<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>50 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi</title><description>Dia memastikan, seluruh jenazah korban yang telah teridentifikasi itu dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/340/3175979/50-jenazah-korban-ponpes-al-khoziny-teridentifikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/11/340/3175979/50-jenazah-korban-ponpes-al-khoziny-teridentifikasi"/><item><title>50 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/11/340/3175979/50-jenazah-korban-ponpes-al-khoziny-teridentifikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/11/340/3175979/50-jenazah-korban-ponpes-al-khoziny-teridentifikasi</guid><pubDate>Sabtu 11 Oktober 2025 06:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/11/340/3175979/viral-gprd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">50 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/11/340/3175979/viral-gprd_large.jpg</image><title>50 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi</title></images><description>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali merilis hasil identifikasi jenazah korban insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data hasil identifikasi sampai hari Jumat (10/10), sebanyak 50 jenazah telah berhasil dikenali,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
Aam --sapaan akrab-- Abdul Muhari, mengatakan, tim DVI masih punya tugas untuk memproses 11 jenazah lagi termasuk lima potongan tubuh manusia yang ditemukan tim Search and Rescue-SAR gabungan secara bertahap di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia memastikan, seluruh jenazah korban yang telah teridentifikasi itu dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara, pihak keluarga korban yang lain masih menunggu proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, secara keseluruhan, penanganan Ponpes&amp;nbsp;Al Khoziny memperlihatkan sinergi lintas lembaga antara unsur teknis, hukum, sosial, dan kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB dan Basarnas mengawal fase darurat, PUPR dan Polri mengurus sisi teknis serta hukum, sementara Kemenag, Kemensos, dan Pemda berperan dalam pemulihan sosial serta pendidikan.&#13;
&#13;
Keterlibatan seluruh pihak ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan yang menyeluruh, transparan dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali merilis hasil identifikasi jenazah korban insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data hasil identifikasi sampai hari Jumat (10/10), sebanyak 50 jenazah telah berhasil dikenali,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
Aam --sapaan akrab-- Abdul Muhari, mengatakan, tim DVI masih punya tugas untuk memproses 11 jenazah lagi termasuk lima potongan tubuh manusia yang ditemukan tim Search and Rescue-SAR gabungan secara bertahap di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia memastikan, seluruh jenazah korban yang telah teridentifikasi itu dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara, pihak keluarga korban yang lain masih menunggu proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, secara keseluruhan, penanganan Ponpes&amp;nbsp;Al Khoziny memperlihatkan sinergi lintas lembaga antara unsur teknis, hukum, sosial, dan kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB dan Basarnas mengawal fase darurat, PUPR dan Polri mengurus sisi teknis serta hukum, sementara Kemenag, Kemensos, dan Pemda berperan dalam pemulihan sosial serta pendidikan.&#13;
&#13;
Keterlibatan seluruh pihak ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan yang menyeluruh, transparan dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
