<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Kabur saat Hendak Ditangkap KPK</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Gubernur Riau, Abdul Wahid (AW) sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin 3 November 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/337/3181399/gubernur-riau-abdul-wahid-sempat-kabur-saat-hendak-ditangkap-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/04/337/3181399/gubernur-riau-abdul-wahid-sempat-kabur-saat-hendak-ditangkap-kpk"/><item><title>Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Kabur saat Hendak Ditangkap KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/337/3181399/gubernur-riau-abdul-wahid-sempat-kabur-saat-hendak-ditangkap-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/04/337/3181399/gubernur-riau-abdul-wahid-sempat-kabur-saat-hendak-ditangkap-kpk</guid><pubDate>Selasa 04 November 2025 22:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/04/337/3181399/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-1LM6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/04/337/3181399/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-1LM6_large.jpg</image><title>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Gubernur Riau, Abdul Wahid (AW) sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin 3 November 2025.&#13;
&#13;
Tim lembaga antirasuah bahkan sempat melakukan pengejaran terhadap sang gubernur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian terhadap Saudara AW, yang merupakan kepala daerah atau gubernur, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pencarian tersebut berujung pada penangkapan Abdul Wahid di sebuah kafe di Riau, bersama orang kepercayaannya, Tata Maulana (TM).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau, termasuk terhadap Saudara TM,&amp;rdquo; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain keduanya, terdapat satu orang lain yang menyerahkan diri ke KPK, yakni Dani M. Nursalam (DN) yang diketahui merupakan tenaga ahli gubernur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada petang ini, Saudara DN menyerahkan diri dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,&amp;rdquo; tambah Budi.&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, sebanyak 10 orang kini tengah diperiksa intensif oleh penyidik KPK terkait operasi tangkap tangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saat ini masih berlangsung pemeriksaan terhadap 10 orang tersebut,&amp;rdquo; ungkap Budi.&#13;
&#13;
Diketahui, Gubernur Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (4/11/2025), sehari setelah OTT dilakukan.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi menunjukkan Abdul Wahid tiba sekitar pukul 09.35 WIB, mengenakan kaus putih, celana hitam, serta menenteng tas jinjing biru.&#13;
&#13;
Ia tidak memberikan pernyataan apa pun kepada awak media dan langsung digiring penyidik ke lantai dua Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama dua orang lainnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Gubernur Riau, Abdul Wahid (AW) sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin 3 November 2025.&#13;
&#13;
Tim lembaga antirasuah bahkan sempat melakukan pengejaran terhadap sang gubernur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian terhadap Saudara AW, yang merupakan kepala daerah atau gubernur, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pencarian tersebut berujung pada penangkapan Abdul Wahid di sebuah kafe di Riau, bersama orang kepercayaannya, Tata Maulana (TM).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau, termasuk terhadap Saudara TM,&amp;rdquo; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain keduanya, terdapat satu orang lain yang menyerahkan diri ke KPK, yakni Dani M. Nursalam (DN) yang diketahui merupakan tenaga ahli gubernur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada petang ini, Saudara DN menyerahkan diri dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,&amp;rdquo; tambah Budi.&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, sebanyak 10 orang kini tengah diperiksa intensif oleh penyidik KPK terkait operasi tangkap tangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saat ini masih berlangsung pemeriksaan terhadap 10 orang tersebut,&amp;rdquo; ungkap Budi.&#13;
&#13;
Diketahui, Gubernur Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (4/11/2025), sehari setelah OTT dilakukan.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi menunjukkan Abdul Wahid tiba sekitar pukul 09.35 WIB, mengenakan kaus putih, celana hitam, serta menenteng tas jinjing biru.&#13;
&#13;
Ia tidak memberikan pernyataan apa pun kepada awak media dan langsung digiring penyidik ke lantai dua Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama dua orang lainnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
