<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MKD Pangkas Dana Reses Jadi 22 Titik, Ketua DPR: Akan Kami Diskusikan Dulu</title><description>Ketua DPR RI, Puan Maharani menanggapi putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang meminta Kesekretariatan Jenderal (Kesetjenan) DPR RI memotong anggaran reses anggota DPR menjadi 22 titik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/06/337/3181865/mkd-pangkas-dana-reses-jadi-22-titik-ketua-dpr-akan-kami-diskusikan-dulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/06/337/3181865/mkd-pangkas-dana-reses-jadi-22-titik-ketua-dpr-akan-kami-diskusikan-dulu"/><item><title>MKD Pangkas Dana Reses Jadi 22 Titik, Ketua DPR: Akan Kami Diskusikan Dulu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/06/337/3181865/mkd-pangkas-dana-reses-jadi-22-titik-ketua-dpr-akan-kami-diskusikan-dulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/06/337/3181865/mkd-pangkas-dana-reses-jadi-22-titik-ketua-dpr-akan-kami-diskusikan-dulu</guid><pubDate>Kamis 06 November 2025 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/06/337/3181865/ketua_dpr_ri_puan_maharani-1GmC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/06/337/3181865/ketua_dpr_ri_puan_maharani-1GmC_large.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani menanggapi putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang meminta Kesekretariatan Jenderal (Kesetjenan) DPR RI memotong anggaran reses anggota DPR menjadi 22 titik.&#13;
&#13;
Puan menyampaikan, bahwa pimpinan DPR akan terlebih dahulu berdiskusi terkait konsekuensi dari putusan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, karena titiknya berkurang, harusnya akan ada pengurangan anggaran. Makanya konsekuensi dari keputusan tersebut akan saya diskusikan dulu dengan pimpinan yang lain,&amp;rdquo; kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2025).&#13;
&#13;
Meski demikian, Puan mengaku belum mengetahui kapan rapat pembahasan akan digelar. Sebab, pemotongan dana reses baru diputuskan oleh MKD kemarin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum (rapat). Karena keputusannya baru selesai kemarin, ya saya akan diskusikan dulu dengan pimpinan yang lain,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, MKD meminta Kesetjenan DPR memotong anggaran reses anggota dewan menjadi 22 titik karena titik-titik reses pada 2025 dinilai tidak efektif.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Wakil Ketua MKD Adang Daradjatun saat membacakan putusan di ruang sidang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11). Putusan ini diambil MKD untuk menyikapi dinamika terkait dana reses tahun 2025.&#13;
&#13;
Dalam pertimbangannya, MKD menilai pelaksanaan reses bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga berpotensi menjadi perhatian publik. MKD pun meminta anggota DPR bertanggung jawab terhadap penggunaan dana reses.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengingat dinamika yang terjadi terkait dana reses 2025, MKD menilai perlu melakukan pengawasan dan menyikapi dinamika di masyarakat untuk mencegah pelanggaran kode etik dan penyalahgunaan dana tersebut,&amp;rdquo; ujar Adang.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani menanggapi putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang meminta Kesekretariatan Jenderal (Kesetjenan) DPR RI memotong anggaran reses anggota DPR menjadi 22 titik.&#13;
&#13;
Puan menyampaikan, bahwa pimpinan DPR akan terlebih dahulu berdiskusi terkait konsekuensi dari putusan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, karena titiknya berkurang, harusnya akan ada pengurangan anggaran. Makanya konsekuensi dari keputusan tersebut akan saya diskusikan dulu dengan pimpinan yang lain,&amp;rdquo; kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2025).&#13;
&#13;
Meski demikian, Puan mengaku belum mengetahui kapan rapat pembahasan akan digelar. Sebab, pemotongan dana reses baru diputuskan oleh MKD kemarin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum (rapat). Karena keputusannya baru selesai kemarin, ya saya akan diskusikan dulu dengan pimpinan yang lain,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, MKD meminta Kesetjenan DPR memotong anggaran reses anggota dewan menjadi 22 titik karena titik-titik reses pada 2025 dinilai tidak efektif.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Wakil Ketua MKD Adang Daradjatun saat membacakan putusan di ruang sidang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11). Putusan ini diambil MKD untuk menyikapi dinamika terkait dana reses tahun 2025.&#13;
&#13;
Dalam pertimbangannya, MKD menilai pelaksanaan reses bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga berpotensi menjadi perhatian publik. MKD pun meminta anggota DPR bertanggung jawab terhadap penggunaan dana reses.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengingat dinamika yang terjadi terkait dana reses 2025, MKD menilai perlu melakukan pengawasan dan menyikapi dinamika di masyarakat untuk mencegah pelanggaran kode etik dan penyalahgunaan dana tersebut,&amp;rdquo; ujar Adang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
