<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Putusan Praperadilan Nadiem Makarim, Kejagung: Apapun Putusannya Kita Hormati</title><description>Anang Supriatna menyatakan pihaknya akan menghormati putusan hakim tunggal terkait permohonan praperadilan atas penetapan tersangka mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang akan dibacakan pada Senin, 13 Oktober 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/337/3175968/jelang-putusan-praperadilan-nadiem-makarim-kejagung-apapun-putusannya-kita-hormati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/11/337/3175968/jelang-putusan-praperadilan-nadiem-makarim-kejagung-apapun-putusannya-kita-hormati"/><item><title>Jelang Putusan Praperadilan Nadiem Makarim, Kejagung: Apapun Putusannya Kita Hormati</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/337/3175968/jelang-putusan-praperadilan-nadiem-makarim-kejagung-apapun-putusannya-kita-hormati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/11/337/3175968/jelang-putusan-praperadilan-nadiem-makarim-kejagung-apapun-putusannya-kita-hormati</guid><pubDate>Sabtu 11 Oktober 2025 00:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/11/337/3175968/nadiem_makarim-7coE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nadiem Makarim (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/11/337/3175968/nadiem_makarim-7coE_large.jpg</image><title>Nadiem Makarim (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Anang Supriatna, menyatakan pihaknya akan menghormati putusan hakim tunggal terkait permohonan praperadilan atas penetapan tersangka mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang akan dibacakan pada Senin, 13 Oktober 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa pun putusannya, kita hormati. Yang jelas seperti itu. Kami berharap, karena sidang ini masih berjalan, agar putusannya seadil-adilnya,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (10/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anang menyebut sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut telah berlangsung dengan baik. Seluruh pihak hadir, baik dari pihak Pemohon (kubu Nadiem Makarim) maupun Termohon (Kejagung).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pastinya, praperadilan sudah berjalan dengan baik. Termasuk kehadiran pihak pemohon, dan kita juga sudah menghadirkan ahli serta bukti-bukti,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia berharap hakim tunggal I Ketut Darpawan yang memimpin sidang dapat memberikan putusan yang objektif dan adil berdasarkan fakta hukum yang telah disampaikan selama proses persidangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Anang Supriatna, menyatakan pihaknya akan menghormati putusan hakim tunggal terkait permohonan praperadilan atas penetapan tersangka mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang akan dibacakan pada Senin, 13 Oktober 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa pun putusannya, kita hormati. Yang jelas seperti itu. Kami berharap, karena sidang ini masih berjalan, agar putusannya seadil-adilnya,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (10/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anang menyebut sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut telah berlangsung dengan baik. Seluruh pihak hadir, baik dari pihak Pemohon (kubu Nadiem Makarim) maupun Termohon (Kejagung).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pastinya, praperadilan sudah berjalan dengan baik. Termasuk kehadiran pihak pemohon, dan kita juga sudah menghadirkan ahli serta bukti-bukti,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia berharap hakim tunggal I Ketut Darpawan yang memimpin sidang dapat memberikan putusan yang objektif dan adil berdasarkan fakta hukum yang telah disampaikan selama proses persidangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
