<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perintah Tegas Gubernur: Banjir Jakarta Wajib Surut Maksimal 6 Jam!</title><description>Pramono Anung meminta bencana hidrometeorologi basah atau banjir yang melanda baik akibat banjir lokal, rob maupun kiriman surut tidak lebih dari 3-6 jam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/25/338/3179163/perintah-tegas-gubernur-banjir-jakarta-wajib-surut-maksimal-6-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/25/338/3179163/perintah-tegas-gubernur-banjir-jakarta-wajib-surut-maksimal-6-jam"/><item><title>Perintah Tegas Gubernur: Banjir Jakarta Wajib Surut Maksimal 6 Jam!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/25/338/3179163/perintah-tegas-gubernur-banjir-jakarta-wajib-surut-maksimal-6-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/25/338/3179163/perintah-tegas-gubernur-banjir-jakarta-wajib-surut-maksimal-6-jam</guid><pubDate>Sabtu 25 Oktober 2025 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/25/338/3179163/pramono-YvEC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/25/338/3179163/pramono-YvEC_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta bencana hidrometeorologi basah atau banjir yang melanda baik akibat banjir lokal, rob maupun kiriman surut tidak lebih dari 3-6 jam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada (banjir) mudah mudahan (surut) tidak lebih 3-6 jam bisa diselesaikan,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2025).&#13;
&#13;
Pramono menyebut pihaknya melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) secara rutin 2-3 bulan terakhir melakukan pengerukan kali maupun saluran air di Jakarta. Selain itu pompa stasioner maupun mobile juga disiagakan untuk mempercepat proses banjir surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banjir ini seperti berulang kali saya sampaikan ada tiga faktor. Satu, banjir lokal karena sungai tidak berjalan dengan baik banyak tersumbat sampah. Sekarang 2-3 bulan ini pengerukan terus menerus lakukan. Penyiapan pompa ada 600 stasioner yang di tempat (rawan banjir) juga pompa yang bisa bergerak,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Pramono mengakui bahwa banjir akibat tiga faktor secara bersamaan memerlukan penanganan ekstra hati-hati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada banjir lokal, banjir kiriman tanpa menyalahkan siapapun karena faktor alam, dan banjir rob ketika air pasang hujan mendapat kiriman itu perlu penanganan yang ekstra hati-hati,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta bencana hidrometeorologi basah atau banjir yang melanda baik akibat banjir lokal, rob maupun kiriman surut tidak lebih dari 3-6 jam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada (banjir) mudah mudahan (surut) tidak lebih 3-6 jam bisa diselesaikan,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2025).&#13;
&#13;
Pramono menyebut pihaknya melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) secara rutin 2-3 bulan terakhir melakukan pengerukan kali maupun saluran air di Jakarta. Selain itu pompa stasioner maupun mobile juga disiagakan untuk mempercepat proses banjir surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banjir ini seperti berulang kali saya sampaikan ada tiga faktor. Satu, banjir lokal karena sungai tidak berjalan dengan baik banyak tersumbat sampah. Sekarang 2-3 bulan ini pengerukan terus menerus lakukan. Penyiapan pompa ada 600 stasioner yang di tempat (rawan banjir) juga pompa yang bisa bergerak,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Pramono mengakui bahwa banjir akibat tiga faktor secara bersamaan memerlukan penanganan ekstra hati-hati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada banjir lokal, banjir kiriman tanpa menyalahkan siapapun karena faktor alam, dan banjir rob ketika air pasang hujan mendapat kiriman itu perlu penanganan yang ekstra hati-hati,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
