Fadli.&#13;
&#13;
Menbud Fadli juga mendorong pertukaran seniman dan kurator, pameran bersama, festival seni rupa dan perfilman, serta inovasi digital dalam pengelolaan warisan budaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan disepakatinya Indonesia&amp;ndash;EU CEPA pekan lalu, kolaborasi budaya menjadi semakin strategis untuk memperkuat fondasi persahabatan, memperluas jejaring ekonomi, dan menjadikan budaya sebagai pilar utama hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
MONDIACULT 2025 menyoroti enam area prioritas antara lain hak budaya, transformasi digital, budaya dan pendidikan, ekonomi budaya, budaya dan aksi iklim, serta dua isu baru yang semakin mendesak, yakni kontribusi budaya bagi perdamaian serta dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap budaya.&#13;
&#13;
Konferensi ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa budaya merupakan pilar utama bagi perdamaian, persatuan, dan pembangunan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>BARCELONA -&amp;nbsp; Melanjutkan kunjungan kenegaraan di Kawasan Eropa, Menteri Kebudayaan RI&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;hadir dalam UNESCO World Conference on Cultural Policies and Sustainable Development (MONDIACULT) 2025 di Barcelona, Spanyol. Konferensi tingkat tinggi ini digelar UNESCO bersama Pemerintah Spanyol, dan menjadi forum strategis untuk menegaskan arah kebijakan budaya global.&#13;
&#13;
Di sela rangkaian kegiatan UNESCO Mondiacult 2025, Menbud melakukan pertemuan dan berdialog dengan Menteri Kebudayaan Uni Emirat Arab&amp;nbsp;Sheikh Salem bin Khalid Al Qassimi. Selain memperkuat kerja sama budaya, Menbud UEA juga secara resmi mengundang Indonesia sebagai tamu kehormatan (guest of honor) pada festival seni Islam internasional Al-Burda Award 2026 di Abu Dhabi.&#13;
&#13;
Ia menegaskan harapannya untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia di UEA, termasuk seni kaligrafi, puisi, iluminasi, dan ornamentasi Islam, sekaligus memberi ruang bagi seniman muda Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat berharap dapat menampilkan lebih banyak karya dan penampilan seni Indonesia yang sangat kaya di hadapan masyarakat UEA melalui,&amp;rdquo; ujar Menteri Salem.&#13;
&#13;
Sejak 1976, kedua negara sudah bekerja sama membangun kemitraan strategis di berbagai sektor, khususnya kebudayaan. Komitmen tersebut dituangkan dalam MoU antara Kementerian Kebudayaan kedua negara pada November 2024 yang mencakup seni rupa, seni pertunjukan, sastra, warisan budaya, museum, pertukaran budaya, hingga pelestarian kebudayaan.&#13;
&#13;
Indonesia dan UEA sepakat mengeksplorasi peluang kerja sama baru, seperti produksi film bersama, residensi seniman, inovasi museum, dan program kolaborasi digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menjajaki peluang kerja sama pameran peradaban Islam, pertukaran cendekiawan dan kurator, serta kolaborasi dalam penelitian dan digitalisasi warisan budaya,&amp;rdquo; ucap&amp;nbsp;Fadli.&#13;
&#13;
Selain memperkuat kerja sama budaya dengan UEA, Menbud Fadli Zon juga bertemu dengan Secretary of State for Culture Spanyol, Jordi Mart&amp;iacute;. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pembaruan Agreement on Cultural and Educational Cooperation (2004) yang berfokus pada kolaborasi warisan budaya dan museum, serta penguatan sektor industri budaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Spanyol saat ini memiliki jaringan museum nasional yang sangat baik seperti Prado, Reina Sof&amp;iacute;a, dan Thyssen-Bornemisza. Mereka juga memiliki industri audiovisual yang sangat aktif, mencatat lebih dari 13 juta penonton pada 2024. Ini menjadi peluang penting untuk memperdalam kerja sama budaya antara kedua negara,&amp;rdquo; kata&amp;nbsp;Fadli.&#13;
&#13;
Menbud Fadli juga mendorong pertukaran seniman dan kurator, pameran bersama, festival seni rupa dan perfilman, serta inovasi digital dalam pengelolaan warisan budaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan disepakatinya Indonesia&amp;ndash;EU CEPA pekan lalu, kolaborasi budaya menjadi semakin strategis untuk memperkuat fondasi persahabatan, memperluas jejaring ekonomi, dan menjadikan budaya sebagai pilar utama hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
MONDIACULT 2025 menyoroti enam area prioritas antara lain hak budaya, transformasi digital, budaya dan pendidikan, ekonomi budaya, budaya dan aksi iklim, serta dua isu baru yang semakin mendesak, yakni kontribusi budaya bagi perdamaian serta dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap budaya.&#13;
&#13;
Konferensi ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa budaya merupakan pilar utama bagi perdamaian, persatuan, dan pembangunan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
