<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag: Kasidah Dapat Digunakan sebagai Pesan Perdamaian dan Moderasi Beragama</title><description>Kementerian Agama (Kemenag) RI menyebut, bahwa seni kasidah dapat digunakan untuk menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, dan moderasi beragama.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/15/337/3176977/kemenag-kasidah-dapat-digunakan-sebagai-pesan-perdamaian-dan-moderasi-beragama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/15/337/3176977/kemenag-kasidah-dapat-digunakan-sebagai-pesan-perdamaian-dan-moderasi-beragama"/><item><title>Kemenag: Kasidah Dapat Digunakan sebagai Pesan Perdamaian dan Moderasi Beragama</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/15/337/3176977/kemenag-kasidah-dapat-digunakan-sebagai-pesan-perdamaian-dan-moderasi-beragama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/15/337/3176977/kemenag-kasidah-dapat-digunakan-sebagai-pesan-perdamaian-dan-moderasi-beragama</guid><pubDate>Rabu 15 Oktober 2025 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/15/337/3176977/pemerintah-UMnj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenag: Kasidah Dapat Digunakan sebagai Pesan Perdamaian dan Moderasi Beragama</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/15/337/3176977/pemerintah-UMnj_large.jpg</image><title>Kemenag: Kasidah Dapat Digunakan sebagai Pesan Perdamaian dan Moderasi Beragama</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) RI menyebut, bahwa seni kasidah dapat digunakan untuk menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, dan moderasi beragama. Melalui syair dan musiknya, nilai-nilai keislaman disampaikan dengan cara yang mudah diterima berbagai kalangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menjadi sarana untuk memperluas dakwah melalui seni yang sejuk dan membangun pesan moral di tengah masyarakat,&amp;rdquo; ujar Plt. Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, saat menghadiri Seleksi Tilawatil Qur&amp;rsquo;an dan Musabaqah Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Rabu (15/10/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang pertunjukan, tetapi juga ruang edukasi, kolaborasi, dan dialog kultural yang mendorong lahirnya karya kreatif dan inovatif.&amp;rdquo;Namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil &amp;lsquo;alamin,&amp;rdquo; tutup Ahmad Zayadi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kasubdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Wida Sukmawati, menambahkan melalui festival ini nilai-nilai keislaman dapat disampaikan secara kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, penguatan identitas, serta sarana memperkokoh moderasi beragama,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Wida menjelaskan bahwa kasidah sebagai salah satu bentuk seni budaya Islam hadir membawa pesan kedamaian, cinta kasih, dan keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kasidah menjadi jembatan antara nilai-nilai spiritual dan kehidupan sosial masyarakat, menghadirkan harmoni antara agama dan budaya,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) RI menyebut, bahwa seni kasidah dapat digunakan untuk menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, dan moderasi beragama. Melalui syair dan musiknya, nilai-nilai keislaman disampaikan dengan cara yang mudah diterima berbagai kalangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menjadi sarana untuk memperluas dakwah melalui seni yang sejuk dan membangun pesan moral di tengah masyarakat,&amp;rdquo; ujar Plt. Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, saat menghadiri Seleksi Tilawatil Qur&amp;rsquo;an dan Musabaqah Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Rabu (15/10/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang pertunjukan, tetapi juga ruang edukasi, kolaborasi, dan dialog kultural yang mendorong lahirnya karya kreatif dan inovatif.&amp;rdquo;Namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil &amp;lsquo;alamin,&amp;rdquo; tutup Ahmad Zayadi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kasubdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Wida Sukmawati, menambahkan melalui festival ini nilai-nilai keislaman dapat disampaikan secara kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, penguatan identitas, serta sarana memperkokoh moderasi beragama,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Wida menjelaskan bahwa kasidah sebagai salah satu bentuk seni budaya Islam hadir membawa pesan kedamaian, cinta kasih, dan keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kasidah menjadi jembatan antara nilai-nilai spiritual dan kehidupan sosial masyarakat, menghadirkan harmoni antara agama dan budaya,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
