<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Delapan RT di Ulujami Pesanggrahan Terendam Banjir, Warga: Seminggu Bisa Tiga Kali!</title><description>Banjir merendam wilayah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat 31 Oktober 2025 malam. Ratusan rumah di delapan RT terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/01/338/3180622/delapan-rt-di-ulujami-pesanggrahan-terendam-banjir-warga-seminggu-bisa-tiga-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/01/338/3180622/delapan-rt-di-ulujami-pesanggrahan-terendam-banjir-warga-seminggu-bisa-tiga-kali"/><item><title>Delapan RT di Ulujami Pesanggrahan Terendam Banjir, Warga: Seminggu Bisa Tiga Kali!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/01/338/3180622/delapan-rt-di-ulujami-pesanggrahan-terendam-banjir-warga-seminggu-bisa-tiga-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/01/338/3180622/delapan-rt-di-ulujami-pesanggrahan-terendam-banjir-warga-seminggu-bisa-tiga-kali</guid><pubDate>Sabtu 01 November 2025 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/01/338/3180622/banjir_di_ulujami_pesanggrahan-Cdi2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Ulujami Pesanggrahan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/01/338/3180622/banjir_di_ulujami_pesanggrahan-Cdi2_large.jpg</image><title>Banjir di Ulujami Pesanggrahan (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Banjir merendam wilayah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat 31 Oktober 2025 malam. Ratusan rumah di delapan RT terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Berdasarkan video yang diterima iNews Media Group, ketinggian air mencapai lebih dari lutut orang dewasa. Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
Salah satu warga, Erna, mengatakan bahwa banjir sudah menjadi langganan di wilayahnya. Bahkan, hujan dengan intensitas rendah pun bisa memicu genangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya enggak tahu penyebabnya apa ya. Yang pasti, banjir ini bukan sebulan sekali, tapi bisa tiga sampai empat kali seminggu. Setiap hujan sedikit saja pasti banjir,&amp;rdquo; kata Erna, Sabtu (1/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menduga, luapan air dari Kali Penghubung Pesanggrahan menjadi penyebab utama banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kali di perbatasan Jakarta Barat&amp;ndash;Jakarta Selatan itu kayaknya mengecil, jadi air enggak lancar,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kondisi tersebut diperparah dengan letak lingkungan yang berada di cekungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di sana tinggi, kita ini cekungan satu RW delapan RT,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Untuk mengantisipasi banjir masuk ke rumah, warga setempat membuat tanggul darurat di depan rumah masing-masing, yang dilapisi lilin dan karung pasir agar air tidak meluap ke dalam.&#13;
&#13;
Erna menambahkan, banjir yang sering terjadi sangat mengganggu aktivitas harian warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Susah beli makan iya, mau masak juga susah, bahkan bikin kopi saja jadi repot,&amp;rdquo; keluhnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Banjir merendam wilayah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat 31 Oktober 2025 malam. Ratusan rumah di delapan RT terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Berdasarkan video yang diterima iNews Media Group, ketinggian air mencapai lebih dari lutut orang dewasa. Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
Salah satu warga, Erna, mengatakan bahwa banjir sudah menjadi langganan di wilayahnya. Bahkan, hujan dengan intensitas rendah pun bisa memicu genangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya enggak tahu penyebabnya apa ya. Yang pasti, banjir ini bukan sebulan sekali, tapi bisa tiga sampai empat kali seminggu. Setiap hujan sedikit saja pasti banjir,&amp;rdquo; kata Erna, Sabtu (1/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menduga, luapan air dari Kali Penghubung Pesanggrahan menjadi penyebab utama banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kali di perbatasan Jakarta Barat&amp;ndash;Jakarta Selatan itu kayaknya mengecil, jadi air enggak lancar,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kondisi tersebut diperparah dengan letak lingkungan yang berada di cekungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di sana tinggi, kita ini cekungan satu RW delapan RT,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Untuk mengantisipasi banjir masuk ke rumah, warga setempat membuat tanggul darurat di depan rumah masing-masing, yang dilapisi lilin dan karung pasir agar air tidak meluap ke dalam.&#13;
&#13;
Erna menambahkan, banjir yang sering terjadi sangat mengganggu aktivitas harian warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Susah beli makan iya, mau masak juga susah, bahkan bikin kopi saja jadi repot,&amp;rdquo; keluhnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
