<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M4,8 Guncang Tarakan Kaltara, BMKG Ungkap Penyebabnya</title><description>Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (5/11/2025) sore.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/340/3181591/gempa-m4-8-guncang-tarakan-kaltara-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/05/340/3181591/gempa-m4-8-guncang-tarakan-kaltara-bmkg-ungkap-penyebabnya"/><item><title>Gempa M4,8 Guncang Tarakan Kaltara, BMKG Ungkap Penyebabnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/05/340/3181591/gempa-m4-8-guncang-tarakan-kaltara-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/05/340/3181591/gempa-m4-8-guncang-tarakan-kaltara-bmkg-ungkap-penyebabnya</guid><pubDate>Rabu 05 November 2025 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/05/340/3181591/gempa_tarakan-OfSK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Tarakan (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/05/340/3181591/gempa_tarakan-OfSK_large.jpg</image><title>Gempa Tarakan (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (5/11/2025) sore.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, episenter gempa berada di koordinat 3,33&amp;deg; LU dan 117,82&amp;deg; BT, atau tepatnya di laut pada jarak 24 kilometer tenggara Tarakan, dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan,&amp;rdquo; kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, saat dikonfirmasi, Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Daryono, berdasarkan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Getaran dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV&amp;ndash;V MMI, di Pulau Bunyu dengan intensitas IV MMI, serta di Tanjung Selor, Berau, dan Nunukan dengan intensitas III&amp;ndash;IV MMI. Sementara di Malinau, getaran dirasakan dengan intensitas III MMI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini terdapat laporan dampak kerusakan di Kampung Empat dan Mamburungan, Tarakan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Daryono menambahkan bahwa hingga pukul 17.51 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (5/11/2025) sore.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, episenter gempa berada di koordinat 3,33&amp;deg; LU dan 117,82&amp;deg; BT, atau tepatnya di laut pada jarak 24 kilometer tenggara Tarakan, dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan,&amp;rdquo; kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, saat dikonfirmasi, Rabu (5/11/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Daryono, berdasarkan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Getaran dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV&amp;ndash;V MMI, di Pulau Bunyu dengan intensitas IV MMI, serta di Tanjung Selor, Berau, dan Nunukan dengan intensitas III&amp;ndash;IV MMI. Sementara di Malinau, getaran dirasakan dengan intensitas III MMI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini terdapat laporan dampak kerusakan di Kampung Empat dan Mamburungan, Tarakan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Daryono menambahkan bahwa hingga pukul 17.51 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
