<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Dugaan Mark-up Proyek Whoosh, KPK: Penyelidikan Dimulai sejak Awal 2025</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta??&quot;Bandung (KCJB) atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu mengungkap bahwa penyelidikan telah dimulai sejak awal 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/27/337/3179631/kasus-dugaan-mark-up-proyek-whoosh-kpk-penyelidikan-dimulai-sejak-awal-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/10/27/337/3179631/kasus-dugaan-mark-up-proyek-whoosh-kpk-penyelidikan-dimulai-sejak-awal-2025"/><item><title>Kasus Dugaan Mark-up Proyek Whoosh, KPK: Penyelidikan Dimulai sejak Awal 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/10/27/337/3179631/kasus-dugaan-mark-up-proyek-whoosh-kpk-penyelidikan-dimulai-sejak-awal-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/10/27/337/3179631/kasus-dugaan-mark-up-proyek-whoosh-kpk-penyelidikan-dimulai-sejak-awal-2025</guid><pubDate>Senin 27 Oktober 2025 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/27/337/3179631/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-dVxR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/27/337/3179631/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-dVxR_large.jpg</image><title>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta&amp;ndash;Bandung (KCJB) atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu mengungkap bahwa penyelidikan telah dimulai sejak awal 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adapun penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (27/10/2025).&#13;
&#13;
Budi menyebut, pihaknya belum dapat membeberkan detail penyelidikan lantaran seluruh proses pada tahap tersebut bersifat tertutup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena masih di tahap penyelidikan, informasi detail terkait progres atau perkembangan perkara belum bisa kami sampaikan secara rinci,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa KPK terbuka terhadap informasi dan data tambahan dari masyarakat terkait dugaan mark-up proyek tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap informasi dan data, baik yang disampaikan melalui saluran pengaduan masyarakat, tentu bisa menjadi pengayaan bagi tim untuk menelusuri dan mengungkap perkara ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara umum, tim terus melakukan pencarian keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, juga mengonfirmasi bahwa lembaga tersebut telah menaikkan perkara dugaan mark-up proyek Whoosh ke tahap penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,&amp;rdquo; ujar Asep melalui pesan tertulis, Senin (27/10/2025).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta&amp;ndash;Bandung (KCJB) atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu mengungkap bahwa penyelidikan telah dimulai sejak awal 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adapun penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (27/10/2025).&#13;
&#13;
Budi menyebut, pihaknya belum dapat membeberkan detail penyelidikan lantaran seluruh proses pada tahap tersebut bersifat tertutup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena masih di tahap penyelidikan, informasi detail terkait progres atau perkembangan perkara belum bisa kami sampaikan secara rinci,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa KPK terbuka terhadap informasi dan data tambahan dari masyarakat terkait dugaan mark-up proyek tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap informasi dan data, baik yang disampaikan melalui saluran pengaduan masyarakat, tentu bisa menjadi pengayaan bagi tim untuk menelusuri dan mengungkap perkara ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara umum, tim terus melakukan pencarian keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, juga mengonfirmasi bahwa lembaga tersebut telah menaikkan perkara dugaan mark-up proyek Whoosh ke tahap penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,&amp;rdquo; ujar Asep melalui pesan tertulis, Senin (27/10/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
