<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BGN Nonaktifkan Sementara 56 SPPG Imbas Adanya Kasus Keracunan MBG</title><description>Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang mengalami insiden terkait keamanan pangan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/30/337/3173440/bgn-nonaktifkan-sementara-56-sppg-imbas-adanya-kasus-keracunan-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/30/337/3173440/bgn-nonaktifkan-sementara-56-sppg-imbas-adanya-kasus-keracunan-mbg"/><item><title>BGN Nonaktifkan Sementara 56 SPPG Imbas Adanya Kasus Keracunan MBG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/30/337/3173440/bgn-nonaktifkan-sementara-56-sppg-imbas-adanya-kasus-keracunan-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/30/337/3173440/bgn-nonaktifkan-sementara-56-sppg-imbas-adanya-kasus-keracunan-mbg</guid><pubDate>Selasa 30 September 2025 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/30/337/3173440/ilustrasi-y0ve_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan paket MBG/Foto: Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/30/337/3173440/ilustrasi-y0ve_large.jpg</image><title>Ilustrasi dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan paket MBG/Foto: Dok Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami insiden terkait keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan BGN tidak akan berkompromi terhadap persoalan yang menyangkut keselamatan penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap SPPG wajib mematuhi standar keamanan pangan yang sudah ditetapkan. Nonaktif sementara ini adalah bagian dari proses evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan masyarakat, terutama anak-anak penerima MBG jadi prioritas utama,&amp;quot; kata Nanik dikutip, Selasa (30/9/2025).&#13;
&#13;
SPPG yang dinonaktifkan ini termasuk di antaranya SPPG Bandung Barat Cipongkor Cijambu, SPPG Bandung Barat Cipongkor Neglasari, SPPG Bandung Barat Cihampelas Mekarmukti, dan SPPG Banggai Kepulauan Tinangkung (Sulawesi Tengah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keputusan ini diambil setelah adanya laporan kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah penerima manfaat usai mengonsumsi makanan dari SPPG tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nanik menambahkan, puluhan SPPG yang dinonaktifkan kini masih menunggu hasil uji laboratorium yang tengah dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lebih lanjut, baik berupa perbaikan, penguatan pengawasan, maupun sanksi bagi mitra penyelenggara yang terbukti lalai.&#13;
&#13;
&amp;quot;BGN berkomitmen penuh agar insiden serupa tidak terulang kembali. Dengan langkah penguatan pengawasan, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG tetap terjaga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami insiden terkait keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan BGN tidak akan berkompromi terhadap persoalan yang menyangkut keselamatan penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap SPPG wajib mematuhi standar keamanan pangan yang sudah ditetapkan. Nonaktif sementara ini adalah bagian dari proses evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan masyarakat, terutama anak-anak penerima MBG jadi prioritas utama,&amp;quot; kata Nanik dikutip, Selasa (30/9/2025).&#13;
&#13;
SPPG yang dinonaktifkan ini termasuk di antaranya SPPG Bandung Barat Cipongkor Cijambu, SPPG Bandung Barat Cipongkor Neglasari, SPPG Bandung Barat Cihampelas Mekarmukti, dan SPPG Banggai Kepulauan Tinangkung (Sulawesi Tengah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keputusan ini diambil setelah adanya laporan kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah penerima manfaat usai mengonsumsi makanan dari SPPG tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nanik menambahkan, puluhan SPPG yang dinonaktifkan kini masih menunggu hasil uji laboratorium yang tengah dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lebih lanjut, baik berupa perbaikan, penguatan pengawasan, maupun sanksi bagi mitra penyelenggara yang terbukti lalai.&#13;
&#13;
&amp;quot;BGN berkomitmen penuh agar insiden serupa tidak terulang kembali. Dengan langkah penguatan pengawasan, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG tetap terjaga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
