<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Bongkar Biang Keladi Kekurangan di Program MBG</title><description>Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut prosedur yang tidak berjalan sebagaimana mestinya menjadi faktor kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/05/337/3174657/istana-bongkar-biang-keladi-kekurangan-di-program-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/05/337/3174657/istana-bongkar-biang-keladi-kekurangan-di-program-mbg"/><item><title>Istana Bongkar Biang Keladi Kekurangan di Program MBG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/05/337/3174657/istana-bongkar-biang-keladi-kekurangan-di-program-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/05/337/3174657/istana-bongkar-biang-keladi-kekurangan-di-program-mbg</guid><pubDate>Minggu 05 Oktober 2025 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/05/337/3174657/mensesneg-pHkj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/05/337/3174657/mensesneg-pHkj_large.jpg</image><title>Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut prosedur yang tidak berjalan sebagaimana mestinya menjadi faktor kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan hal tersebut saat berbicara mengenai Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG.&#13;
Prasetyo memastikan pemerintah berkeinginan memperbaiki semua celah yang bisa membuat hal-hal tidak diinginkan terjadi dalam pelaksanaan program MBG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keberadaan Perpres Tata Kelola MBG, menurutnya, sebagai bagian dari evaluasi. &amp;ldquo;Supaya semua bisa memberikan masukan sehingga kalau nanti Perpres ditandatangani harapannya hal-hal yang terjadi, kekurangan-kekurangan dapat kita atasi. Jadi bukan programnya kemudian harus dihentikan. Tidak,&amp;rdquo; kata Prasetyo usai upacara HUT ke-80 TNI di lapangan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).&#13;
&#13;
Ia lantas bicara mengenai prosedur yang tidak dijalankan menjadi sebab sejumlah kekurangan terjadi sepanjang pelaksanaan program MBG. &amp;ldquo;Kekurangan yang terjadi itu yang kita perbaiki karena data juga mengatakan bahwa di tempat-tempat yang terjadi permasalahan, hampir semuanya karena tidak menjalankan prosedur seperti yang seharusnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut prosedur yang tidak berjalan sebagaimana mestinya menjadi faktor kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan hal tersebut saat berbicara mengenai Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG.&#13;
Prasetyo memastikan pemerintah berkeinginan memperbaiki semua celah yang bisa membuat hal-hal tidak diinginkan terjadi dalam pelaksanaan program MBG.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keberadaan Perpres Tata Kelola MBG, menurutnya, sebagai bagian dari evaluasi. &amp;ldquo;Supaya semua bisa memberikan masukan sehingga kalau nanti Perpres ditandatangani harapannya hal-hal yang terjadi, kekurangan-kekurangan dapat kita atasi. Jadi bukan programnya kemudian harus dihentikan. Tidak,&amp;rdquo; kata Prasetyo usai upacara HUT ke-80 TNI di lapangan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).&#13;
&#13;
Ia lantas bicara mengenai prosedur yang tidak dijalankan menjadi sebab sejumlah kekurangan terjadi sepanjang pelaksanaan program MBG. &amp;ldquo;Kekurangan yang terjadi itu yang kita perbaiki karena data juga mengatakan bahwa di tempat-tempat yang terjadi permasalahan, hampir semuanya karena tidak menjalankan prosedur seperti yang seharusnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
