<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RDF Rorotan Tuai Keluhan, Pramono Akui Ada Masalah Pengangkutan Sampah</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal polemik dan keluhan bau tidak sedap yang kembali muncul dari fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/338/3181169/rdf-rorotan-tuai-keluhan-pramono-akui-ada-masalah-pengangkutan-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/04/338/3181169/rdf-rorotan-tuai-keluhan-pramono-akui-ada-masalah-pengangkutan-sampah"/><item><title>RDF Rorotan Tuai Keluhan, Pramono Akui Ada Masalah Pengangkutan Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/338/3181169/rdf-rorotan-tuai-keluhan-pramono-akui-ada-masalah-pengangkutan-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/04/338/3181169/rdf-rorotan-tuai-keluhan-pramono-akui-ada-masalah-pengangkutan-sampah</guid><pubDate>Selasa 04 November 2025 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/04/338/3181169/pramono_anung-oKEb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/04/338/3181169/pramono_anung-oKEb_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal polemik dan keluhan bau tidak sedap yang kembali muncul dari fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengakui persoalan yang kembali muncul bukan dari fasilitas RDF, melainkan sistem pengangkutan sampah menuju RDF yang belum optimal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, jadi RDF Rorotan sebenarnya permasalahannya bukan di RDF-nya, karena sebenarnya kita sudah commissioning sampai dengan 1.000-1.200. Saya mengakui secara jujur, problemnya adalah di pengangkutan dan sampahnya,&amp;quot; kata Pramono di Jakarta Pusat, dikutip Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Harusnya di Rorotan itu sampahnya tidak boleh lebih dari 2 sampai 7 hari, 2 sampai 5 hari. Nah, kemarin mobil yang mengangkut itu air lindinya bertebaran. Itu yang kemudian menyebabkan yang pertama bau ke mana-mana,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti soal sampah yang belum diolah di fasilitas RDF yang telah menimbulkan bau. Menurutnya, secara teknis fasilitas RDF Rorotan telah tertangani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, ketika sampah yang tadi belum diolah, itu sudah menimbulkan bau. Padahal, untuk Rorotannya sendiri sebenarnya sudah tertangani,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Pramono akan meninjau langsung ke fasilitas RDF Rorotan untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat dan menyelesaikannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dalam waktu dekat saya akan ke lapangan dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan. Karena RDF Rorotan apa pun harus diselesaikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal polemik dan keluhan bau tidak sedap yang kembali muncul dari fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengakui persoalan yang kembali muncul bukan dari fasilitas RDF, melainkan sistem pengangkutan sampah menuju RDF yang belum optimal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, jadi RDF Rorotan sebenarnya permasalahannya bukan di RDF-nya, karena sebenarnya kita sudah commissioning sampai dengan 1.000-1.200. Saya mengakui secara jujur, problemnya adalah di pengangkutan dan sampahnya,&amp;quot; kata Pramono di Jakarta Pusat, dikutip Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Harusnya di Rorotan itu sampahnya tidak boleh lebih dari 2 sampai 7 hari, 2 sampai 5 hari. Nah, kemarin mobil yang mengangkut itu air lindinya bertebaran. Itu yang kemudian menyebabkan yang pertama bau ke mana-mana,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti soal sampah yang belum diolah di fasilitas RDF yang telah menimbulkan bau. Menurutnya, secara teknis fasilitas RDF Rorotan telah tertangani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, ketika sampah yang tadi belum diolah, itu sudah menimbulkan bau. Padahal, untuk Rorotannya sendiri sebenarnya sudah tertangani,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Pramono akan meninjau langsung ke fasilitas RDF Rorotan untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat dan menyelesaikannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dalam waktu dekat saya akan ke lapangan dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan. Karena RDF Rorotan apa pun harus diselesaikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
