<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebocoran Anggaran Haji Rp5 Triliun, Gus Irfan Minta Lembaga Penegak Hukum Selidiki</title><description>Gur Irfan menjelaskan, perlu peran aparat penegak hukum (APH) untuk mendalami potensi tersebut, salah satunya KPK.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174320/kebocoran-anggaran-haji-rp5-triliun-gus-irfan-minta-lembaga-penegak-hukum-selidiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174320/kebocoran-anggaran-haji-rp5-triliun-gus-irfan-minta-lembaga-penegak-hukum-selidiki"/><item><title>Kebocoran Anggaran Haji Rp5 Triliun, Gus Irfan Minta Lembaga Penegak Hukum Selidiki</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174320/kebocoran-anggaran-haji-rp5-triliun-gus-irfan-minta-lembaga-penegak-hukum-selidiki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/03/337/3174320/kebocoran-anggaran-haji-rp5-triliun-gus-irfan-minta-lembaga-penegak-hukum-selidiki</guid><pubDate>Jum'at 03 Oktober 2025 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/03/337/3174320/kpk-SFCo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebocoran Anggaran Haji Rp5 Triliun, Gus Irfan Minta Lembaga Penegak Hukum Selidiki</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/03/337/3174320/kpk-SFCo_large.jpg</image><title>Kebocoran Anggaran Haji Rp5 Triliun, Gus Irfan Minta Lembaga Penegak Hukum Selidiki</title></images><description>JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah&amp;nbsp;Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menanggapi soal dugaan kebocoran anggaran haji sebesar Rp5 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut masih potensi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu adalah potensi, kemungkinan akan terjadi seperti itu. Karena perputaran uang di haji sekitar Rp17-20 triliun,&amp;quot; kata Gus Irfan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (3/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Para peneliti mengatakan bahwa kebocoran terjadi anggaran di Indonesia adalah 20-30 persen, nah kita kalau menggunakan angka itu kemungkinan akan terjadi sekitar Rp5 triliun, itu ketemunya. Tapi itu hanya potensi,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Gur Irfan&amp;nbsp;menjelaskan, perlu peran aparat penegak hukum (APH) untuk mendalami potensi tersebut, salah satunya KPK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita perlu nanti teman-teman dari APH mungkin yang menelisik kemungkinan temuan seperti itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan ada potensi kebocoran anggaran dalam penyelenggaraan haji mencapai 20-30% atau setara Rp5 triliun. Apabila kebocoran ini ditekan, maka bisa berdampak pada penurunan biaya haji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun akan ikut memonitor terkait dugaan potensi kebocoran anggaran haji sebesar Rp5 triliun per tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan anggaran haji yang setiap tahun itu ada kebocoran sekitar Rp5 triliun, itu bisa dilakukan monitoring oleh Direktur Monitoring, dilakukan evaluasi,&amp;quot; kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (1/10/2025).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah&amp;nbsp;Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menanggapi soal dugaan kebocoran anggaran haji sebesar Rp5 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut masih potensi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu adalah potensi, kemungkinan akan terjadi seperti itu. Karena perputaran uang di haji sekitar Rp17-20 triliun,&amp;quot; kata Gus Irfan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (3/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Para peneliti mengatakan bahwa kebocoran terjadi anggaran di Indonesia adalah 20-30 persen, nah kita kalau menggunakan angka itu kemungkinan akan terjadi sekitar Rp5 triliun, itu ketemunya. Tapi itu hanya potensi,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Gur Irfan&amp;nbsp;menjelaskan, perlu peran aparat penegak hukum (APH) untuk mendalami potensi tersebut, salah satunya KPK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita perlu nanti teman-teman dari APH mungkin yang menelisik kemungkinan temuan seperti itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan ada potensi kebocoran anggaran dalam penyelenggaraan haji mencapai 20-30% atau setara Rp5 triliun. Apabila kebocoran ini ditekan, maka bisa berdampak pada penurunan biaya haji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun akan ikut memonitor terkait dugaan potensi kebocoran anggaran haji sebesar Rp5 triliun per tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan anggaran haji yang setiap tahun itu ada kebocoran sekitar Rp5 triliun, itu bisa dilakukan monitoring oleh Direktur Monitoring, dilakukan evaluasi,&amp;quot; kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (1/10/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
