<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMAN 72 Jakarta Diberi Wewenang Tentukan Sistem Pembelajaran Pascaledakan</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mempersilakan SMAN 72 menentukan sistem pembelajaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182843/sman-72-jakarta-diberi-wewenang-tentukan-sistem-pembelajaran-pascaledakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182843/sman-72-jakarta-diberi-wewenang-tentukan-sistem-pembelajaran-pascaledakan"/><item><title>SMAN 72 Jakarta Diberi Wewenang Tentukan Sistem Pembelajaran Pascaledakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182843/sman-72-jakarta-diberi-wewenang-tentukan-sistem-pembelajaran-pascaledakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/11/338/3182843/sman-72-jakarta-diberi-wewenang-tentukan-sistem-pembelajaran-pascaledakan</guid><pubDate>Selasa 11 November 2025 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/11/338/3182843/pramono-VjTW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/Foto: Dok IMG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/11/338/3182843/pramono-VjTW_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/Foto: Dok IMG</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mempersilakan SMAN 72 menentukan sistem pembelajaran. Kebijakan itu terkait ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah akhir pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung, sebenarnya sudah bisa. Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada sekolah,&amp;quot; ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/11/2025).&#13;
&#13;
Pramono juga menegaskan bahwa pihak kepolisian sudah rampung mengambil seluruh data dalam penyelidikan. Dengan demikian, kata Pramono, sekolah telah diizinkan untuk menggunakan sistem pelajaran secara luring atau tatap muka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena semuanya sudah datanya terambil oleh eh, Polri, hal yang berkaitan dengan peristiwa dan sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, dua ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11) lalu. Ledakan itu terjadi saat siswa tengah menjalani ibadah salat Jumat di Musala SMAN 72 Jakarta.&#13;
&#13;
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terduga pelaku masih berusia 17 tahun. Meski belum mengungkap identitasnya, pelaku disebut berasal dari lingkungan sekolah SMAN 72.&#13;
&#13;
Hingga saat ini polisi masih belum mengumumkan motif sekaligus identitas pelaku. Adapun pelaku juga disebut-sebut masih menjalani perawatan setelah turut menjadi korban.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mempersilakan SMAN 72 menentukan sistem pembelajaran. Kebijakan itu terkait ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah akhir pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung, sebenarnya sudah bisa. Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada sekolah,&amp;quot; ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/11/2025).&#13;
&#13;
Pramono juga menegaskan bahwa pihak kepolisian sudah rampung mengambil seluruh data dalam penyelidikan. Dengan demikian, kata Pramono, sekolah telah diizinkan untuk menggunakan sistem pelajaran secara luring atau tatap muka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena semuanya sudah datanya terambil oleh eh, Polri, hal yang berkaitan dengan peristiwa dan sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, dua ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11) lalu. Ledakan itu terjadi saat siswa tengah menjalani ibadah salat Jumat di Musala SMAN 72 Jakarta.&#13;
&#13;
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terduga pelaku masih berusia 17 tahun. Meski belum mengungkap identitasnya, pelaku disebut berasal dari lingkungan sekolah SMAN 72.&#13;
&#13;
Hingga saat ini polisi masih belum mengumumkan motif sekaligus identitas pelaku. Adapun pelaku juga disebut-sebut masih menjalani perawatan setelah turut menjadi korban.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
