<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Dorongan DO bagi Pelaku Bullying Timothy, Ini Kata Mendiktisaintek</title><description>Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menanggapi desakan agar pelaku perundungan terhadap Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, dijatuhi sanksi drop out (DO).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178107/soal-dorongan-do-bagi-pelaku-bullying-timothy-ini-kata-mendiktisaintek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178107/soal-dorongan-do-bagi-pelaku-bullying-timothy-ini-kata-mendiktisaintek"/><item><title>Soal Dorongan DO bagi Pelaku Bullying Timothy, Ini Kata Mendiktisaintek</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178107/soal-dorongan-do-bagi-pelaku-bullying-timothy-ini-kata-mendiktisaintek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178107/soal-dorongan-do-bagi-pelaku-bullying-timothy-ini-kata-mendiktisaintek</guid><pubDate>Selasa 21 Oktober 2025 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/20/337/3178107/mendikti_saintek_brian_yuliarto-diDa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendikti Saintek Brian Yuliarto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/20/337/3178107/mendikti_saintek_brian_yuliarto-diDa_large.jpg</image><title>Mendikti Saintek Brian Yuliarto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menanggapi desakan agar pelaku perundungan terhadap Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, dijatuhi sanksi drop out (DO).&#13;
&#13;
Brian menyebut, pihak kampus telah membentuk tim investigasi untuk mendalami dugaan pelanggaran tersebut. Karena itu, keputusan mengenai sanksi akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak universitas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Intinya, kalau ada pelanggaran pasti ada sanksinya. Nanti sanksinya seperti apa, itu kampus yang menentukan,&amp;rdquo; ujar Brian di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Brian menegaskan, pemerintah tidak dapat mengintervensi proses investigasi internal yang sedang dilakukan oleh Universitas Udayana. Ia meminta publik untuk menunggu hasil resmi dari tim kampus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua pelanggaran tentunya diselesaikan di kampus dulu. Karena kampus yang paling memahami situasinya. Kami hanya memantau agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Brian mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi hasil investigasi dari pihak Universitas Udayana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih menunggu laporan dari kampus, sejauh ini kami belum menerima laporan apa pun,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menanggapi desakan agar pelaku perundungan terhadap Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, dijatuhi sanksi drop out (DO).&#13;
&#13;
Brian menyebut, pihak kampus telah membentuk tim investigasi untuk mendalami dugaan pelanggaran tersebut. Karena itu, keputusan mengenai sanksi akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak universitas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Intinya, kalau ada pelanggaran pasti ada sanksinya. Nanti sanksinya seperti apa, itu kampus yang menentukan,&amp;rdquo; ujar Brian di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Brian menegaskan, pemerintah tidak dapat mengintervensi proses investigasi internal yang sedang dilakukan oleh Universitas Udayana. Ia meminta publik untuk menunggu hasil resmi dari tim kampus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua pelanggaran tentunya diselesaikan di kampus dulu. Karena kampus yang paling memahami situasinya. Kami hanya memantau agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Brian mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi hasil investigasi dari pihak Universitas Udayana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih menunggu laporan dari kampus, sejauh ini kami belum menerima laporan apa pun,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
