<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Pendukung ISIS di Sumbar dan Sumut</title><description>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat orang terduga teroris pendukung ISIS di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175033/breaking-news-densus-88-tangkap-4-terduga-teroris-pendukung-isis-di-sumbar-dan-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175033/breaking-news-densus-88-tangkap-4-terduga-teroris-pendukung-isis-di-sumbar-dan-sumut"/><item><title>Breaking News! Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Pendukung ISIS di Sumbar dan Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175033/breaking-news-densus-88-tangkap-4-terduga-teroris-pendukung-isis-di-sumbar-dan-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175033/breaking-news-densus-88-tangkap-4-terduga-teroris-pendukung-isis-di-sumbar-dan-sumut</guid><pubDate>Selasa 07 Oktober 2025 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/07/337/3175033/terorisme-g2zn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus 88 menangkap terduga teroris (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/07/337/3175033/terorisme-g2zn_large.jpg</image><title>Densus 88 menangkap terduga teroris (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat orang terduga teroris pendukung ISIS di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).&#13;
&#13;
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra E. Wardhana, mengungkapkan keempat terduga teroris tersebut tergabung dalam kelompok Ansharut Daulah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keempat pelaku diketahui aktif menyebarkan propaganda dan provokasi aksi teror melalui media sosial. Mereka membuat dan membagikan konten-konten yang mendukung Daulah ISIS,&amp;rdquo; kata Mayndra, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas keempat terduga teroris itu adalah RW, KM, AY, dan RR. Mereka memiliki peran masing-masing dalam menyebarkan dukungan terhadap ISIS secara daring.&#13;
&#13;
Densus 88 juga mengingatkan radikalisasi melalui media sosial masih sangat masif dan dapat memengaruhi siapa saja, terutama kalangan generasi muda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap setiap bentuk provokasi dan penyebaran propaganda radikal di media sosial,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih aktif mengawasi lingkungan sekitar, termasuk keluarga dan anak-anak, agar tidak terpapar ideologi ekstrem.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat orang terduga teroris pendukung ISIS di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).&#13;
&#13;
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra E. Wardhana, mengungkapkan keempat terduga teroris tersebut tergabung dalam kelompok Ansharut Daulah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keempat pelaku diketahui aktif menyebarkan propaganda dan provokasi aksi teror melalui media sosial. Mereka membuat dan membagikan konten-konten yang mendukung Daulah ISIS,&amp;rdquo; kata Mayndra, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas keempat terduga teroris itu adalah RW, KM, AY, dan RR. Mereka memiliki peran masing-masing dalam menyebarkan dukungan terhadap ISIS secara daring.&#13;
&#13;
Densus 88 juga mengingatkan radikalisasi melalui media sosial masih sangat masif dan dapat memengaruhi siapa saja, terutama kalangan generasi muda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap setiap bentuk provokasi dan penyebaran propaganda radikal di media sosial,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih aktif mengawasi lingkungan sekitar, termasuk keluarga dan anak-anak, agar tidak terpapar ideologi ekstrem.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
