<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M4,4 Tarakan Berpusat di Laut, Ini Penyebabnya</title><description>Gempa kekuatan M4,4 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Sabtu 8 November 2025 pukul 15:56:36 WIB. Gempa ini berpusat di laut dengan kedalaman 10 Kilometer (Km).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/08/337/3182324/gempa-m4-4-tarakan-berpusat-di-laut-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/08/337/3182324/gempa-m4-4-tarakan-berpusat-di-laut-ini-penyebabnya"/><item><title>Gempa M4,4 Tarakan Berpusat di Laut, Ini Penyebabnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/08/337/3182324/gempa-m4-4-tarakan-berpusat-di-laut-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/08/337/3182324/gempa-m4-4-tarakan-berpusat-di-laut-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Sabtu 08 November 2025 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/08/337/3182324/gempa-JvLE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/08/337/3182324/gempa-JvLE_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Gempa kekuatan M4,4 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Sabtu 8 November 2025 pukul 15:56:36 WIB. Gempa ini berpusat di laut dengan kedalaman 10 Kilometer (Km).&#13;
&#13;
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV&amp;ndash;V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti). Di Tanjung Selor dan Tana Tidung dengan intensitas III&amp;ndash;IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara di Tanjung Redep dan Nunukan dengan intensitas II&amp;ndash;III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu). &amp;ldquo;Hingga saat ini, tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Gempa bumi ini merupakan susulan dari gempa bumi utama dengan kekuatan M4,8 di Tarakan, Kaltara, pada 5 November 2025 pukul 17:37:11 WIB. Hingga 8 November 2025 pukul 16:30:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa ini merupakan gempa susulan kedelapan dari gempa utama (aftershock).&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa kekuatan M4,4 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Sabtu 8 November 2025 pukul 15:56:36 WIB. Gempa ini berpusat di laut dengan kedalaman 10 Kilometer (Km).&#13;
&#13;
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV&amp;ndash;V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti). Di Tanjung Selor dan Tana Tidung dengan intensitas III&amp;ndash;IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara di Tanjung Redep dan Nunukan dengan intensitas II&amp;ndash;III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu). &amp;ldquo;Hingga saat ini, tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Gempa bumi ini merupakan susulan dari gempa bumi utama dengan kekuatan M4,8 di Tarakan, Kaltara, pada 5 November 2025 pukul 17:37:11 WIB. Hingga 8 November 2025 pukul 16:30:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa ini merupakan gempa susulan kedelapan dari gempa utama (aftershock).&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
