<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Ungkap Ada Temuan Kuota Petugas Haji Diperjualbelikan ke Jamaah</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ada temuan dugaan kuota petugas haji yang dijual-belikan kepada calon jamaah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175124/kpk-ungkap-ada-temuan-kuota-petugas-haji-diperjualbelikan-ke-jamaah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175124/kpk-ungkap-ada-temuan-kuota-petugas-haji-diperjualbelikan-ke-jamaah"/><item><title>KPK Ungkap Ada Temuan Kuota Petugas Haji Diperjualbelikan ke Jamaah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175124/kpk-ungkap-ada-temuan-kuota-petugas-haji-diperjualbelikan-ke-jamaah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/07/337/3175124/kpk-ungkap-ada-temuan-kuota-petugas-haji-diperjualbelikan-ke-jamaah</guid><pubDate>Selasa 07 Oktober 2025 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/07/337/3175124/budi-wL5d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Foto: Nur Khabibi-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/07/337/3175124/budi-wL5d_large.jpg</image><title>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Foto: Nur Khabibi-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ada temuan dugaan kuota petugas haji yang dijual-belikan kepada calon jamaah. Kuota petugas haji yang dijual-belikan pun bermacam-macam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan jual-beli kuota petugas haji. Penyidik juga menemukan adanya dugaan kuota-kuota haji yang seharusnya diperuntukkan untuk petugas. Seperti petugas pendamping, kemudian petugas kesehatan, ataupun pengawas, dan juga administrasi itu ternyata juga diperjual-belikan kepada calon jamaah,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
Dengan adanya praktik tersebut, kata Budi, hal ini memengaruhi kualitas pelayanan pendampingan jamaah selama berada di tanah suci.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalnya yang seharusnya jatahnya petugas kesehatan yang akan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kesehatan dari para calon jemaah ini, tapi kemudian diperjual-belikan kepada calon jemaah lain, artinya ada petugas kesehatan yang berkurang jumlahnya ataupun petugas-petugas lain,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Budi belum menyebutkan nilai dari jual-beli kuota petugas haji tersebut. Menurutnya, penyidik sedang mengumpulkan keterangan terkait dugaan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas apa yang diperjual-belikan, berapa nilainya, ada yang memperjual-belikan, ada yang tidak, ada yang sesuai ketentuan, beragam ini kondisinya. Makanya memang penyidik penting untuk mendalami dari setiap PIHK tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ada temuan dugaan kuota petugas haji yang dijual-belikan kepada calon jamaah. Kuota petugas haji yang dijual-belikan pun bermacam-macam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan jual-beli kuota petugas haji. Penyidik juga menemukan adanya dugaan kuota-kuota haji yang seharusnya diperuntukkan untuk petugas. Seperti petugas pendamping, kemudian petugas kesehatan, ataupun pengawas, dan juga administrasi itu ternyata juga diperjual-belikan kepada calon jamaah,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
Dengan adanya praktik tersebut, kata Budi, hal ini memengaruhi kualitas pelayanan pendampingan jamaah selama berada di tanah suci.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalnya yang seharusnya jatahnya petugas kesehatan yang akan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kesehatan dari para calon jemaah ini, tapi kemudian diperjual-belikan kepada calon jemaah lain, artinya ada petugas kesehatan yang berkurang jumlahnya ataupun petugas-petugas lain,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Budi belum menyebutkan nilai dari jual-beli kuota petugas haji tersebut. Menurutnya, penyidik sedang mengumpulkan keterangan terkait dugaan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas apa yang diperjual-belikan, berapa nilainya, ada yang memperjual-belikan, ada yang tidak, ada yang sesuai ketentuan, beragam ini kondisinya. Makanya memang penyidik penting untuk mendalami dari setiap PIHK tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
