<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Pelaku Ledakan SMAN 72 Rakit Bom dari Tutorial Internet</title><description>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap, bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga merakit bom sendiri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182770/terungkap-pelaku-ledakan-sman-72-rakit-bom-dari-tutorial-internet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182770/terungkap-pelaku-ledakan-sman-72-rakit-bom-dari-tutorial-internet"/><item><title>Terungkap! Pelaku Ledakan SMAN 72 Rakit Bom dari Tutorial Internet</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182770/terungkap-pelaku-ledakan-sman-72-rakit-bom-dari-tutorial-internet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182770/terungkap-pelaku-ledakan-sman-72-rakit-bom-dari-tutorial-internet</guid><pubDate>Selasa 11 November 2025 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/11/338/3182770/illstrasi_bom-xnYR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi bom (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/11/338/3182770/illstrasi_bom-xnYR_large.jpg</image><title>Illustrasi bom (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap, bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga merakit bom sendiri.&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyebutkan bahwa pelaku mempelajari cara membuat bom melalui tutorial di internet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,&amp;rdquo; kata Mayndra, Selasa (11/11/2025).&#13;
&#13;
Ia menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran media sosial, terduga pelaku kerap menonton konten kekerasan ekstrem (gore) seperti pembunuhan, kecelakaan perang, hingga peristiwa brutal yang mematikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Video dan foto terkait aksi pembunuhan tersebut sering ditontonnya melalui komunitas daring di media sosial. Bahkan, yang bersangkutan juga diketahui kerap mengunjungi situs gelap (dark web).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring&amp;mdash;terutama di forum dan situs-situs gelap&amp;mdash;yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,&amp;rdquo; ujar Mayndra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading terjadi pada Jumat (7/11/2025). Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, jumlah korban luka tercatat sebanyak 96 orang.&#13;
&#13;
Densus 88 Antiteror Polri menyebut terdapat tujuh bahan peledak yang dibawa oleh terduga pelaku ke SMAN 72 Jakarta. Dari total peledak tersebut, empat di antaranya meledak di dua lokasi berbeda.&#13;
&#13;
Sementara tiga peledak lainnya belum sempat digunakan dan telah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap, bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga merakit bom sendiri.&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyebutkan bahwa pelaku mempelajari cara membuat bom melalui tutorial di internet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,&amp;rdquo; kata Mayndra, Selasa (11/11/2025).&#13;
&#13;
Ia menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran media sosial, terduga pelaku kerap menonton konten kekerasan ekstrem (gore) seperti pembunuhan, kecelakaan perang, hingga peristiwa brutal yang mematikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Video dan foto terkait aksi pembunuhan tersebut sering ditontonnya melalui komunitas daring di media sosial. Bahkan, yang bersangkutan juga diketahui kerap mengunjungi situs gelap (dark web).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring&amp;mdash;terutama di forum dan situs-situs gelap&amp;mdash;yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,&amp;rdquo; ujar Mayndra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading terjadi pada Jumat (7/11/2025). Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, jumlah korban luka tercatat sebanyak 96 orang.&#13;
&#13;
Densus 88 Antiteror Polri menyebut terdapat tujuh bahan peledak yang dibawa oleh terduga pelaku ke SMAN 72 Jakarta. Dari total peledak tersebut, empat di antaranya meledak di dua lokasi berbeda.&#13;
&#13;
Sementara tiga peledak lainnya belum sempat digunakan dan telah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
