<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekerjaan Pipa Limbah Dekat CIBIS Park Rampung, Lalin TB Simatupang Arah Fatmawati Kembali Normal</title><description>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelola Air Limbah Jakarta (Paljaya) mempercepat penyelesaian pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang sempat menjadi titik kemacetan di ruas jalan tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/10/338/3175792/pekerjaan-pipa-limbah-dekat-cibis-park-rampung-lalin-tb-simatupang-arah-fatmawati-kembali-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/10/338/3175792/pekerjaan-pipa-limbah-dekat-cibis-park-rampung-lalin-tb-simatupang-arah-fatmawati-kembali-normal"/><item><title>Pekerjaan Pipa Limbah Dekat CIBIS Park Rampung, Lalin TB Simatupang Arah Fatmawati Kembali Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/10/338/3175792/pekerjaan-pipa-limbah-dekat-cibis-park-rampung-lalin-tb-simatupang-arah-fatmawati-kembali-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/10/338/3175792/pekerjaan-pipa-limbah-dekat-cibis-park-rampung-lalin-tb-simatupang-arah-fatmawati-kembali-normal</guid><pubDate>Jum'at 10 Oktober 2025 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/10/338/3175792/lalin_tb_simatupang_arah_fatmawati_kembali_normal-Uy5q_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Lalin TB Simatupang Arah Fatmawati Kembali Normal (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/10/338/3175792/lalin_tb_simatupang_arah_fatmawati_kembali_normal-Uy5q_large.jpeg</image><title>Lalin TB Simatupang Arah Fatmawati Kembali Normal (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelola Air Limbah Jakarta (Paljaya) mempercepat penyelesaian pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang sempat menjadi titik kemacetan di ruas jalan tersebut.&#13;
&#13;
Direktur Utama Paljaya, Untung Suryadi, mengatakan pekerjaan di titik manhole-4 (MH-4) yang berlokasi di depan CIBIS Park telah rampung, dan ruas jalan sudah dapat dilalui kendaraan dengan lancar. Penyelesaian pekerjaan di titik ini menjadi langkah penting untuk mengurai kemacetan di kawasan TB Simatupang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, pekerjaan di manhole-4 depan CIBIS telah selesai tepat waktu pada 7 Oktober 2025. Barrier sudah kami bongkar, dan lalu lintas kembali lancar seperti semula,&amp;rdquo; kata Untung di Jakarta, Jumat (10/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pekerjaan di manhole-7 (MH-7) yang berada di depan SPBU TB Simatupang masih terus berprogres dan ditargetkan selesai pada 25 Oktober 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Progres di manhole-7 berjalan baik dan area tersebut tidak semacet manhole-4, sehingga dampak lalu lintas relatif lebih ringan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untung menjelaskan, pembangunan SPALD-T di kawasan TB Simatupang dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik di Jakarta Selatan. Setiap hari, bangunan di sepanjang jalan tersebut menghasilkan air limbah dari aktivitas rumah tangga, perkantoran, dan fasilitas umum.&#13;
&#13;
Tanpa sistem pengolahan yang baik, air limbah berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kualitas hidup masyarakat sekitar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejak April 2025, kami membangun jaringan pipa air limbah bawah tanah agar air limbah dari rumah tangga maupun gedung perkantoran dapat dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD). Dengan begitu, air limbah dapat diolah sesuai standar sebelum dikembalikan ke lingkungan secara aman,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Untung mengatakan, dalam pelaksanaan proyek, Paljaya menggunakan teknologi Micro Tunnel Boring Machine (MTBM), yaitu metode pengeboran bawah tanah tanpa galian terbuka yang memungkinkan pemasangan pipa hingga kedalaman 14 meter. Teknologi ini dinilai efektif untuk menjaga stabilitas permukaan jalan sekaligus menghindari gangguan terhadap utilitas lain di kawasan padat infrastruktur seperti TB Simatupang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teknologi MTBM membantu kami bekerja lebih efisien dan minim gangguan terhadap masyarakat. Pekerjaan memang membutuhkan kehati-hatian tinggi, tetapi hasilnya memberikan manfaat besar bagi sistem sanitasi Jakarta di masa depan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, menurutnya, proyek SPALD-T TB Simatupang akan berlanjut hingga Juni 2026. Paljaya memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas, dan keberlanjutan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi keberhasilan program sanitasi aman di Jakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelola Air Limbah Jakarta (Paljaya) mempercepat penyelesaian pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang sempat menjadi titik kemacetan di ruas jalan tersebut.&#13;
&#13;
Direktur Utama Paljaya, Untung Suryadi, mengatakan pekerjaan di titik manhole-4 (MH-4) yang berlokasi di depan CIBIS Park telah rampung, dan ruas jalan sudah dapat dilalui kendaraan dengan lancar. Penyelesaian pekerjaan di titik ini menjadi langkah penting untuk mengurai kemacetan di kawasan TB Simatupang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, pekerjaan di manhole-4 depan CIBIS telah selesai tepat waktu pada 7 Oktober 2025. Barrier sudah kami bongkar, dan lalu lintas kembali lancar seperti semula,&amp;rdquo; kata Untung di Jakarta, Jumat (10/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pekerjaan di manhole-7 (MH-7) yang berada di depan SPBU TB Simatupang masih terus berprogres dan ditargetkan selesai pada 25 Oktober 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Progres di manhole-7 berjalan baik dan area tersebut tidak semacet manhole-4, sehingga dampak lalu lintas relatif lebih ringan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untung menjelaskan, pembangunan SPALD-T di kawasan TB Simatupang dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik di Jakarta Selatan. Setiap hari, bangunan di sepanjang jalan tersebut menghasilkan air limbah dari aktivitas rumah tangga, perkantoran, dan fasilitas umum.&#13;
&#13;
Tanpa sistem pengolahan yang baik, air limbah berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kualitas hidup masyarakat sekitar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejak April 2025, kami membangun jaringan pipa air limbah bawah tanah agar air limbah dari rumah tangga maupun gedung perkantoran dapat dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD). Dengan begitu, air limbah dapat diolah sesuai standar sebelum dikembalikan ke lingkungan secara aman,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Untung mengatakan, dalam pelaksanaan proyek, Paljaya menggunakan teknologi Micro Tunnel Boring Machine (MTBM), yaitu metode pengeboran bawah tanah tanpa galian terbuka yang memungkinkan pemasangan pipa hingga kedalaman 14 meter. Teknologi ini dinilai efektif untuk menjaga stabilitas permukaan jalan sekaligus menghindari gangguan terhadap utilitas lain di kawasan padat infrastruktur seperti TB Simatupang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teknologi MTBM membantu kami bekerja lebih efisien dan minim gangguan terhadap masyarakat. Pekerjaan memang membutuhkan kehati-hatian tinggi, tetapi hasilnya memberikan manfaat besar bagi sistem sanitasi Jakarta di masa depan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, menurutnya, proyek SPALD-T TB Simatupang akan berlanjut hingga Juni 2026. Paljaya memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas, dan keberlanjutan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi keberhasilan program sanitasi aman di Jakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
