<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Masa Sidang, Puan Ajak DPR dan Pemerintah Perbaiki Diri</title><description>Ketua DPR RI Puan Maharani menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025??&quot;2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/337/3174034/tutup-masa-sidang-puan-ajak-dpr-dan-pemerintah-perbaiki-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/02/337/3174034/tutup-masa-sidang-puan-ajak-dpr-dan-pemerintah-perbaiki-diri"/><item><title>Tutup Masa Sidang, Puan Ajak DPR dan Pemerintah Perbaiki Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/337/3174034/tutup-masa-sidang-puan-ajak-dpr-dan-pemerintah-perbaiki-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/02/337/3174034/tutup-masa-sidang-puan-ajak-dpr-dan-pemerintah-perbaiki-diri</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2025 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/337/3174034/ketua_dpr_ri_puan_maharani-xrlS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/337/3174034/ketua_dpr_ri_puan_maharani-xrlS_large.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai melaporkan kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024&amp;ndash;2025, Puan mengajak semua pihak untuk mawas diri dan terus melakukan perbaikan demi kesejahteraan rakyat.&#13;
&#13;
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama dua wakil ketua lainnya, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Agenda ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 DPR RI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masa persidangan ini diawali dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pengingat akan pengorbanan dan cita-cita luhur bangsa. Namun tak lama setelah itu, kita juga menyaksikan demonstrasi yang berujung anarkis dan runtuhnya rasa kemanusiaan akibat provokasi,&amp;rdquo; kata Puan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, dinamika itu menuntut kedewasaan berdemokrasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada pihak yang mutlak benar atau paling bersalah. Kita semua, termasuk DPR RI dan Pemerintah, harus bercermin dan memperbaiki diri,&amp;rdquo; tegas Puan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, setiap peristiwa harus dijadikan pelajaran agar persatuan bangsa tetap terjaga, martabat kemanusiaan ditegakkan, dan Indonesia terus melangkah menuju kehidupan yang lebih adil dan makmur.&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, Puan juga memaparkan capaian DPR selama masa sidang, antara lain:&#13;
&#13;
- Menyetujui 6 RUU menjadi UU dan 2 RUU usul DPR.&#13;
&#13;
- Melanjutkan pembahasan 8 RUU yang masih di tahap Pembicaraan Tingkat I.&#13;
&#13;
- Menyetujui Perubahan Kedua Prolegnas Prioritas 2025 dan menetapkan Prolegnas Prioritas 2026.&#13;
&#13;
- Menuntaskan pembahasan RAPBN 2026 dengan kebijakan fiskal yang diarahkan untuk kedaulatan pangan, energi, ekonomi, serta kesejahteraan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, rapat paripurna ke-6 juga mengesahkan sejumlah UU, antara lain:&#13;
&#13;
- UU Pengesahan Perjanjian Ekstradisi RI&amp;ndash;Rusia.&#13;
&#13;
- UU Perubahan Keempat atas UU Nomor 19/2003 tentang BUMN, yang mengubah Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).&#13;
&#13;
- UU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 10/2009 tentang Kepariwisataan.&#13;
&#13;
- Dua RUU inisiatif DPR, yakni RUU Perubahan UU PPSK dan RUU Statistik.&#13;
&#13;
Agenda lain yang disahkan: penetapan mitra kerja Kementerian Haji dan Umrah dengan Komisi VIII, serta pembentukan Pansus Penyelesaian Konflik Agraria.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai melaporkan kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024&amp;ndash;2025, Puan mengajak semua pihak untuk mawas diri dan terus melakukan perbaikan demi kesejahteraan rakyat.&#13;
&#13;
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama dua wakil ketua lainnya, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Agenda ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 DPR RI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masa persidangan ini diawali dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pengingat akan pengorbanan dan cita-cita luhur bangsa. Namun tak lama setelah itu, kita juga menyaksikan demonstrasi yang berujung anarkis dan runtuhnya rasa kemanusiaan akibat provokasi,&amp;rdquo; kata Puan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, dinamika itu menuntut kedewasaan berdemokrasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada pihak yang mutlak benar atau paling bersalah. Kita semua, termasuk DPR RI dan Pemerintah, harus bercermin dan memperbaiki diri,&amp;rdquo; tegas Puan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, setiap peristiwa harus dijadikan pelajaran agar persatuan bangsa tetap terjaga, martabat kemanusiaan ditegakkan, dan Indonesia terus melangkah menuju kehidupan yang lebih adil dan makmur.&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, Puan juga memaparkan capaian DPR selama masa sidang, antara lain:&#13;
&#13;
- Menyetujui 6 RUU menjadi UU dan 2 RUU usul DPR.&#13;
&#13;
- Melanjutkan pembahasan 8 RUU yang masih di tahap Pembicaraan Tingkat I.&#13;
&#13;
- Menyetujui Perubahan Kedua Prolegnas Prioritas 2025 dan menetapkan Prolegnas Prioritas 2026.&#13;
&#13;
- Menuntaskan pembahasan RAPBN 2026 dengan kebijakan fiskal yang diarahkan untuk kedaulatan pangan, energi, ekonomi, serta kesejahteraan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, rapat paripurna ke-6 juga mengesahkan sejumlah UU, antara lain:&#13;
&#13;
- UU Pengesahan Perjanjian Ekstradisi RI&amp;ndash;Rusia.&#13;
&#13;
- UU Perubahan Keempat atas UU Nomor 19/2003 tentang BUMN, yang mengubah Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).&#13;
&#13;
- UU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 10/2009 tentang Kepariwisataan.&#13;
&#13;
- Dua RUU inisiatif DPR, yakni RUU Perubahan UU PPSK dan RUU Statistik.&#13;
&#13;
Agenda lain yang disahkan: penetapan mitra kerja Kementerian Haji dan Umrah dengan Komisi VIII, serta pembentukan Pansus Penyelesaian Konflik Agraria.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
