<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswi SMK Bandung Barat Meninggal, Menkes: Kematiannya Setelah 3-4 Hari Konsumsi MBG</title><description>Menkes Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kasus kematian siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat yang meninggal dengan gejala mirip keracunan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/340/3174047/siswi-smk-bandung-barat-meninggal-menkes-kematiannya-setelah-3-4-hari-konsumsi-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/02/340/3174047/siswi-smk-bandung-barat-meninggal-menkes-kematiannya-setelah-3-4-hari-konsumsi-mbg"/><item><title>Siswi SMK Bandung Barat Meninggal, Menkes: Kematiannya Setelah 3-4 Hari Konsumsi MBG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/02/340/3174047/siswi-smk-bandung-barat-meninggal-menkes-kematiannya-setelah-3-4-hari-konsumsi-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/02/340/3174047/siswi-smk-bandung-barat-meninggal-menkes-kematiannya-setelah-3-4-hari-konsumsi-mbg</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2025 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/340/3174047/budi-mOgX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/340/3174047/budi-mOgX_large.jpg</image><title>Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kasus kematian siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat yang meninggal dengan gejala mirip keracunan. Laporan dari Dinas Kesehatan menyebut korban meninggal setelah beberapa hari mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah menerima laporan Kepala Dinas Kesehatan di sana bahwa kematiannya itu terjadi mungkin 3-4 hari setelah dia makan (MBG),&amp;quot; tutur Budi saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, ia enggan mengungkap secara detail ihwal penyebab pasti siswi berinisial BR tersebut. Ia menyarankan agar bisa mengonfirmasi penyebab kematian siswi SMK itu ke Dinas Kesehatan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang kematian di Cihampelas, itu mungkin lebih tepat ditanyakan ke sana (Dinas Kesehatan setempat),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, jagat media sosial heboh dengan kabar meninggalnya seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bernama Bunga Rahmawati. Siswi kelas XII itu dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami muntah, kejang-kejang, wajah membiru hingga keluar busa dari mulut, Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 12.20 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabar duka ini langsung memunculkan spekulasi di media sosial. Banyak warganet menduga Bunga meninggal akibat keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah diinvestigasi ke lapangan oleh petugas, dipastikan bukan karena MBG,&amp;rdquo; ujar Lia saat dikonfirmasi iNews Bandung Raya, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, meski terdapat gejala muntah dan keluarnya busa dari mulut, keterangan dari keluarga korban tidak mengarah pada kasus keracunan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keterangan keluarga tidak mengarah keracunan MBG karena yang bersangkutan sudah sakit sebelumnya,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kasus kematian siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat yang meninggal dengan gejala mirip keracunan. Laporan dari Dinas Kesehatan menyebut korban meninggal setelah beberapa hari mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah menerima laporan Kepala Dinas Kesehatan di sana bahwa kematiannya itu terjadi mungkin 3-4 hari setelah dia makan (MBG),&amp;quot; tutur Budi saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, ia enggan mengungkap secara detail ihwal penyebab pasti siswi berinisial BR tersebut. Ia menyarankan agar bisa mengonfirmasi penyebab kematian siswi SMK itu ke Dinas Kesehatan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang kematian di Cihampelas, itu mungkin lebih tepat ditanyakan ke sana (Dinas Kesehatan setempat),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, jagat media sosial heboh dengan kabar meninggalnya seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bernama Bunga Rahmawati. Siswi kelas XII itu dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami muntah, kejang-kejang, wajah membiru hingga keluar busa dari mulut, Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 12.20 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabar duka ini langsung memunculkan spekulasi di media sosial. Banyak warganet menduga Bunga meninggal akibat keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah diinvestigasi ke lapangan oleh petugas, dipastikan bukan karena MBG,&amp;rdquo; ujar Lia saat dikonfirmasi iNews Bandung Raya, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, meski terdapat gejala muntah dan keluarnya busa dari mulut, keterangan dari keluarga korban tidak mengarah pada kasus keracunan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keterangan keluarga tidak mengarah keracunan MBG karena yang bersangkutan sudah sakit sebelumnya,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
