<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Langgar Etik karena Ucapan &amp;#039;Tolol&amp;rsquo;, Ahmad Sahroni: Terima Kasih Hakim MKD yang Menghukum Saya</title><description>Salah satu anggota DPR RI yang terbukti melanggar etik adalah politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181559/langgar-etik-karena-ucapan-tolol-ahmad-sahroni-terima-kasih-hakim-mkd-yang-menghukum-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181559/langgar-etik-karena-ucapan-tolol-ahmad-sahroni-terima-kasih-hakim-mkd-yang-menghukum-saya"/><item><title>Langgar Etik karena Ucapan &amp;#039;Tolol&amp;rsquo;, Ahmad Sahroni: Terima Kasih Hakim MKD yang Menghukum Saya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181559/langgar-etik-karena-ucapan-tolol-ahmad-sahroni-terima-kasih-hakim-mkd-yang-menghukum-saya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181559/langgar-etik-karena-ucapan-tolol-ahmad-sahroni-terima-kasih-hakim-mkd-yang-menghukum-saya</guid><pubDate>Rabu 05 November 2025 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/05/337/3181559/dpr-DSNk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahmad Sahroni/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/05/337/3181559/dpr-DSNk_large.jpg</image><title>Ahmad Sahroni/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggelar sidang etik terhadap 5 anggota DPR RI nonaktif akibat aksi demo 25-30 Agustus 2025. Hasilnya, hanya 3 orang yang dihukum nonaktif sebagai anggota DPR RI selama beberapa bulan karena melanggar etik DPR RI.&#13;
&#13;
Salah satu anggota DPR RI yang terbukti melanggar etik adalah politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
MKD menghukum Ahmad Sahroni nonaktif selama 6 bulan berlaku sejak putusan ini dibacakan, yang dihitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan Partai Nasdem.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Sahroni mengapresiasi putusan MKD yang menonaktifkannya selama enam bulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terima kasih kepada hakim MKD yang telah menghukum saya, saya terima dan saya ambil hikmah serta pelajaran kedepan lebih baik, Aminn,&amp;rdquo; tulis ahmadsahroni88, dikutip Okezone, Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, Ahmad Sahroni sebelumnya mengakui bahwa ia menyebut &amp;ldquo;tolol&amp;rdquo; seperti yang beredar di media sosial. &amp;nbsp;Namun dia menegaskan, bahwa ucapan itu tidak ditujukan pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, framing itu sengaja dibuat oleh pihak yang membencinya hingga anak dan istri Sahroni juga ikut terdampak kebencian masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang saya mengatakan tolol, bukan pada masyarakat. Saya gak bilang masyarakat tolol, gak sama sekali. Itu framing yang dilakukan oleh orang-orang entah siapa orangnya hingga akhirnya membenci begitu hebatnya pada saya,&amp;rdquo; ujar Sahroni beberapa waktu lalu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggelar sidang etik terhadap 5 anggota DPR RI nonaktif akibat aksi demo 25-30 Agustus 2025. Hasilnya, hanya 3 orang yang dihukum nonaktif sebagai anggota DPR RI selama beberapa bulan karena melanggar etik DPR RI.&#13;
&#13;
Salah satu anggota DPR RI yang terbukti melanggar etik adalah politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
MKD menghukum Ahmad Sahroni nonaktif selama 6 bulan berlaku sejak putusan ini dibacakan, yang dihitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan Partai Nasdem.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Sahroni mengapresiasi putusan MKD yang menonaktifkannya selama enam bulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terima kasih kepada hakim MKD yang telah menghukum saya, saya terima dan saya ambil hikmah serta pelajaran kedepan lebih baik, Aminn,&amp;rdquo; tulis ahmadsahroni88, dikutip Okezone, Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, Ahmad Sahroni sebelumnya mengakui bahwa ia menyebut &amp;ldquo;tolol&amp;rdquo; seperti yang beredar di media sosial. &amp;nbsp;Namun dia menegaskan, bahwa ucapan itu tidak ditujukan pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, framing itu sengaja dibuat oleh pihak yang membencinya hingga anak dan istri Sahroni juga ikut terdampak kebencian masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang saya mengatakan tolol, bukan pada masyarakat. Saya gak bilang masyarakat tolol, gak sama sekali. Itu framing yang dilakukan oleh orang-orang entah siapa orangnya hingga akhirnya membenci begitu hebatnya pada saya,&amp;rdquo; ujar Sahroni beberapa waktu lalu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
