<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadis! Bocah 6 Tahun di Bojonggede Tewas Dianiaya Ibu Tiri Berhari-hari</title><description>Seorang siswa PAUD berinisial MA (6), warga Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, tewas setelah diduga dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30). Korban meninggal pada Senin 20 Oktober 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/22/338/3178379/sadis-bocah-6-tahun-di-bojonggede-tewas-dianiaya-ibu-tiri-berhari-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/22/338/3178379/sadis-bocah-6-tahun-di-bojonggede-tewas-dianiaya-ibu-tiri-berhari-hari"/><item><title>Sadis! Bocah 6 Tahun di Bojonggede Tewas Dianiaya Ibu Tiri Berhari-hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/22/338/3178379/sadis-bocah-6-tahun-di-bojonggede-tewas-dianiaya-ibu-tiri-berhari-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/22/338/3178379/sadis-bocah-6-tahun-di-bojonggede-tewas-dianiaya-ibu-tiri-berhari-hari</guid><pubDate>Rabu 22 Oktober 2025 00:37 WIB</pubDate><dc:creator>Ali Mufid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/22/338/3178379/anak_dianiaya_ibu_tiri_hingga_tewas-wgY7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Dianiaya Ibu Tiri hingga Tewas (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/22/338/3178379/anak_dianiaya_ibu_tiri_hingga_tewas-wgY7_large.jpg</image><title>Anak Dianiaya Ibu Tiri hingga Tewas (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
DEPOK &amp;ndash; Seorang siswa PAUD berinisial MA (6), warga Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, tewas setelah diduga dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30). Korban meninggal pada Senin 20 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polsek Bojonggede melakukan penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan terhadap korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar, hasil interogasi terhadap kedua orang tua anak tersebut menunjukkan bahwa ibu tiri korban mengaku telah melakukan penganiayaan,&amp;rdquo; kata Made di Polres Metro Depok, Selasa (21/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Made, korban diduga mengalami kekerasan selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya meninggal dunia pada hari keempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban merasa sakit dan diketahui telah disiksa selama kurang lebih tiga hari. Pada hari keempat, korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat sejumlah luka di tubuh korban. &amp;ldquo;Luka-luka ditemukan di punggung, dada, wajah, dan bagian tubuh lainnya,&amp;rdquo; ujar Made.&#13;
&#13;
Polisi juga mengamankan satu barang bukti berupa sapu, yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dugaan luka bakar atau bekas sundutan seperti dalam video yang beredar, saat ini masih kami dalami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Diketahui, korban meninggal di rumah pada pukul 01.00 WIB dini hari, setelah sebelumnya mengalami kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Informasi yang kami peroleh, korban meninggal di rumah, bukan di rumah sakit,&amp;rdquo; jelas Made.&#13;
&#13;
Jenazah korban telah dimakamkan di wilayah Bojonggede. Polisi berencana melakukan otopsi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, ibu tiri korban sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Bojonggede.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk saat ini baru ibu tirinya yang kami periksa. Ayah kandung korban akan kami mintai keterangan berikutnya,&amp;rdquo; ujar Made.&#13;
&#13;
Dari hasil sementara, ayah korban sempat menanyakan luka-luka di tubuh anaknya, namun sang istri berdalih bahwa luka tersebut akibat terjatuh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku beralasan luka-luka itu karena anak jatuh atau terbentur benda tumpul. Tidak mengakui telah melakukan kekerasan,&amp;rdquo; tegas Made.&#13;
&#13;
Terkait motif, polisi masih melakukan pendalaman. &amp;ldquo;Masih kami selidiki apa pemicu penganiayaan tersebut. Kemungkinan banyak faktor yang mendorong pelaku melakukan kekerasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
DEPOK &amp;ndash; Seorang siswa PAUD berinisial MA (6), warga Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, tewas setelah diduga dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30). Korban meninggal pada Senin 20 Oktober 2025.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polsek Bojonggede melakukan penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan terhadap korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar, hasil interogasi terhadap kedua orang tua anak tersebut menunjukkan bahwa ibu tiri korban mengaku telah melakukan penganiayaan,&amp;rdquo; kata Made di Polres Metro Depok, Selasa (21/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Made, korban diduga mengalami kekerasan selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya meninggal dunia pada hari keempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban merasa sakit dan diketahui telah disiksa selama kurang lebih tiga hari. Pada hari keempat, korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat sejumlah luka di tubuh korban. &amp;ldquo;Luka-luka ditemukan di punggung, dada, wajah, dan bagian tubuh lainnya,&amp;rdquo; ujar Made.&#13;
&#13;
Polisi juga mengamankan satu barang bukti berupa sapu, yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dugaan luka bakar atau bekas sundutan seperti dalam video yang beredar, saat ini masih kami dalami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Diketahui, korban meninggal di rumah pada pukul 01.00 WIB dini hari, setelah sebelumnya mengalami kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Informasi yang kami peroleh, korban meninggal di rumah, bukan di rumah sakit,&amp;rdquo; jelas Made.&#13;
&#13;
Jenazah korban telah dimakamkan di wilayah Bojonggede. Polisi berencana melakukan otopsi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, ibu tiri korban sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Bojonggede.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk saat ini baru ibu tirinya yang kami periksa. Ayah kandung korban akan kami mintai keterangan berikutnya,&amp;rdquo; ujar Made.&#13;
&#13;
Dari hasil sementara, ayah korban sempat menanyakan luka-luka di tubuh anaknya, namun sang istri berdalih bahwa luka tersebut akibat terjatuh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku beralasan luka-luka itu karena anak jatuh atau terbentur benda tumpul. Tidak mengakui telah melakukan kekerasan,&amp;rdquo; tegas Made.&#13;
&#13;
Terkait motif, polisi masih melakukan pendalaman. &amp;ldquo;Masih kami selidiki apa pemicu penganiayaan tersebut. Kemungkinan banyak faktor yang mendorong pelaku melakukan kekerasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
