<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Ancam AS: Pasok Tomahawk ke Ukraina, Eskalasi Perang Pilihan Nyata</title><description>Pemerintah Rusia sedang menganalisis secara serius kemungkinan Amerika Serikat (AS) memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/01/18/3173663/rusia-ancam-as-pasok-tomahawk-ke-ukraina-eskalasi-perang-pilihan-nyata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/01/18/3173663/rusia-ancam-as-pasok-tomahawk-ke-ukraina-eskalasi-perang-pilihan-nyata"/><item><title>Rusia Ancam AS: Pasok Tomahawk ke Ukraina, Eskalasi Perang Pilihan Nyata</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/01/18/3173663/rusia-ancam-as-pasok-tomahawk-ke-ukraina-eskalasi-perang-pilihan-nyata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/01/18/3173663/rusia-ancam-as-pasok-tomahawk-ke-ukraina-eskalasi-perang-pilihan-nyata</guid><pubDate>Rabu 01 Oktober 2025 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/01/18/3173663/rudal-VrkL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">rudal jelajah Tomahawk/Foto: BBC</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/01/18/3173663/rudal-VrkL_large.jpg</image><title>rudal jelajah Tomahawk/Foto: BBC</title></images><description>MOSKOW &amp;mdash; Pemerintah Rusia sedang menganalisis secara serius kemungkinan Amerika Serikat (AS) memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina. Langkah tersebut dapat memicu eskalasi konflik sangat tajam.&#13;
&#13;
Dalam perkembangan terkait, Wakil Presiden AS JD Vance mengklaim Washington sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina memperoleh rudal Tomahawk. Meski demikian, Presiden Donald Trump belum mengambil keputusan final dan tetap berhati-hati agar konflik di Ukraina tidak meluas menjadi konfrontasi langsung dengan Rusia.&#13;
&#13;
Rudal Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 km, cukup mampu menjangkau Moskow dan sebagian besar wilayah Eropa jika ditembakkan dari Ukraina.&#13;
&#13;
Masih belum jelas melalui negara mana atau bagaimana AS akan memasok rudal ini ke Ukraina. Zelensky telah meminta Washington agar menjual rudal ini ke negara-negara Eropa yang kemudian akan mengirimkannya ke Ukraina.&#13;
&#13;
Juru Presiden Rusia, Dmitry Peskov menegaskan risiko eskalasi dari keterlibatan AS. Alasannya, siapa yang akan meluncurkan rudal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertanyaannya, siapa yang bisa menembakkan rudal ini? Hanya Ukraina, atau harus dilakukan tentara Amerika?,&amp;rdquo; kata Peskov seperti dilansir independent, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Peskov juga menambahkan penentuan target rudal tersebut harus melalui analisis mendalam. Rusia berhak melakukan serangan terhadap instalasi militer di negara-negara yang memungkinkan Ukraina menggunakan rudal tersebut untuk menyerang wilayahnya.&#13;
&#13;
Peskov menegaskan, penggunaan rudal Tomahawk tidak akan mengubah jalannya perang secara signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan jika ini terjadi, tidak ada solusi ajaib yang bisa mengubah situasi di medan perang saat ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Komite Pertahanan Parlemen Rusia Andrei Kartapolov mengatakan setiap tenaga ahli militer AS yang membantu Ukraina meluncurkan Tomahawk ke Rusia akan menjadi target utama Moskow.&#13;
</description><content:encoded>MOSKOW &amp;mdash; Pemerintah Rusia sedang menganalisis secara serius kemungkinan Amerika Serikat (AS) memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina. Langkah tersebut dapat memicu eskalasi konflik sangat tajam.&#13;
&#13;
Dalam perkembangan terkait, Wakil Presiden AS JD Vance mengklaim Washington sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina memperoleh rudal Tomahawk. Meski demikian, Presiden Donald Trump belum mengambil keputusan final dan tetap berhati-hati agar konflik di Ukraina tidak meluas menjadi konfrontasi langsung dengan Rusia.&#13;
&#13;
Rudal Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 km, cukup mampu menjangkau Moskow dan sebagian besar wilayah Eropa jika ditembakkan dari Ukraina.&#13;
&#13;
Masih belum jelas melalui negara mana atau bagaimana AS akan memasok rudal ini ke Ukraina. Zelensky telah meminta Washington agar menjual rudal ini ke negara-negara Eropa yang kemudian akan mengirimkannya ke Ukraina.&#13;
&#13;
Juru Presiden Rusia, Dmitry Peskov menegaskan risiko eskalasi dari keterlibatan AS. Alasannya, siapa yang akan meluncurkan rudal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertanyaannya, siapa yang bisa menembakkan rudal ini? Hanya Ukraina, atau harus dilakukan tentara Amerika?,&amp;rdquo; kata Peskov seperti dilansir independent, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Peskov juga menambahkan penentuan target rudal tersebut harus melalui analisis mendalam. Rusia berhak melakukan serangan terhadap instalasi militer di negara-negara yang memungkinkan Ukraina menggunakan rudal tersebut untuk menyerang wilayahnya.&#13;
&#13;
Peskov menegaskan, penggunaan rudal Tomahawk tidak akan mengubah jalannya perang secara signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan jika ini terjadi, tidak ada solusi ajaib yang bisa mengubah situasi di medan perang saat ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Komite Pertahanan Parlemen Rusia Andrei Kartapolov mengatakan setiap tenaga ahli militer AS yang membantu Ukraina meluncurkan Tomahawk ke Rusia akan menjadi target utama Moskow.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
