<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Delpedro Kecewa Anaknya Dituduh Penghasut Demo&amp;nbsp;</title><description>Magda Antista, ibu dari Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, mengaku kecewa terhadap pihak kepolisian yang menuduh anaknya sebagai penghasut aksi demonstrasi 25??&quot;30 Agustus 2025 lalu yang berujung ricuh.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181641/ibu-delpedro-kecewa-anaknya-dituduh-penghasut-demo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181641/ibu-delpedro-kecewa-anaknya-dituduh-penghasut-demo"/><item><title>Ibu Delpedro Kecewa Anaknya Dituduh Penghasut Demo&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181641/ibu-delpedro-kecewa-anaknya-dituduh-penghasut-demo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/05/337/3181641/ibu-delpedro-kecewa-anaknya-dituduh-penghasut-demo</guid><pubDate>Rabu 05 November 2025 21:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/05/337/3181641/magda_antista_ibu_delpedro_marhaen-SJbo_large.PNG" expression="full" type="image/jpeg">Magda Antista ibu Delpedro Marhaen (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/05/337/3181641/magda_antista_ibu_delpedro_marhaen-SJbo_large.PNG</image><title>Magda Antista ibu Delpedro Marhaen (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Magda Antista, ibu dari Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, mengaku kecewa terhadap pihak kepolisian yang menuduh anaknya sebagai penghasut aksi demonstrasi 25&amp;ndash;30 Agustus 2025 lalu yang berujung ricuh.&#13;
&#13;
Menurut Magda, tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal karena sejak kecil Delpedro dikenal memiliki karakter baik dan kepedulian tinggi terhadap sesama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya betapa kecewanya, kok aparat Polri menstigmakan anak saya sebagai penghasut. Apalagi, seakan-akan kerusuhan yang terjadi di bulan Agustus kelabu ini dalangnya anak saya,&amp;quot; ujar Magda dalam program Rakyat Bersuara di kanal YouTube iNews Official, bertajuk Unjuk Rasa Berujung Penjara: Apa yang Diperbuat? pada Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Magda menegaskan, sebagai seorang ibu, ia sangat terpukul atas tuduhan tersebut. Ia meyakini bahwa anaknya tidak bersalah dan hanya menjalankan tugasnya di bidang kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak saya bekerja di lembaga hak asasi manusia. Selama ini dia hanya membela masyarakat kecil karena memang karakternya seperti itu sejak kecil,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Magda kemudian menceritakan masa kecil Delpedro. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Delpedro sudah menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang tidak mampu. Bahkan uang jajannya sering ia berikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seperti waktu SD, kalau dikasih uang jajan, nanti pas saya jemput, tukang es suka bilang, &amp;lsquo;Bu, adek belum bayar minuman.&amp;rsquo; Ternyata uang jajannya sudah dikasih ke anak tukang becak atau orang yang membutuhkan,&amp;rdquo; kenangnya.&#13;
&#13;
Menurut Magda, sikap sosial itu sudah menjadi bagian dari kepribadian Delpedro sejak kecil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin karena namanya Marhaen, jadi jiwanya benar-benar jiwa sosial &amp;mdash; peduli pada rakyat kecil, peduli pada orang tak mampu. Itu sudah kelihatan dari kecil,&amp;rdquo; ujar Magda dengan suara bergetar menahan tangis.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Magda Antista, ibu dari Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, mengaku kecewa terhadap pihak kepolisian yang menuduh anaknya sebagai penghasut aksi demonstrasi 25&amp;ndash;30 Agustus 2025 lalu yang berujung ricuh.&#13;
&#13;
Menurut Magda, tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal karena sejak kecil Delpedro dikenal memiliki karakter baik dan kepedulian tinggi terhadap sesama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya betapa kecewanya, kok aparat Polri menstigmakan anak saya sebagai penghasut. Apalagi, seakan-akan kerusuhan yang terjadi di bulan Agustus kelabu ini dalangnya anak saya,&amp;quot; ujar Magda dalam program Rakyat Bersuara di kanal YouTube iNews Official, bertajuk Unjuk Rasa Berujung Penjara: Apa yang Diperbuat? pada Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Magda menegaskan, sebagai seorang ibu, ia sangat terpukul atas tuduhan tersebut. Ia meyakini bahwa anaknya tidak bersalah dan hanya menjalankan tugasnya di bidang kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak saya bekerja di lembaga hak asasi manusia. Selama ini dia hanya membela masyarakat kecil karena memang karakternya seperti itu sejak kecil,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Magda kemudian menceritakan masa kecil Delpedro. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Delpedro sudah menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang tidak mampu. Bahkan uang jajannya sering ia berikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seperti waktu SD, kalau dikasih uang jajan, nanti pas saya jemput, tukang es suka bilang, &amp;lsquo;Bu, adek belum bayar minuman.&amp;rsquo; Ternyata uang jajannya sudah dikasih ke anak tukang becak atau orang yang membutuhkan,&amp;rdquo; kenangnya.&#13;
&#13;
Menurut Magda, sikap sosial itu sudah menjadi bagian dari kepribadian Delpedro sejak kecil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin karena namanya Marhaen, jadi jiwanya benar-benar jiwa sosial &amp;mdash; peduli pada rakyat kecil, peduli pada orang tak mampu. Itu sudah kelihatan dari kecil,&amp;rdquo; ujar Magda dengan suara bergetar menahan tangis.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
