<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Anggota Pasukan Elite Gugur saat Persiapan HUT ke-80 TNI, Istana Berduka!</title><description>Politikus Partai Gerindra ini kemudian berbicara mengenai pengabdian dan risiko profesi dari seorang prajurit TNI.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175395/dua-anggota-pasukan-elite-gugur-saat-persiapan-hut-ke-80-tni-istana-berduka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175395/dua-anggota-pasukan-elite-gugur-saat-persiapan-hut-ke-80-tni-istana-berduka"/><item><title>Dua Anggota Pasukan Elite Gugur saat Persiapan HUT ke-80 TNI, Istana Berduka!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175395/dua-anggota-pasukan-elite-gugur-saat-persiapan-hut-ke-80-tni-istana-berduka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/08/337/3175395/dua-anggota-pasukan-elite-gugur-saat-persiapan-hut-ke-80-tni-istana-berduka</guid><pubDate>Rabu 08 Oktober 2025 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/08/337/3175395/pemerintah-8zQ2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua Anggota Pasukan Elite Gugur saat Persiapan HUT ke-80 TNI, Istana Berduka!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/08/337/3175395/pemerintah-8zQ2_large.jpg</image><title>Dua Anggota Pasukan Elite Gugur saat Persiapan HUT ke-80 TNI, Istana Berduka!</title></images><description>JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut berduka terkait kabar dua prajurit yang gugur selama persiapan HUT ke-80 TNI. &amp;nbsp;Keduanya adalah anggota Marinir TNI AL Praka Zaenal Mutaqim dan anggota Kostrad TNI AD Pratu Johari Alfarizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya tentunya kita semua pasti berbelasungkawa, bahwa atas meninggalnya dua prajurit yang gugur dalam perayaan HUT TNI yang ke-80, kemarin,&amp;rdquo; kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).&#13;
&#13;
Politikus Partai Gerindra ini kemudian berbicara mengenai pengabdian dan risiko profesi dari seorang prajurit TNI.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah bukti bahwa memang menjadi prajurit TNI adalah sebuah profesi yang pengabdian. Selain pengabdian, tapi juga adalah profesi yang penuh dengan risiko,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itulah kita semua berkewajiban untuk mendukung dan men-support sepenuhnya tentara nasional kita,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, adanya dua prajurit yang gugur selama persiapan acara, peringatan HUT TNI pada tahun ini bakal dievaluasi. Dua prajurit yang meninggal dunia selama rangkaian acara HUT ke-80 TNI adalah anggota Marinir TNI AL Praka Zaenal Mutaqim, anggota Kostrad TNI AD Pratu Johari Alfarizi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita &amp;nbsp;tidak menjelaskan dengan rinci apa saja yang akan dievaluasi dari rangkaian acara tersebut.&#13;
&#13;
Dia hanya menjelaskan evaluasi itu dilakukan agar ke depan gelaran perayaan serupa bisa berjalan dengan kondusif tanpa harus memakan korban jiwa.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut berduka terkait kabar dua prajurit yang gugur selama persiapan HUT ke-80 TNI. &amp;nbsp;Keduanya adalah anggota Marinir TNI AL Praka Zaenal Mutaqim dan anggota Kostrad TNI AD Pratu Johari Alfarizi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya tentunya kita semua pasti berbelasungkawa, bahwa atas meninggalnya dua prajurit yang gugur dalam perayaan HUT TNI yang ke-80, kemarin,&amp;rdquo; kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).&#13;
&#13;
Politikus Partai Gerindra ini kemudian berbicara mengenai pengabdian dan risiko profesi dari seorang prajurit TNI.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah bukti bahwa memang menjadi prajurit TNI adalah sebuah profesi yang pengabdian. Selain pengabdian, tapi juga adalah profesi yang penuh dengan risiko,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itulah kita semua berkewajiban untuk mendukung dan men-support sepenuhnya tentara nasional kita,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, adanya dua prajurit yang gugur selama persiapan acara, peringatan HUT TNI pada tahun ini bakal dievaluasi. Dua prajurit yang meninggal dunia selama rangkaian acara HUT ke-80 TNI adalah anggota Marinir TNI AL Praka Zaenal Mutaqim, anggota Kostrad TNI AD Pratu Johari Alfarizi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita &amp;nbsp;tidak menjelaskan dengan rinci apa saja yang akan dievaluasi dari rangkaian acara tersebut.&#13;
&#13;
Dia hanya menjelaskan evaluasi itu dilakukan agar ke depan gelaran perayaan serupa bisa berjalan dengan kondusif tanpa harus memakan korban jiwa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
