<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa Penerima MBG Bakal Dicek Berat dan Tinggi Badan Setiap 6 Bulan</title><description>Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa para siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diukur berat badan dan tinggi badannya setiap enam bulan sekali. Langkah ini dilakukan untuk melengkapi program Cek Kesehatan Gratis (CKG).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174089/siswa-penerima-mbg-bakal-dicek-berat-dan-tinggi-badan-setiap-6-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174089/siswa-penerima-mbg-bakal-dicek-berat-dan-tinggi-badan-setiap-6-bulan"/><item><title>Siswa Penerima MBG Bakal Dicek Berat dan Tinggi Badan Setiap 6 Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174089/siswa-penerima-mbg-bakal-dicek-berat-dan-tinggi-badan-setiap-6-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174089/siswa-penerima-mbg-bakal-dicek-berat-dan-tinggi-badan-setiap-6-bulan</guid><pubDate>Jum'at 03 Oktober 2025 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/337/3174089/siswa_saat_santap_mbg-1jkZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa saat santap MBG (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/337/3174089/siswa_saat_santap_mbg-1jkZ_large.jpg</image><title>Siswa saat santap MBG (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa para siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diukur berat badan dan tinggi badannya setiap enam bulan sekali. Langkah ini dilakukan untuk melengkapi program Cek Kesehatan Gratis (CKG).&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Budi usai rapat koordinasi bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kepala BGN Dadan Hindayana, dan kementerian terkait pada Kamis (2/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pemeriksaan berkala ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi juga sudah disetujui bahwa setiap 6 bulan para peserta atau penerima manfaat gizinya Pak Dadan akan kita ukur tinggi badan dan berat badannya. Data itu akan masuk by name, by address ke laporan melengkapi data CKG anak-anak sekolah, sehingga kita bisa tahu efektivitas program ini seperti apa,&amp;quot; ujar Budi di kantornya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Budi mengungkapkan pihaknya juga akan melakukan survei gizi nasional terhadap siswa penerima MBG. Survei ini rencananya digelar setahun sekali. Dengan begitu, perkembangan gizi anak-anak Indonesia bisa dipantau secara lebih komprehensif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu kan kita lakukan untuk stunting saja yang setiap tahun. Nah, nanti akan ditambah juga untuk anak-anak di atas lima tahun khusus anak sekolah. Dengan demikian, kita bisa melihat perkembangan status gizi seluruh anak-anak kita,&amp;quot; jelas Budi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kita akan menggunakan itu sebagai masukan untuk kebijakan-kebijakan yang akan kita lakukan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa para siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diukur berat badan dan tinggi badannya setiap enam bulan sekali. Langkah ini dilakukan untuk melengkapi program Cek Kesehatan Gratis (CKG).&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Budi usai rapat koordinasi bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kepala BGN Dadan Hindayana, dan kementerian terkait pada Kamis (2/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pemeriksaan berkala ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi juga sudah disetujui bahwa setiap 6 bulan para peserta atau penerima manfaat gizinya Pak Dadan akan kita ukur tinggi badan dan berat badannya. Data itu akan masuk by name, by address ke laporan melengkapi data CKG anak-anak sekolah, sehingga kita bisa tahu efektivitas program ini seperti apa,&amp;quot; ujar Budi di kantornya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Budi mengungkapkan pihaknya juga akan melakukan survei gizi nasional terhadap siswa penerima MBG. Survei ini rencananya digelar setahun sekali. Dengan begitu, perkembangan gizi anak-anak Indonesia bisa dipantau secara lebih komprehensif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu kan kita lakukan untuk stunting saja yang setiap tahun. Nah, nanti akan ditambah juga untuk anak-anak di atas lima tahun khusus anak sekolah. Dengan demikian, kita bisa melihat perkembangan status gizi seluruh anak-anak kita,&amp;quot; jelas Budi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kita akan menggunakan itu sebagai masukan untuk kebijakan-kebijakan yang akan kita lakukan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
