<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fadli Zon Teguhkan Komitmen Kerja Sama Budaya dengan Timor Leste</title><description>Menbud Fadli Zon berdialog dengan Ketua Parlemen Timor Leste H.E. Maria Fernanda Lay. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/1/3174942/fadli-zon-teguhkan-komitmen-kerja-sama-budaya-dengan-timor-leste</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/07/1/3174942/fadli-zon-teguhkan-komitmen-kerja-sama-budaya-dengan-timor-leste"/><item><title>Fadli Zon Teguhkan Komitmen Kerja Sama Budaya dengan Timor Leste</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/1/3174942/fadli-zon-teguhkan-komitmen-kerja-sama-budaya-dengan-timor-leste</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/07/1/3174942/fadli-zon-teguhkan-komitmen-kerja-sama-budaya-dengan-timor-leste</guid><pubDate>Selasa 07 Oktober 2025 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/07/1/3174942/fadli_zon-SC7L_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menbud&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;bersama Ketua Parlemen Timor Leste H.E. Maria Fernanda Lay. (Foto: dok Kemenbud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/07/1/3174942/fadli_zon-SC7L_large.jpeg</image><title>Menbud&amp;nbsp;Fadli Zon&amp;nbsp;bersama Ketua Parlemen Timor Leste H.E. Maria Fernanda Lay. (Foto: dok Kemenbud)</title></images><description>TIMOR LESTE - Dalam rangkaian agenda kerja ke Timor Leste, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon&amp;nbsp;berdialog dengan Ketua Parlemen Timor Leste H.E. Maria Fernanda Lay.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi hubungan yang telah&amp;nbsp;terjalin selama ini antara Timor Leste dengan Indonesia dalam berbagai bidang, khususnya melalui kepemimpinan Yang&amp;nbsp;Mulia Maria Fernanda Lay &amp;ndash; sebagai Ketua Parlemen perempuan pertama di Timor Leste,&amp;quot; kata Fadli.&#13;
&#13;
Ia juga menyingung kiprah dan perjuangannya dalam memperkuat diplomasi parlemen selama menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagaimana pada periode saya sebagai Ketua BKSAP DPR RI (2019&amp;ndash;2024), maupun saat menjabat Presiden GOPAC (2015&amp;ndash;2019) dan Wakil Presiden SEAPAC (2023&amp;ndash;2025), saya terus berupaya mempererat hubungan antarparlemen dengan negara-negara lain, termasuk Timor Leste. Ibu Maria pun sebelumnya berperan penting sebagai Wakil Presiden GOPAC (2012&amp;ndash;2015),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Melalui pertemuan ini, Fadli Zon menyampaikan tekadnya untuk turut serta memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral, khususnya di bidang kebudayaan, apalagi mengingat kedua negara memperingati 23 tahun hubungan diplomatik. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini merupakan tonggak penting bagi kedua negara, karena kita memperingati 23 tahun hubungan diplomatik. Indonesia dan Timor Leste adalah saudara serumpun &amp;ndash; tidak hanya secara geografis tetapi juga terikat oleh sejarah, tradisi, budaya dan bahasa. Oleh karena itu, saya berharap ke depan kita bisa memperkuat kerja sama di bidang kebudayaan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Fadli Zon menegaskan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari pertukaran seni dan warisan budaya, kolaborasi pelestarian tradisi lokal, hingga pengembangan industri kreatif berbasis budaya.&#13;
&#13;
Menurutnya, inisiatif tersebut mampu membuka ruang baru bagi inovasi, pertumbuhan ekonomi sekaligus pelestarian budaya di kedua negara.&#13;
&#13;
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Timor-Leste, Bapak Okto Dorinus Manik; dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, Prof. Dr. Tasrifin Tahara.&#13;
</description><content:encoded>TIMOR LESTE - Dalam rangkaian agenda kerja ke Timor Leste, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon&amp;nbsp;berdialog dengan Ketua Parlemen Timor Leste H.E. Maria Fernanda Lay.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi hubungan yang telah&amp;nbsp;terjalin selama ini antara Timor Leste dengan Indonesia dalam berbagai bidang, khususnya melalui kepemimpinan Yang&amp;nbsp;Mulia Maria Fernanda Lay &amp;ndash; sebagai Ketua Parlemen perempuan pertama di Timor Leste,&amp;quot; kata Fadli.&#13;
&#13;
Ia juga menyingung kiprah dan perjuangannya dalam memperkuat diplomasi parlemen selama menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagaimana pada periode saya sebagai Ketua BKSAP DPR RI (2019&amp;ndash;2024), maupun saat menjabat Presiden GOPAC (2015&amp;ndash;2019) dan Wakil Presiden SEAPAC (2023&amp;ndash;2025), saya terus berupaya mempererat hubungan antarparlemen dengan negara-negara lain, termasuk Timor Leste. Ibu Maria pun sebelumnya berperan penting sebagai Wakil Presiden GOPAC (2012&amp;ndash;2015),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Melalui pertemuan ini, Fadli Zon menyampaikan tekadnya untuk turut serta memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral, khususnya di bidang kebudayaan, apalagi mengingat kedua negara memperingati 23 tahun hubungan diplomatik. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini merupakan tonggak penting bagi kedua negara, karena kita memperingati 23 tahun hubungan diplomatik. Indonesia dan Timor Leste adalah saudara serumpun &amp;ndash; tidak hanya secara geografis tetapi juga terikat oleh sejarah, tradisi, budaya dan bahasa. Oleh karena itu, saya berharap ke depan kita bisa memperkuat kerja sama di bidang kebudayaan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Fadli Zon menegaskan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari pertukaran seni dan warisan budaya, kolaborasi pelestarian tradisi lokal, hingga pengembangan industri kreatif berbasis budaya.&#13;
&#13;
Menurutnya, inisiatif tersebut mampu membuka ruang baru bagi inovasi, pertumbuhan ekonomi sekaligus pelestarian budaya di kedua negara.&#13;
&#13;
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Timor-Leste, Bapak Okto Dorinus Manik; dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, Prof. Dr. Tasrifin Tahara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
