<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hendak Tawuran, Remaja Panik Dikejar Warga Lompat ke Kali Tewas Tenggelam</title><description>Remaja berinisial MAM (17) melompat ke Kali Green Court, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 10 Oktober 2025 usai dikejar warga gegara hendak tawuran. Tragis, MAM ditemukan tewas tenggelam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/12/338/3176136/hendak-tawuran-remaja-panik-dikejar-warga-lompat-ke-kali-tewas-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/12/338/3176136/hendak-tawuran-remaja-panik-dikejar-warga-lompat-ke-kali-tewas-tenggelam"/><item><title>Hendak Tawuran, Remaja Panik Dikejar Warga Lompat ke Kali Tewas Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/12/338/3176136/hendak-tawuran-remaja-panik-dikejar-warga-lompat-ke-kali-tewas-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/12/338/3176136/hendak-tawuran-remaja-panik-dikejar-warga-lompat-ke-kali-tewas-tenggelam</guid><pubDate>Minggu 12 Oktober 2025 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/11/338/3176136/mayat-Yrim_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/11/338/3176136/mayat-Yrim_large.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Remaja berinisial MAM (17) melompat ke Kali Green Court, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 10 Oktober 2025 usai dikejar warga gegara hendak tawuran. Tragis, MAM ditemukan tewas tenggelam.&#13;
&#13;
Kapolsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menjelaskan korban bersama temannya diduga hendak tawuran di Jalan Ujung Aspal, Cengkareng Timur. Saat itu, warga yang berada di sekitar kawasan juga turut membubarkan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Korban) nyemplung, namanya dikejar, takut sama warga, ya udah nyemplung sendiri (ke kali),&amp;quot; ujar Parman, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Parman menjelaskan korban sebenarnya melompat ke kali bersama temannya. Nahasnya, hanya teman korban yang berhasil diselamatkan warga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang satu bisa diulurkan bambu (oleh warga), yang satu (korban MAM) enggak bisa berenang, akhirnya dicarilah, (saat ditemukan) udah meninggal di dalam kali itu,&amp;quot; ungkap Parman.&#13;
&#13;
Polisi masih mencari tahu ada tidaknya unsur pidana yang menyebabkan kematian korban meskipun korban lompat sendiri. &amp;quot;Kalau kita lihat, tetap, kalau dilihat yang mengejar siapa. Namanya panik, masih kita lidik lah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Remaja berinisial MAM (17) melompat ke Kali Green Court, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 10 Oktober 2025 usai dikejar warga gegara hendak tawuran. Tragis, MAM ditemukan tewas tenggelam.&#13;
&#13;
Kapolsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menjelaskan korban bersama temannya diduga hendak tawuran di Jalan Ujung Aspal, Cengkareng Timur. Saat itu, warga yang berada di sekitar kawasan juga turut membubarkan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Korban) nyemplung, namanya dikejar, takut sama warga, ya udah nyemplung sendiri (ke kali),&amp;quot; ujar Parman, Sabtu (11/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Parman menjelaskan korban sebenarnya melompat ke kali bersama temannya. Nahasnya, hanya teman korban yang berhasil diselamatkan warga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang satu bisa diulurkan bambu (oleh warga), yang satu (korban MAM) enggak bisa berenang, akhirnya dicarilah, (saat ditemukan) udah meninggal di dalam kali itu,&amp;quot; ungkap Parman.&#13;
&#13;
Polisi masih mencari tahu ada tidaknya unsur pidana yang menyebabkan kematian korban meskipun korban lompat sendiri. &amp;quot;Kalau kita lihat, tetap, kalau dilihat yang mengejar siapa. Namanya panik, masih kita lidik lah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
