<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascaledakan SMAN 72, Pramono Beri Kebebasan Siswa Belajar Daring-Luring</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kebebasan bagi siswa SMA Negeri 72 Jakarta untuk memilih metode pembelajaran secara daring maupun tatap muka, menyusul peristiwa ledakan yang terjadi di sekolah tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/14/338/3183647/pascaledakan-sman-72-pramono-beri-kebebasan-siswa-belajar-daring-luring</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/14/338/3183647/pascaledakan-sman-72-pramono-beri-kebebasan-siswa-belajar-daring-luring"/><item><title>Pascaledakan SMAN 72, Pramono Beri Kebebasan Siswa Belajar Daring-Luring</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/14/338/3183647/pascaledakan-sman-72-pramono-beri-kebebasan-siswa-belajar-daring-luring</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/14/338/3183647/pascaledakan-sman-72-pramono-beri-kebebasan-siswa-belajar-daring-luring</guid><pubDate>Jum'at 14 November 2025 21:31 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/14/338/3183647/pramono-gId7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/14/338/3183647/pramono-gId7_large.jpg</image><title>Gubernur Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kebebasan bagi siswa SMA Negeri 72 Jakarta untuk memilih metode pembelajaran secara daring maupun tatap muka, menyusul peristiwa ledakan yang terjadi di sekolah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi untuk SMA 72, memang kami sudah berkomunikasi. Kepala Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan kebijakan ini: yang mau daring boleh, yang mau langsung juga boleh,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat (14/11/2025).&#13;
&#13;
Namun, dari dua pilihan tersebut, mayoritas pelajar lebih memilih untuk melakukan pembelajaran tatap muka atau datang langsung ke sekolah. Pilihan ini menunjukkan bahwa siswa merasa sekolah mereka kini aman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan ternyata mereka kebanyakan sekarang meminta untuk belajar secara langsung, supaya menunjukkan bahwa sekolahnya sudah pulih dan tidak ada apa-apa. Untuk itu, saya menyetujuinya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono berharap seluruh pelajar SMA Negeri 72 Jakarta dapat kembali menjalani aktivitas belajar secara normal mulai minggu depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan minggu depan sudah sepenuhnya. Baik, terima kasih,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terkait pelaku yang disebut memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pramono enggan bersikap tergesa-gesa. Evaluasi terhadap kepemilikan KJP yang bersangkutan akan diputuskan setelah proses hukum rampung dijalankan oleh pihak berwajib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, ini kan masih proses. Jadi saya tidak akan terburu-buru memutuskan. Bagaimanapun, seseorang yang menerima KJP biasanya memang memerlukan itu. Jadi saya belum memutuskan apa pun tentang hal tersebut,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kebebasan bagi siswa SMA Negeri 72 Jakarta untuk memilih metode pembelajaran secara daring maupun tatap muka, menyusul peristiwa ledakan yang terjadi di sekolah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi untuk SMA 72, memang kami sudah berkomunikasi. Kepala Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan kebijakan ini: yang mau daring boleh, yang mau langsung juga boleh,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat (14/11/2025).&#13;
&#13;
Namun, dari dua pilihan tersebut, mayoritas pelajar lebih memilih untuk melakukan pembelajaran tatap muka atau datang langsung ke sekolah. Pilihan ini menunjukkan bahwa siswa merasa sekolah mereka kini aman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan ternyata mereka kebanyakan sekarang meminta untuk belajar secara langsung, supaya menunjukkan bahwa sekolahnya sudah pulih dan tidak ada apa-apa. Untuk itu, saya menyetujuinya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono berharap seluruh pelajar SMA Negeri 72 Jakarta dapat kembali menjalani aktivitas belajar secara normal mulai minggu depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan minggu depan sudah sepenuhnya. Baik, terima kasih,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terkait pelaku yang disebut memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pramono enggan bersikap tergesa-gesa. Evaluasi terhadap kepemilikan KJP yang bersangkutan akan diputuskan setelah proses hukum rampung dijalankan oleh pihak berwajib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, ini kan masih proses. Jadi saya tidak akan terburu-buru memutuskan. Bagaimanapun, seseorang yang menerima KJP biasanya memang memerlukan itu. Jadi saya belum memutuskan apa pun tentang hal tersebut,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
