<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascabanjir Bandang di Nduga, 23 Warga Masih Hilang dan Dalam Pencarian</title><description>Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya banjir bandang di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh petugas gabungan, pada Selasa (4/11/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/340/3181297/pascabanjir-bandang-di-nduga-23-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/04/340/3181297/pascabanjir-bandang-di-nduga-23-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian"/><item><title>Pascabanjir Bandang di Nduga, 23 Warga Masih Hilang dan Dalam Pencarian</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/04/340/3181297/pascabanjir-bandang-di-nduga-23-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/04/340/3181297/pascabanjir-bandang-di-nduga-23-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</guid><pubDate>Selasa 04 November 2025 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/04/340/3181297/banjir_bandang-Yk9C_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi banjir bandang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/04/340/3181297/banjir_bandang-Yk9C_large.jpg</image><title>Illustrasi banjir bandang (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya banjir bandang di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh petugas gabungan, pada Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Total korban sebanyak 23 orang, dengan rincian 15 orang di Distrik Dal dan 8 orang di Distrik Yuguru. Bencana tersebut tidak mengakibatkan adanya pengungsian warga,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
Banjir bandang tersebut terjadi pada Sabtu sore (1/11) setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan hulu. Abdul menjelaskan, warga yang dilaporkan hilang diduga hanyut terbawa arus kuat saat menyeberangi Sungai Papan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Wilayah terdampak bencana berada di dua distrik, yaitu Distrik Dal dan Distrik Yuguru. Daerah di Distrik Dal yang diterjang banjir bandang meliputi dua kampung, yakni Kampung Dal dan Kampung Silan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, sejak Selasa (4/11), wilayah Papua Barat Daya berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 13.20 WIT.&#13;
&#13;
Daerah dengan potensi tersebut meliputi Kabupaten Raja Ampat dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Sorong serta Kota Sorong. Potensi hujan ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14.20 WIT.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada serta siaga terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi basah.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya banjir bandang di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh petugas gabungan, pada Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Total korban sebanyak 23 orang, dengan rincian 15 orang di Distrik Dal dan 8 orang di Distrik Yuguru. Bencana tersebut tidak mengakibatkan adanya pengungsian warga,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (4/11/2025).&#13;
&#13;
Banjir bandang tersebut terjadi pada Sabtu sore (1/11) setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan hulu. Abdul menjelaskan, warga yang dilaporkan hilang diduga hanyut terbawa arus kuat saat menyeberangi Sungai Papan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Wilayah terdampak bencana berada di dua distrik, yaitu Distrik Dal dan Distrik Yuguru. Daerah di Distrik Dal yang diterjang banjir bandang meliputi dua kampung, yakni Kampung Dal dan Kampung Silan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, sejak Selasa (4/11), wilayah Papua Barat Daya berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 13.20 WIT.&#13;
&#13;
Daerah dengan potensi tersebut meliputi Kabupaten Raja Ampat dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Sorong serta Kota Sorong. Potensi hujan ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14.20 WIT.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada serta siaga terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi basah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
