<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Penegakan Hukum Pemerintahan Prabowo Diapresiasi</title><description>Menurutnya, keberhasilan terbesar pemerintahan Prabowo bukan pada besarnya aset sitaan, tapi pada efek kejut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/17/337/3177518/satu-tahun-kabinet-merah-putih-penegakan-hukum-pemerintahan-prabowo-diapresiasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/17/337/3177518/satu-tahun-kabinet-merah-putih-penegakan-hukum-pemerintahan-prabowo-diapresiasi"/><item><title>Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Penegakan Hukum Pemerintahan Prabowo Diapresiasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/17/337/3177518/satu-tahun-kabinet-merah-putih-penegakan-hukum-pemerintahan-prabowo-diapresiasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/17/337/3177518/satu-tahun-kabinet-merah-putih-penegakan-hukum-pemerintahan-prabowo-diapresiasi</guid><pubDate>Jum'at 17 Oktober 2025 23:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/17/337/3177518/prabowo-hwT8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Penegakan Hukum Pemerintahan Prabowo Diapresiasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/17/337/3177518/prabowo-hwT8_large.jpg</image><title>Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Penegakan Hukum Pemerintahan Prabowo Diapresiasi</title></images><description>JAKARTA - Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah membawa perubahan mendasar dalam cara negara menegakkan kekuasaan. Pemerintahan Prabowo dinilai berhasil memberantas korupsi di Tanah Air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini kita sibuk menghitung berapa triliun aset koruptor yang disita. Padahal, angka-angka itu hanya gejala. Bukan penyakitnya,&amp;rdquo; ujar Akademisi FISIP Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Jumat (17/10/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, keberhasilan terbesar pemerintahan Prabowo bukan pada besarnya aset sitaan, tapi pada efek kejut (shock therapy) yang membuat para oligarki dan mafia sumber daya kini berhitung ulang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, menambang ilegal atau membabat hutan bukan kejahatan, tapi model bisnis. Sekarang logika itu dibalik total. Negara mengirim pesan tegas, dimana era negosiasi sudah selesai,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Dia menilai, keberhasilan ini terjadi karena adanya sinergi nyata antar-lembaga negara yang belum pernah seefektif ini sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri, Kejaksaan, TNI, dan kementerian teknis kini bergerak seperti satu tubuh. Ini bukan sinergi rapat, tapi sinergi lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, model ini berhasil karena komando pemerintahan terpusat di Presiden. Ego sektoral berhasil dipatahkan, arah kebijakan menjadi tunggal, dan koordinasi berjalan presisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tantangannya sekarang adalah evolusi dari figur ke sistem. Harus dibuat SOP lintas lembaga yang permanen, diperkuat mekanisme checks and balances, dan ditopang peningkatan kapasitas kelembagaan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Efatha menilai Prabowo memahami bahwa melawan mafia ekonomi tidak bisa hanya pakai kacamata hukum pidana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para predator itu bukan kriminal biasa. Mereka adalah criminal enterprise, dimana perusahaan kejahatan dengan dua bahan bakar berupa modal dan waktu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia menambahkan, Pemerintahan Prabowo menjalankan tiga serangan strategis untuk melumpuhkan jaringan ekonomi hitam, melalui amputasi finansial dengan memiskinkan korporasi sejak awal penyidikan.&#13;
&#13;
Efatha menilai pendekatan pemerintahan Prabowo bukan lagi sekadar penegakan hukum, melainkan operasi strategis untuk memenangkan perang ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini kita sibuk menangkap tikus satu per satu. Pemerintahan ini memilih membakar lumbungnya dan menutup akses airnya. Itu strategi untuk memenangkan peperangan, bukan sekadar menghukum pelaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah membawa perubahan mendasar dalam cara negara menegakkan kekuasaan. Pemerintahan Prabowo dinilai berhasil memberantas korupsi di Tanah Air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini kita sibuk menghitung berapa triliun aset koruptor yang disita. Padahal, angka-angka itu hanya gejala. Bukan penyakitnya,&amp;rdquo; ujar Akademisi FISIP Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Jumat (17/10/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, keberhasilan terbesar pemerintahan Prabowo bukan pada besarnya aset sitaan, tapi pada efek kejut (shock therapy) yang membuat para oligarki dan mafia sumber daya kini berhitung ulang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, menambang ilegal atau membabat hutan bukan kejahatan, tapi model bisnis. Sekarang logika itu dibalik total. Negara mengirim pesan tegas, dimana era negosiasi sudah selesai,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Dia menilai, keberhasilan ini terjadi karena adanya sinergi nyata antar-lembaga negara yang belum pernah seefektif ini sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polri, Kejaksaan, TNI, dan kementerian teknis kini bergerak seperti satu tubuh. Ini bukan sinergi rapat, tapi sinergi lapangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, model ini berhasil karena komando pemerintahan terpusat di Presiden. Ego sektoral berhasil dipatahkan, arah kebijakan menjadi tunggal, dan koordinasi berjalan presisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tantangannya sekarang adalah evolusi dari figur ke sistem. Harus dibuat SOP lintas lembaga yang permanen, diperkuat mekanisme checks and balances, dan ditopang peningkatan kapasitas kelembagaan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Efatha menilai Prabowo memahami bahwa melawan mafia ekonomi tidak bisa hanya pakai kacamata hukum pidana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para predator itu bukan kriminal biasa. Mereka adalah criminal enterprise, dimana perusahaan kejahatan dengan dua bahan bakar berupa modal dan waktu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia menambahkan, Pemerintahan Prabowo menjalankan tiga serangan strategis untuk melumpuhkan jaringan ekonomi hitam, melalui amputasi finansial dengan memiskinkan korporasi sejak awal penyidikan.&#13;
&#13;
Efatha menilai pendekatan pemerintahan Prabowo bukan lagi sekadar penegakan hukum, melainkan operasi strategis untuk memenangkan perang ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama ini kita sibuk menangkap tikus satu per satu. Pemerintahan ini memilih membakar lumbungnya dan menutup akses airnya. Itu strategi untuk memenangkan peperangan, bukan sekadar menghukum pelaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
