<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fadli Zon: Buku Penulisan Ulang Sejarah Nasional Diluncurkan 14 Desember</title><description>Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan, bahwa buku penulisan ulang sejarah Republik Indonesia akan diluncurkan pada 14 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah Nasional.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178368/fadli-zon-buku-penulisan-ulang-sejarah-nasional-diluncurkan-14-desember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178368/fadli-zon-buku-penulisan-ulang-sejarah-nasional-diluncurkan-14-desember"/><item><title>Fadli Zon: Buku Penulisan Ulang Sejarah Nasional Diluncurkan 14 Desember</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178368/fadli-zon-buku-penulisan-ulang-sejarah-nasional-diluncurkan-14-desember</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/21/337/3178368/fadli-zon-buku-penulisan-ulang-sejarah-nasional-diluncurkan-14-desember</guid><pubDate>Selasa 21 Oktober 2025 22:23 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/21/337/3178368/ketua_dewan_gtk_fadli_zon-k8RO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan GTK Fadli Zon (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/21/337/3178368/ketua_dewan_gtk_fadli_zon-k8RO_large.jpg</image><title>Ketua Dewan GTK Fadli Zon (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan, bahwa buku penulisan ulang sejarah Republik Indonesia akan diluncurkan pada 14 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah Nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bertepatan dengan Hari Sejarah, ya. Tanggalnya sekitar 12 atau 14 Desember,&amp;rdquo; ujar Fadli di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).&#13;
&#13;
Fadli menjelaskan, tanggal peluncuran tersebut dipilih atas masukan dari para sejarawan. Selain itu, waktu itu juga dinilai memiliki nilai simbolis karena bertepatan dengan dimulainya proses penulisan ulang sejarah nasional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum peluncuran resmi, Fadli mengatakan akan diadakan beberapa sesi diskusi tambahan untuk mematangkan hasil penulisan dari para sejarawan yang terlibat dalam proyek tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti sebelum kita launching atau meluncurkan, akan ada diskusi satu sampai dua kali lagi dengan para sejarawan lain. Proses penulisannya sendiri sudah selesai, sekarang masuk tahap penyuntingan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Menurut Fadli, penyusunan buku ini melibatkan sejarawan dari 34 perguruan tinggi di Indonesia. Ia berharap karya tersebut menjadi acuan baru dalam memahami perjalanan sejarah bangsa secara lebih objektif dan komprehensif.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan, bahwa buku penulisan ulang sejarah Republik Indonesia akan diluncurkan pada 14 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah Nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bertepatan dengan Hari Sejarah, ya. Tanggalnya sekitar 12 atau 14 Desember,&amp;rdquo; ujar Fadli di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).&#13;
&#13;
Fadli menjelaskan, tanggal peluncuran tersebut dipilih atas masukan dari para sejarawan. Selain itu, waktu itu juga dinilai memiliki nilai simbolis karena bertepatan dengan dimulainya proses penulisan ulang sejarah nasional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelum peluncuran resmi, Fadli mengatakan akan diadakan beberapa sesi diskusi tambahan untuk mematangkan hasil penulisan dari para sejarawan yang terlibat dalam proyek tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti sebelum kita launching atau meluncurkan, akan ada diskusi satu sampai dua kali lagi dengan para sejarawan lain. Proses penulisannya sendiri sudah selesai, sekarang masuk tahap penyuntingan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Menurut Fadli, penyusunan buku ini melibatkan sejarawan dari 34 perguruan tinggi di Indonesia. Ia berharap karya tersebut menjadi acuan baru dalam memahami perjalanan sejarah bangsa secara lebih objektif dan komprehensif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
