<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Macron Ultimatum Israel, Jangan Coba-Coba Mencaplok Tepi Barat</title><description>Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan peran Prancis dalam rencana perdamaian Gaza setelah bertemu dengan pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/12/337/3183088/presiden-macron-ultimatum-israel-jangan-coba-coba-mencaplok-tepi-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/12/337/3183088/presiden-macron-ultimatum-israel-jangan-coba-coba-mencaplok-tepi-barat"/><item><title>Presiden Macron Ultimatum Israel, Jangan Coba-Coba Mencaplok Tepi Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/12/337/3183088/presiden-macron-ultimatum-israel-jangan-coba-coba-mencaplok-tepi-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/12/337/3183088/presiden-macron-ultimatum-israel-jangan-coba-coba-mencaplok-tepi-barat</guid><pubDate>Rabu 12 November 2025 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/12/337/3183088/macron-Ouep_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas/Foto: Anadolu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/12/337/3183088/macron-Ouep_large.jpg</image><title>Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas/Foto: Anadolu</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan peran Prancis dalam rencana perdamaian Gaza setelah bertemu dengan pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, di Istana &amp;Eacute;lys&amp;eacute;e, Paris, pada Rabu (12/11/2025). Dukungan Prancis untuk Palestina mencakup peningkatan bantuan kemanusiaan dan dukungan politik.&#13;
&#13;
Secara khusus, Macron mengkritik prospek rencana Israel menguasai Tepi Barat menyusul peningkatan kekerasan di wilayah Palestina tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rencana aneksasi (mencaplok), baik parsial maupun total, baik secara hukum maupun de facto, merupakan garis merah yang akan kami tanggapi dengan tegas bersama mitra-mitra Eropa kami,&amp;rdquo; kata Macron dalam konferensi pers bersama dengan Abbas seperti dilansir BBC.&#13;
&#13;
Kekerasan yang dilakukan pemukim ilegal dan percepatan proyek permukiman telah mencapai tingkat baru dan mengancam stabilitas Tepi Barat. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.&#13;
&#13;
Pertemuan ini merupakan yang pertama antara kedua pemimpin di &amp;Eacute;lys&amp;eacute;e sejak Prancis secara resmi mengakui negara Palestina pada September lalu. Prancis menyebut Abbas sebagai Presiden Palestina, bukan hanya sebagai pemimpin Otoritas Palestina.&#13;
&#13;
Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, Abbas mengadakan pembicaraan dengan Macron dan juga Presiden Majelis Nasional Prancis, Yael Braun-Pivet. Pertemuan ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk mengoordinasikan posisi antara kepemimpinan Palestina dan Prancis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prancis juga merupakan salah satu penyelenggara konferensi rekonstruksi Gaza yang dipimpin oleh Mesir yang akan berlangsung bulan ini&#13;
&#13;
Macron berjanji mendukung reformasi konstitusional dan perombakan struktur pemerintahan Palestina setelah gencatan senjata di Gaza tercapai.&#13;
&#13;
Abbas memperbarui komitmennya terhadap reformasi, termasuk mengadakan pemilihan presiden dan parlemen setelah perang berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami hampir menyelesaikan draf konstitusi sementara negara Palestina, undang-undang tentang pemilihan umum dan partai politik,&amp;rdquo; tambah Abbas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan peran Prancis dalam rencana perdamaian Gaza setelah bertemu dengan pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, di Istana &amp;Eacute;lys&amp;eacute;e, Paris, pada Rabu (12/11/2025). Dukungan Prancis untuk Palestina mencakup peningkatan bantuan kemanusiaan dan dukungan politik.&#13;
&#13;
Secara khusus, Macron mengkritik prospek rencana Israel menguasai Tepi Barat menyusul peningkatan kekerasan di wilayah Palestina tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rencana aneksasi (mencaplok), baik parsial maupun total, baik secara hukum maupun de facto, merupakan garis merah yang akan kami tanggapi dengan tegas bersama mitra-mitra Eropa kami,&amp;rdquo; kata Macron dalam konferensi pers bersama dengan Abbas seperti dilansir BBC.&#13;
&#13;
Kekerasan yang dilakukan pemukim ilegal dan percepatan proyek permukiman telah mencapai tingkat baru dan mengancam stabilitas Tepi Barat. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.&#13;
&#13;
Pertemuan ini merupakan yang pertama antara kedua pemimpin di &amp;Eacute;lys&amp;eacute;e sejak Prancis secara resmi mengakui negara Palestina pada September lalu. Prancis menyebut Abbas sebagai Presiden Palestina, bukan hanya sebagai pemimpin Otoritas Palestina.&#13;
&#13;
Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, Abbas mengadakan pembicaraan dengan Macron dan juga Presiden Majelis Nasional Prancis, Yael Braun-Pivet. Pertemuan ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk mengoordinasikan posisi antara kepemimpinan Palestina dan Prancis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prancis juga merupakan salah satu penyelenggara konferensi rekonstruksi Gaza yang dipimpin oleh Mesir yang akan berlangsung bulan ini&#13;
&#13;
Macron berjanji mendukung reformasi konstitusional dan perombakan struktur pemerintahan Palestina setelah gencatan senjata di Gaza tercapai.&#13;
&#13;
Abbas memperbarui komitmennya terhadap reformasi, termasuk mengadakan pemilihan presiden dan parlemen setelah perang berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami hampir menyelesaikan draf konstitusi sementara negara Palestina, undang-undang tentang pemilihan umum dan partai politik,&amp;rdquo; tambah Abbas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
