<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>18 Gubernur Protes, Kenapa Pramono Legawa Dana Transfer ke Jakarta Dipotong Rp15 Triliun?</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sebagai satu-satunya pemimpin daerah yang tidak mengeluh dan protes ketika dana transfer atau Dana Bagi Hasil (DBH) dipangkas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Rp15 triliun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/338/3176097/18-gubernur-protes-kenapa-pramono-legawa-dana-transfer-ke-jakarta-dipotong-rp15-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/11/338/3176097/18-gubernur-protes-kenapa-pramono-legawa-dana-transfer-ke-jakarta-dipotong-rp15-triliun"/><item><title>18 Gubernur Protes, Kenapa Pramono Legawa Dana Transfer ke Jakarta Dipotong Rp15 Triliun?</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/338/3176097/18-gubernur-protes-kenapa-pramono-legawa-dana-transfer-ke-jakarta-dipotong-rp15-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/11/338/3176097/18-gubernur-protes-kenapa-pramono-legawa-dana-transfer-ke-jakarta-dipotong-rp15-triliun</guid><pubDate>Sabtu 11 Oktober 2025 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/11/338/3176097/pramono_anung-34Sk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/11/338/3176097/pramono_anung-34Sk_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sebagai satu-satunya pemimpin daerah yang tidak mengeluh dan protes ketika dana transfer atau Dana Bagi Hasil (DBH) dipangkas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Rp15 triliun.&#13;
&#13;
Ia berharap meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2026 terpotong menjadi Rp79,06 triliun dari sebelumnya Rp95,35 triliun, pembangunan di Jakarta tetap bisa dilanjutkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat berharap bahwa pembangunan di Jakarta mudah-mudahan akan memberikan warna yang lebih baik terutama untuk ke depan. Walaupun DBH (Dana Bagi Hasil) dipotong Rp15 triliun, saya selalu orang yang berpandangan positif,&amp;rdquo; kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya yakin bahwa saya akan bisa memimpin orkestrasi di Balai Kota ini. Dengan dipotongnya Rp15 triliun, saya satu-satunya gubernur yang nggak ngeluh, karena saya bukan orang yang gampang mengeluh,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono secara tegas mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja keras dan cerdas demi membangun Jakarta, meskipun APBD mengalami pengurangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi, kami akan bekerja lebih keras, lebih smart, untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, 18 gubernur protes kebijakan pemotongan transfer ke daerah oleh pemerintah pusat. Bahkan, pada Selasa, 7 Oktober 2025, para gubernur mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, para gubernur menyampaikan keberatan mereka atas kebijakan pemotongan. Selain itu, juga dibahas mengenai anggaran infrastruktur serta permintaan agar gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) ditanggung oleh pemerintah pusat.&#13;
&#13;
Pemotongan dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan APBN di tengah perlambatan ekonomi dan penurunan penerimaan pajak.&#13;
&#13;
Kemenku menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah sementara guna menjaga defisit fiskal tetap terkendali di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sembari memastikan alokasi belanja negara tetap fokus pada sektor produktif.&#13;
&#13;
Sebanyak 18 gubernur yang datang menemui Menkeu Purbaya pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Kantor Kemenkeu, Jakarta, terdiri dari:&#13;
&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Jambi&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Aceh&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Maluku Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kalimantan Timur&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kalimantan Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kepulauan Bangka Belitung&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Banten&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kepulauan Riau&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Jawa Tengah&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sulawesi Tengah&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sumatera Barat&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur DI Yogyakarta&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Papua Pegunungan&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Bengkulu&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sumatera Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Lampung&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sulawesi Selatan&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur NTB&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sebagai satu-satunya pemimpin daerah yang tidak mengeluh dan protes ketika dana transfer atau Dana Bagi Hasil (DBH) dipangkas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Rp15 triliun.&#13;
&#13;
Ia berharap meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2026 terpotong menjadi Rp79,06 triliun dari sebelumnya Rp95,35 triliun, pembangunan di Jakarta tetap bisa dilanjutkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat berharap bahwa pembangunan di Jakarta mudah-mudahan akan memberikan warna yang lebih baik terutama untuk ke depan. Walaupun DBH (Dana Bagi Hasil) dipotong Rp15 triliun, saya selalu orang yang berpandangan positif,&amp;rdquo; kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya yakin bahwa saya akan bisa memimpin orkestrasi di Balai Kota ini. Dengan dipotongnya Rp15 triliun, saya satu-satunya gubernur yang nggak ngeluh, karena saya bukan orang yang gampang mengeluh,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono secara tegas mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja keras dan cerdas demi membangun Jakarta, meskipun APBD mengalami pengurangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi, kami akan bekerja lebih keras, lebih smart, untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, 18 gubernur protes kebijakan pemotongan transfer ke daerah oleh pemerintah pusat. Bahkan, pada Selasa, 7 Oktober 2025, para gubernur mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, para gubernur menyampaikan keberatan mereka atas kebijakan pemotongan. Selain itu, juga dibahas mengenai anggaran infrastruktur serta permintaan agar gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) ditanggung oleh pemerintah pusat.&#13;
&#13;
Pemotongan dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan APBN di tengah perlambatan ekonomi dan penurunan penerimaan pajak.&#13;
&#13;
Kemenku menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah sementara guna menjaga defisit fiskal tetap terkendali di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sembari memastikan alokasi belanja negara tetap fokus pada sektor produktif.&#13;
&#13;
Sebanyak 18 gubernur yang datang menemui Menkeu Purbaya pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Kantor Kemenkeu, Jakarta, terdiri dari:&#13;
&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Jambi&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Aceh&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Maluku Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kalimantan Timur&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kalimantan Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kepulauan Bangka Belitung&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Banten&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Kepulauan Riau&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Jawa Tengah&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sulawesi Tengah&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sumatera Barat&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur DI Yogyakarta&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Papua Pegunungan&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Bengkulu&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sumatera Utara&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Lampung&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur Sulawesi Selatan&#13;
&amp;bull;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Gubernur NTB&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
