<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Ponpes Al-Khoziny, 22 Korban Teridentifikasi dari 153 Sampel DNA</title><description>Tim Laboratorium Pusdokkes Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap korban ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga saat ini, sebanyak 22 korban telah teridentifikasi melalui uji DNA.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175346/tragedi-ponpes-al-khoziny-22-korban-teridentifikasi-dari-153-sampel-dna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175346/tragedi-ponpes-al-khoziny-22-korban-teridentifikasi-dari-153-sampel-dna"/><item><title>Tragedi Ponpes Al-Khoziny, 22 Korban Teridentifikasi dari 153 Sampel DNA</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175346/tragedi-ponpes-al-khoziny-22-korban-teridentifikasi-dari-153-sampel-dna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175346/tragedi-ponpes-al-khoziny-22-korban-teridentifikasi-dari-153-sampel-dna</guid><pubDate>Rabu 08 Oktober 2025 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/08/337/3175346/tragedi_runtuhnya_ponpes_al_khoziny-KvYV_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tragedi Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/08/337/3175346/tragedi_runtuhnya_ponpes_al_khoziny-KvYV_large.JPG</image><title>Tragedi Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim Laboratorium Pusdokkes Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap korban ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga saat ini, sebanyak 22 korban telah teridentifikasi melalui uji DNA.&#13;
&#13;
Kepala Laboratorium Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 153 sampel DNA, terdiri atas 88 sampel keluarga dan 65 sampel milik korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Total sampel DNA yang kami terima ada 153. Dari hasil pemeriksaan, sudah 22 korban yang cocok dengan keluarganya,&amp;rdquo; kata Sumy kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sumy menjelaskan, bahwa sampel yang diperiksa tidak hanya berasal dari jenazah utuh, tetapi juga dari potongan tubuh yang ditemukan di lokasi reruntuhan. Ia berharap seluruh proses identifikasi dapat rampung dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami targetkan tiga hari lagi semua hasil bisa keluar. Mudah-mudahan tidak ada lagi kiriman dari TKP (tempat kejadian perkara),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Seluruh hasil uji DNA dari Pusdokkes Polri nantinya akan direkonsiliasi dengan data Tim DVI Polda Jawa Timur untuk memastikan keakuratan hasil identifikasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, nanti direkonsiliasi dengan data DVI Polda Jatim. Sejauh ini, 22 korban yang kami temukan sudah terkonfirmasi lewat DNA,&amp;rdquo; tutur Sumy.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim Laboratorium Pusdokkes Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap korban ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga saat ini, sebanyak 22 korban telah teridentifikasi melalui uji DNA.&#13;
&#13;
Kepala Laboratorium Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 153 sampel DNA, terdiri atas 88 sampel keluarga dan 65 sampel milik korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Total sampel DNA yang kami terima ada 153. Dari hasil pemeriksaan, sudah 22 korban yang cocok dengan keluarganya,&amp;rdquo; kata Sumy kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sumy menjelaskan, bahwa sampel yang diperiksa tidak hanya berasal dari jenazah utuh, tetapi juga dari potongan tubuh yang ditemukan di lokasi reruntuhan. Ia berharap seluruh proses identifikasi dapat rampung dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami targetkan tiga hari lagi semua hasil bisa keluar. Mudah-mudahan tidak ada lagi kiriman dari TKP (tempat kejadian perkara),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Seluruh hasil uji DNA dari Pusdokkes Polri nantinya akan direkonsiliasi dengan data Tim DVI Polda Jawa Timur untuk memastikan keakuratan hasil identifikasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, nanti direkonsiliasi dengan data DVI Polda Jatim. Sejauh ini, 22 korban yang kami temukan sudah terkonfirmasi lewat DNA,&amp;rdquo; tutur Sumy.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
