<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelat Mobil Polisi di Kasus Penyekapan Tangsel Ternyata Palsu!</title><description>Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam, mengungkapkan bahwa pelat nomor mobil polisi yang ditemukan di lokasi dugaan penyekapan dan penyiksaan di Tangerang Selatan ternyata palsu. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/16/338/3177156/pelat-mobil-polisi-di-kasus-penyekapan-tangsel-ternyata-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/16/338/3177156/pelat-mobil-polisi-di-kasus-penyekapan-tangsel-ternyata-palsu"/><item><title>Pelat Mobil Polisi di Kasus Penyekapan Tangsel Ternyata Palsu!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/16/338/3177156/pelat-mobil-polisi-di-kasus-penyekapan-tangsel-ternyata-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/16/338/3177156/pelat-mobil-polisi-di-kasus-penyekapan-tangsel-ternyata-palsu</guid><pubDate>Kamis 16 Oktober 2025 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/16/338/3177156/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_ade_ary_syam_indradi-Al3g_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/16/338/3177156/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_ade_ary_syam_indradi-Al3g_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam, mengungkapkan bahwa pelat nomor mobil polisi yang ditemukan di lokasi dugaan penyekapan dan penyiksaan di Tangerang Selatan ternyata palsu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, kata dia, penyidik juga masih mendalami asal-usul seragam polisi yang turut ditemukan di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan informasi dari penyidik, pelat nomor yang ditemukan itu adalah palsu. Kemudian, ini masih dilakukan pendalaman terkait milik siapa seragam tersebut,&amp;quot; ujar Ade kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi masih menelusuri keberadaan seragam tersebut serta keterkaitan antara para pelaku dan korban dalam kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap empat orang korban itu.&#13;
&#13;
Penyidik juga tengah mendalami hubungan antara sembilan tersangka yang telah diamankan, termasuk motif di balik aksi kekerasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan &amp;mdash; apa hubungan antara tersangka yang satu dengan yang lain, apa hubungan antara tersangka dengan korban, serta apa motif mereka secara pasti berdasarkan fakta hukum. Ini masih dilakukan pendalaman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam, mengungkapkan bahwa pelat nomor mobil polisi yang ditemukan di lokasi dugaan penyekapan dan penyiksaan di Tangerang Selatan ternyata palsu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, kata dia, penyidik juga masih mendalami asal-usul seragam polisi yang turut ditemukan di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan informasi dari penyidik, pelat nomor yang ditemukan itu adalah palsu. Kemudian, ini masih dilakukan pendalaman terkait milik siapa seragam tersebut,&amp;quot; ujar Ade kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi masih menelusuri keberadaan seragam tersebut serta keterkaitan antara para pelaku dan korban dalam kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap empat orang korban itu.&#13;
&#13;
Penyidik juga tengah mendalami hubungan antara sembilan tersangka yang telah diamankan, termasuk motif di balik aksi kekerasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan &amp;mdash; apa hubungan antara tersangka yang satu dengan yang lain, apa hubungan antara tersangka dengan korban, serta apa motif mereka secara pasti berdasarkan fakta hukum. Ini masih dilakukan pendalaman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
