<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Belanda Harap Gencatan Senjata Hamas-Israel Jadi Titik Balik Perdamaian</title><description>Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, David Van Weel, menyambut baik adanya penandatanganan tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang dilakukan Israel dan Hamas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/09/337/3175663/menlu-belanda-harap-gencatan-senjata-hamas-israel-jadi-titik-balik-perdamaian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/09/337/3175663/menlu-belanda-harap-gencatan-senjata-hamas-israel-jadi-titik-balik-perdamaian"/><item><title>Menlu Belanda Harap Gencatan Senjata Hamas-Israel Jadi Titik Balik Perdamaian</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/09/337/3175663/menlu-belanda-harap-gencatan-senjata-hamas-israel-jadi-titik-balik-perdamaian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/09/337/3175663/menlu-belanda-harap-gencatan-senjata-hamas-israel-jadi-titik-balik-perdamaian</guid><pubDate>Kamis 09 Oktober 2025 17:34 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/09/337/3175663/menlu_belanda-1CN8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Belanda David Van Weel (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/09/337/3175663/menlu_belanda-1CN8_large.jpg</image><title>Menlu Belanda David Van Weel (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, David Van Weel, menyambut baik adanya penandatanganan tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang dilakukan Israel dan Hamas.&#13;
&#13;
Menlu Van Weel menyampaikan persoalan yang terjadi antara Palestina dan Israel turut dibahas secara mendalam saat dirinya bertemu Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Salah satu yang dibahas terkait upaya yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengajukan rencana perdamaian kedua belah pihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesepakatan yang tampaknya telah dicapai oleh Israel dan Hamas merupakan langkah penting dan titik balik historis bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,&amp;quot; kata Menlu Van Weel dalam konferensi persnya usai pertemuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Van Weel berharap, kesepakatan ini dapat mengakhiri dua tahun penderitaan yang sulit terbayangkan oleh dirinya. Ia mendorong agar kesepakatan tersebut benar-benar diimplementasikan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Implementasi penuh dari rencana ini sangatlah penting. Dan itu dimulai dengan pembebasan sandera, akses tanpa batas untuk bantuan kemanusiaan, dan penghentian semua permusuhan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia turut memberikan pujian kepada pemerintah Indonesia atas peran konstruktif yang dimainkan dalam mewujudkan rencana ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pemain kunci yang jauh melampaui kawasannya sendiri,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang diusulkannya, Rabu 8 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Trump menulis di akun media sosial Truth Social, semua sandera Israel akan dibebaskan dan Israel akan menarik semua pasukannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini berarti semua sandera akan segera dibebaskan dan Israel akan menarik pasukan mereka ke garis yang disepakati sebagai langkah pertama menuju perdamaian yang kuat, bertahan lama, dan abadi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dia menegaskan kembali semua pihak akan diperlakukan secara adil di bawah kesepakatan ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah hari yang luar biasa bagi dunia Arab dan Muslim, Israel, semua negara di sekitarnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, David Van Weel, menyambut baik adanya penandatanganan tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang dilakukan Israel dan Hamas.&#13;
&#13;
Menlu Van Weel menyampaikan persoalan yang terjadi antara Palestina dan Israel turut dibahas secara mendalam saat dirinya bertemu Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Salah satu yang dibahas terkait upaya yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengajukan rencana perdamaian kedua belah pihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesepakatan yang tampaknya telah dicapai oleh Israel dan Hamas merupakan langkah penting dan titik balik historis bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,&amp;quot; kata Menlu Van Weel dalam konferensi persnya usai pertemuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Van Weel berharap, kesepakatan ini dapat mengakhiri dua tahun penderitaan yang sulit terbayangkan oleh dirinya. Ia mendorong agar kesepakatan tersebut benar-benar diimplementasikan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Implementasi penuh dari rencana ini sangatlah penting. Dan itu dimulai dengan pembebasan sandera, akses tanpa batas untuk bantuan kemanusiaan, dan penghentian semua permusuhan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia turut memberikan pujian kepada pemerintah Indonesia atas peran konstruktif yang dimainkan dalam mewujudkan rencana ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pemain kunci yang jauh melampaui kawasannya sendiri,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang diusulkannya, Rabu 8 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Trump menulis di akun media sosial Truth Social, semua sandera Israel akan dibebaskan dan Israel akan menarik semua pasukannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini berarti semua sandera akan segera dibebaskan dan Israel akan menarik pasukan mereka ke garis yang disepakati sebagai langkah pertama menuju perdamaian yang kuat, bertahan lama, dan abadi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dia menegaskan kembali semua pihak akan diperlakukan secara adil di bawah kesepakatan ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah hari yang luar biasa bagi dunia Arab dan Muslim, Israel, semua negara di sekitarnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
