<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: 117 Gempa Susulan Guncang Kabupaten Sumenep</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Rabu (1/10/2025) pukul 11.49 WIB, telah terjadi 117 kali gempa susulan (aftershock) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/01/337/3173739/bmkg-117-gempa-susulan-guncang-kabupaten-sumenep</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/01/337/3173739/bmkg-117-gempa-susulan-guncang-kabupaten-sumenep"/><item><title>BMKG: 117 Gempa Susulan Guncang Kabupaten Sumenep</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/01/337/3173739/bmkg-117-gempa-susulan-guncang-kabupaten-sumenep</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/01/337/3173739/bmkg-117-gempa-susulan-guncang-kabupaten-sumenep</guid><pubDate>Rabu 01 Oktober 2025 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/01/337/3173739/gempa_sumenep-k39j_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Sumenep (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/01/337/3173739/gempa_sumenep-k39j_large.jpg</image><title>Gempa Sumenep (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Rabu (1/10/2025) pukul 11.49 WIB, telah terjadi 117 kali gempa susulan (aftershock) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;117 kali (gempa) susulan, bersifat destruktif atau merusak,&amp;rdquo; kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BMKG memperbarui parameter gempa utama yang mengguncang Sumenep dengan magnitudo M6,0. Episenter gempa berada di laut pada koordinat 7,35&amp;deg; LS; 114,22&amp;deg; BT, atau sekitar 58 km tenggara Sumenep, pada kedalaman 12 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; jelas Daryono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas berbeda:&#13;
&#13;
Pulau Sapudi: V&amp;ndash;VI MMI&#13;
&#13;
Sumenep, Pamekasan, Surabaya: III&amp;ndash;IV MMI&#13;
&#13;
Tuban, Denpasar, Gianyar: III MMI&#13;
&#13;
Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi: II&amp;ndash;III MMI&#13;
&#13;
Lombok Utara, Mataram, Lombok Tengah, Malang, Blitar: II MMI&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Rabu (1/10/2025) pukul 11.49 WIB, telah terjadi 117 kali gempa susulan (aftershock) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;117 kali (gempa) susulan, bersifat destruktif atau merusak,&amp;rdquo; kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BMKG memperbarui parameter gempa utama yang mengguncang Sumenep dengan magnitudo M6,0. Episenter gempa berada di laut pada koordinat 7,35&amp;deg; LS; 114,22&amp;deg; BT, atau sekitar 58 km tenggara Sumenep, pada kedalaman 12 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; jelas Daryono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas berbeda:&#13;
&#13;
Pulau Sapudi: V&amp;ndash;VI MMI&#13;
&#13;
Sumenep, Pamekasan, Surabaya: III&amp;ndash;IV MMI&#13;
&#13;
Tuban, Denpasar, Gianyar: III MMI&#13;
&#13;
Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi: II&amp;ndash;III MMI&#13;
&#13;
Lombok Utara, Mataram, Lombok Tengah, Malang, Blitar: II MMI&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
