<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Bom Bunuh Diri Dekat Mobil Polisi, Pakistan &amp;nbsp;Tuduh India</title><description>PM Pakistan mengatakan, serangan teroris terhadap warga Pakistan yang tidak bersenjata oleh proksi teroris India patut dikutuk.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/12/18/3183026/serangan-bom-bunuh-diri-dekat-mobil-polisi-pakistan-nbsp-tuduh-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/12/18/3183026/serangan-bom-bunuh-diri-dekat-mobil-polisi-pakistan-nbsp-tuduh-india"/><item><title>Serangan Bom Bunuh Diri Dekat Mobil Polisi, Pakistan &amp;nbsp;Tuduh India</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/12/18/3183026/serangan-bom-bunuh-diri-dekat-mobil-polisi-pakistan-nbsp-tuduh-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/12/18/3183026/serangan-bom-bunuh-diri-dekat-mobil-polisi-pakistan-nbsp-tuduh-india</guid><pubDate>Rabu 12 November 2025 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/12/18/3183026/serangan_bom_bunuh_diri_di_pakistan-Eoqw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serangan Bom Dunuh Diri Dekat Mobil Polisi, Pakistan &amp;nbsp;Tuduh India (BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/12/18/3183026/serangan_bom_bunuh_diri_di_pakistan-Eoqw_large.jpg</image><title>Serangan Bom Dunuh Diri Dekat Mobil Polisi, Pakistan &amp;nbsp;Tuduh India (BBC)</title></images><description>ISLAMABAD - Serangan bom bunuh diri terjadi di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, Selasa (11/11/2025). Serangan bom bunuh diri itu menewaskan 12 orang dan melukai 27 lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Serangan Bom Bunuh Diri&#13;
&#13;
Bom bunuh diri itu terjadi di luar gedung pengadilan di Islamabad. Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi mengatakan, seorang pelaku bom berencana menyerang gedung pengadilan distrik tetapi tidak dapat masuk.&#13;
&#13;
Naqvi mengatakan pihak berwenang akan memprioritaskan identifikasi pelaku bom. Mereka yang terlibat akan diadili.&#13;
&#13;
2. Tuduh India&#13;
&#13;
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menuduh kelompok-kelompok ekstremis yang &amp;quot;didukung aktif oleh India&amp;quot; terlibat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan teroris terhadap warga Pakistan yang tidak bersenjata oleh proksi teroris India patut dikutuk,&amp;quot; kata Sharif.&#13;
&#13;
Namun, seorang juru bicara pemerintah India membantahnya. &amp;quot;Tuduhan tak berdasar,&amp;quot; katanya melansir BBC, Rabu (12/11/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, kelompok sempalan Taliban Pakistan (TTP), Jumaat Ul Ahrar telah mengaku bertanggung jawab, menurut media lokal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, dua jurnalis lokal mengatakan kepada BBC, pimpinan pusat TTP telah mengirimkan pesan kepada mereka yang menyatakan bahwa mereka tidak terkait dengan ledakan tersebut.&#13;
&#13;
Ledakan bunuh diri di Islamabad jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Rekaman dari lokasi kejadian pada Selasa menunjukkan sisa-sisa mobil yang terbakar dan garis polisi yang terpasang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke-27 orang yang terluka sedang menerima perawatan medis,&amp;quot; kata Naqvi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Ledakan Bom Dekat Mobil Polisi&#13;
&#13;
Ia menambahkan,&amp;nbsp;pelaku meledakkan bom di dekat mobil polisi setelah menunggu hingga 15 menit.&#13;
&#13;
Rekaman setelah kejadian menunjukkan kepulan asap mengepul dari sebuah kendaraan yang hangus di balik pagar pembatas keamanan. Insiden itu terjadi pukul 12.39 waktu setempat (07.39 GMT).&#13;
&#13;
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan ia &amp;quot;mengutuk keras ledakan bunuh diri tersebut&amp;quot;.&#13;
&#13;
Seorang pengacara yang mengaku sedang memarkir mobilnya di luar pengadilan pada saat itu mengaku mendengar &amp;quot;ledakan keras&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu benar-benar kacau,&amp;quot; kata Rustam Malik kepada AFP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pengacara dan orang-orang berlarian ke dalam kompleks,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya melihat dua mayat tergeletak di gerbang dan beberapa mobil terbakar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>ISLAMABAD - Serangan bom bunuh diri terjadi di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, Selasa (11/11/2025). Serangan bom bunuh diri itu menewaskan 12 orang dan melukai 27 lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Serangan Bom Bunuh Diri&#13;
&#13;
Bom bunuh diri itu terjadi di luar gedung pengadilan di Islamabad. Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi mengatakan, seorang pelaku bom berencana menyerang gedung pengadilan distrik tetapi tidak dapat masuk.&#13;
&#13;
Naqvi mengatakan pihak berwenang akan memprioritaskan identifikasi pelaku bom. Mereka yang terlibat akan diadili.&#13;
&#13;
2. Tuduh India&#13;
&#13;
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menuduh kelompok-kelompok ekstremis yang &amp;quot;didukung aktif oleh India&amp;quot; terlibat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan teroris terhadap warga Pakistan yang tidak bersenjata oleh proksi teroris India patut dikutuk,&amp;quot; kata Sharif.&#13;
&#13;
Namun, seorang juru bicara pemerintah India membantahnya. &amp;quot;Tuduhan tak berdasar,&amp;quot; katanya melansir BBC, Rabu (12/11/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, kelompok sempalan Taliban Pakistan (TTP), Jumaat Ul Ahrar telah mengaku bertanggung jawab, menurut media lokal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, dua jurnalis lokal mengatakan kepada BBC, pimpinan pusat TTP telah mengirimkan pesan kepada mereka yang menyatakan bahwa mereka tidak terkait dengan ledakan tersebut.&#13;
&#13;
Ledakan bunuh diri di Islamabad jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Rekaman dari lokasi kejadian pada Selasa menunjukkan sisa-sisa mobil yang terbakar dan garis polisi yang terpasang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke-27 orang yang terluka sedang menerima perawatan medis,&amp;quot; kata Naqvi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Ledakan Bom Dekat Mobil Polisi&#13;
&#13;
Ia menambahkan,&amp;nbsp;pelaku meledakkan bom di dekat mobil polisi setelah menunggu hingga 15 menit.&#13;
&#13;
Rekaman setelah kejadian menunjukkan kepulan asap mengepul dari sebuah kendaraan yang hangus di balik pagar pembatas keamanan. Insiden itu terjadi pukul 12.39 waktu setempat (07.39 GMT).&#13;
&#13;
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan ia &amp;quot;mengutuk keras ledakan bunuh diri tersebut&amp;quot;.&#13;
&#13;
Seorang pengacara yang mengaku sedang memarkir mobilnya di luar pengadilan pada saat itu mengaku mendengar &amp;quot;ledakan keras&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu benar-benar kacau,&amp;quot; kata Rustam Malik kepada AFP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pengacara dan orang-orang berlarian ke dalam kompleks,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya melihat dua mayat tergeletak di gerbang dan beberapa mobil terbakar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
