<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakar: Pembersihan Bom di Permukaan Gaza Diperkirakan Butuh 30 Tahun</title><description>Orr menggambarkan Gaza seperti ladang ranjau yang tak terpetakan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/25/18/3179220/pakar-pembersihan-bom-di-permukaan-gaza-diperkirakan-butuh-30-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/25/18/3179220/pakar-pembersihan-bom-di-permukaan-gaza-diperkirakan-butuh-30-tahun"/><item><title>Pakar: Pembersihan Bom di Permukaan Gaza Diperkirakan Butuh 30 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/25/18/3179220/pakar-pembersihan-bom-di-permukaan-gaza-diperkirakan-butuh-30-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/25/18/3179220/pakar-pembersihan-bom-di-permukaan-gaza-diperkirakan-butuh-30-tahun</guid><pubDate>Sabtu 25 Oktober 2025 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/25/18/3179220/ilustrasi-M8qW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/25/18/3179220/ilustrasi-M8qW_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA - Membersihkan permukaan Gaza dari persenjataan yang belum meledak kemungkinan akan memakan waktu 20 hingga 30 tahun. Perkiraan ini disampaikan oleh seorang pakar penjinak bahan peledak dari kelompok bantuan kemanusiaan Humanity &amp;amp; Inclusion, Nick Orr, yang menggambarkan daerah kantong Palestina itu sebagai &amp;quot;ladang ranjau yang mengerikan dan tak terpetakan&amp;quot;.​&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut basis data yang dikelola PBB, lebih dari 53 orang telah tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat sisa-sisa mematikan dari perang Israel-Hamas yang berlangsung selama dua tahun. Namun, kelompok-kelompok bantuan meyakini angka tersebut merupakan perkiraan yang sangat rendah dan jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi.​&#13;
&#13;
Gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS) pada bulan ini telah meningkatkan harapan bahwa tugas besar untuk membersihkan bahan peledak dari jutaan ton puing dapat segera dimulai.​&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda mengharapkan pembersihan total, itu tidak akan pernah terjadi, [karena bom] ada di bawah tanah. Kita akan terus menemukannya untuk generasi-generasi mendatang,&amp;quot; kata Nick Orr dari Humanity &amp;amp; Inclusion. Ia membandingkan situasi di Gaza dengan kota-kota di Inggris pasca-Perang Dunia Kedua.​&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembersihan permukaan, itu adalah sesuatu yang dapat dicapai dalam satu generasi. Saya perkirakan 20 hingga 30 tahun,&amp;quot; tambahnya, sebagaimana dilansir Reuters. &amp;quot;Ini akan menjadi langkah-langkah kecil untuk menyelesaikan masalah yang sangat besar.&amp;quot;​&#13;
&#13;
Orr, yang telah mengunjungi Gaza beberapa kali selama konflik, adalah bagian dari tim beranggotakan tujuh orang dari organisasinya yang akan mulai mengidentifikasi sisa-sisa perang di infrastruktur penting seperti rumah sakit dan toko roti pada pekan depan.​&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Membersihkan permukaan Gaza dari persenjataan yang belum meledak kemungkinan akan memakan waktu 20 hingga 30 tahun. Perkiraan ini disampaikan oleh seorang pakar penjinak bahan peledak dari kelompok bantuan kemanusiaan Humanity &amp;amp; Inclusion, Nick Orr, yang menggambarkan daerah kantong Palestina itu sebagai &amp;quot;ladang ranjau yang mengerikan dan tak terpetakan&amp;quot;.​&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut basis data yang dikelola PBB, lebih dari 53 orang telah tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat sisa-sisa mematikan dari perang Israel-Hamas yang berlangsung selama dua tahun. Namun, kelompok-kelompok bantuan meyakini angka tersebut merupakan perkiraan yang sangat rendah dan jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi.​&#13;
&#13;
Gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS) pada bulan ini telah meningkatkan harapan bahwa tugas besar untuk membersihkan bahan peledak dari jutaan ton puing dapat segera dimulai.​&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda mengharapkan pembersihan total, itu tidak akan pernah terjadi, [karena bom] ada di bawah tanah. Kita akan terus menemukannya untuk generasi-generasi mendatang,&amp;quot; kata Nick Orr dari Humanity &amp;amp; Inclusion. Ia membandingkan situasi di Gaza dengan kota-kota di Inggris pasca-Perang Dunia Kedua.​&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembersihan permukaan, itu adalah sesuatu yang dapat dicapai dalam satu generasi. Saya perkirakan 20 hingga 30 tahun,&amp;quot; tambahnya, sebagaimana dilansir Reuters. &amp;quot;Ini akan menjadi langkah-langkah kecil untuk menyelesaikan masalah yang sangat besar.&amp;quot;​&#13;
&#13;
Orr, yang telah mengunjungi Gaza beberapa kali selama konflik, adalah bagian dari tim beranggotakan tujuh orang dari organisasinya yang akan mulai mengidentifikasi sisa-sisa perang di infrastruktur penting seperti rumah sakit dan toko roti pada pekan depan.​&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
