<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Es Heboh di Cikini, BMKG Ingatkan Musim Pancaroba</title><description>Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, buka suara terkait fenomena hujan es yang melanda kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025) sore.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/30/338/3173602/hujan-es-heboh-di-cikini-bmkg-ingatkan-musim-pancaroba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/30/338/3173602/hujan-es-heboh-di-cikini-bmkg-ingatkan-musim-pancaroba"/><item><title>Hujan Es Heboh di Cikini, BMKG Ingatkan Musim Pancaroba</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/30/338/3173602/hujan-es-heboh-di-cikini-bmkg-ingatkan-musim-pancaroba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/30/338/3173602/hujan-es-heboh-di-cikini-bmkg-ingatkan-musim-pancaroba</guid><pubDate>Selasa 30 September 2025 21:54 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/30/338/3173602/hujan_di_jakarta-o7SG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hujan Es di  Jakarta (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/30/338/3173602/hujan_di_jakarta-o7SG_large.jpg</image><title>Hujan Es di  Jakarta (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, buka suara terkait fenomena hujan es yang melanda kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025) sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, hujan es juga dapat terjadi di wilayah lain dan menjadi pertanda musim pancaroba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk sore ini hanya di Cikini, namun hujan es atau hal serupa bisa terjadi di daerah lain saat musim pancaroba. Berbahaya bila butirannya besar, terutama bagi yang sedang berkendara,&amp;rdquo; ujar Guswanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyebut hujan es terlihat spektakuler, namun dampaknya bisa serius bagi fisik, infrastruktur, lingkungan, dan ekonomi. Lebih lanjut, Guswanto juga mewanti-wanti risiko cuaca ekstrem yang biasanya disertai badai petir dan angin kencang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meski hanya berlangsung 5&amp;ndash;15 menit, dampaknya bisa langsung terasa. BMKG menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap awan Cumulonimbus tinggi dan gelap, karena itu pertanda potensi hujan es dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, buka suara terkait fenomena hujan es yang melanda kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025) sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, hujan es juga dapat terjadi di wilayah lain dan menjadi pertanda musim pancaroba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk sore ini hanya di Cikini, namun hujan es atau hal serupa bisa terjadi di daerah lain saat musim pancaroba. Berbahaya bila butirannya besar, terutama bagi yang sedang berkendara,&amp;rdquo; ujar Guswanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyebut hujan es terlihat spektakuler, namun dampaknya bisa serius bagi fisik, infrastruktur, lingkungan, dan ekonomi. Lebih lanjut, Guswanto juga mewanti-wanti risiko cuaca ekstrem yang biasanya disertai badai petir dan angin kencang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meski hanya berlangsung 5&amp;ndash;15 menit, dampaknya bisa langsung terasa. BMKG menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap awan Cumulonimbus tinggi dan gelap, karena itu pertanda potensi hujan es dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
