<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok &amp;#039;Bjorka&amp;#039;, Hacker yang Jago Menyamar di Dark Web</title><description>Pemuda mengaku sebagai &amp;#39;Bjorka&amp;#39;  yang ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya, sudah lama berselancar di dark web, bahkan sejak tahun 2020. Ia diciduk lantaran diduga membobol data nasabah Bank swasta.  &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/338/3174055/sosok-039-bjorka-039-hacker-yang-jago-menyamar-di-dark-web</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/02/338/3174055/sosok-039-bjorka-039-hacker-yang-jago-menyamar-di-dark-web"/><item><title>Sosok &amp;#039;Bjorka&amp;#039;, Hacker yang Jago Menyamar di Dark Web</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/338/3174055/sosok-039-bjorka-039-hacker-yang-jago-menyamar-di-dark-web</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/02/338/3174055/sosok-039-bjorka-039-hacker-yang-jago-menyamar-di-dark-web</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2025 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/338/3174055/hacker_bjorka_ditangkap_polisi-AGlS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hacker Bjorka Ditangkap Polisi (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/338/3174055/hacker_bjorka_ditangkap_polisi-AGlS_large.jpg</image><title>Hacker Bjorka Ditangkap Polisi (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemuda mengaku sebagai &amp;#39;Bjorka&amp;#39; &amp;nbsp;yang ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya, sudah lama berselancar di dark web, bahkan sejak tahun 2020. Ia diciduk lantaran diduga membobol data nasabah Bank swasta. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pria berinisial WFT ini lihai mengelabui aparat. Ia berkali-kali mengganti nama akun agar identitasnya sulit dilacak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia beberapa kali mengganti username, dari Bjorka menjadi SkyWave, Shint Hunter, hingga terakhir Opposite6890 pada Agustus 2025. Itu semua untuk menyamarkan diri,&amp;rdquo; kata Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui akun X @bjorkanesiaa, WFT sempat mengklaim berhasil membobol 4,9 juta data nasabah bank swasta dan memposting bukti berupa tampilan salah satu akun nasabah. WFT ternyata aktif memperjualbelikan data ilegal di dark web.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data yang diperdagangkan bukan hanya milik bank, tapi juga perusahaan kesehatan hingga swasta, baik dalam maupun luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekali transaksi, pelaku bisa dapat puluhan juta rupiah. Pembayaran dilakukan menggunakan cryptocurrency di forum-forum gelap,&amp;rdquo; ujar Fian.&#13;
&#13;
Polisi masih menelusuri berapa banyak uang yang sudah dikantongi WFT. Barang bukti berupa komputer dan ponselnya kini disita untuk penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, sosok hacker yang mengaku sebagai &amp;#39;Bjorka&amp;#39; ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Sosoknya adalah pria berinisial WFT (22), warga Minahasa, Sulawesi Utara.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemuda mengaku sebagai &amp;#39;Bjorka&amp;#39; &amp;nbsp;yang ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya, sudah lama berselancar di dark web, bahkan sejak tahun 2020. Ia diciduk lantaran diduga membobol data nasabah Bank swasta. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pria berinisial WFT ini lihai mengelabui aparat. Ia berkali-kali mengganti nama akun agar identitasnya sulit dilacak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia beberapa kali mengganti username, dari Bjorka menjadi SkyWave, Shint Hunter, hingga terakhir Opposite6890 pada Agustus 2025. Itu semua untuk menyamarkan diri,&amp;rdquo; kata Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui akun X @bjorkanesiaa, WFT sempat mengklaim berhasil membobol 4,9 juta data nasabah bank swasta dan memposting bukti berupa tampilan salah satu akun nasabah. WFT ternyata aktif memperjualbelikan data ilegal di dark web.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data yang diperdagangkan bukan hanya milik bank, tapi juga perusahaan kesehatan hingga swasta, baik dalam maupun luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekali transaksi, pelaku bisa dapat puluhan juta rupiah. Pembayaran dilakukan menggunakan cryptocurrency di forum-forum gelap,&amp;rdquo; ujar Fian.&#13;
&#13;
Polisi masih menelusuri berapa banyak uang yang sudah dikantongi WFT. Barang bukti berupa komputer dan ponselnya kini disita untuk penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, sosok hacker yang mengaku sebagai &amp;#39;Bjorka&amp;#39; ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Sosoknya adalah pria berinisial WFT (22), warga Minahasa, Sulawesi Utara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
