<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Bullying di Sekolah, Prabowo: Harus Kita Atasi!</title><description>Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena kasus perundungan atau bullying di sekolah. Ia pun menegaskan kasus bullying harus segera ditangani. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/17/337/3184079/soal-bullying-di-sekolah-prabowo-harus-kita-atasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/17/337/3184079/soal-bullying-di-sekolah-prabowo-harus-kita-atasi"/><item><title>Soal Bullying di Sekolah, Prabowo: Harus Kita Atasi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/17/337/3184079/soal-bullying-di-sekolah-prabowo-harus-kita-atasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/17/337/3184079/soal-bullying-di-sekolah-prabowo-harus-kita-atasi</guid><pubDate>Senin 17 November 2025 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/17/337/3184079/prabowo-EDX1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/17/337/3184079/prabowo-EDX1_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena kasus perundungan atau bullying di sekolah. Ia pun menegaskan kasus bullying harus segera ditangani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu harus kita atasi,&amp;quot; tegasnya saat ditanya awak media di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).&#13;
&#13;
Kasus bullying terbaru yang menelan korban jiwa terjadi pada seorang remaja inisial MH (13), siswa kelas I SMP Negeri di Tangerang Selatan. MH dikabarkan meninggal dunia di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu 16 November pagi.&#13;
&#13;
Sejak awal masuk sekolah, MH diduga mengalami perundungan. Kondisinya terus memburuk akibat luka serius di kepala hingga akhirnya meninggal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MH dilaporkan mengalami intimidasi oleh teman sekelasnya sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menurut ibunya, Y (38), perlakuan itu tidak hanya berupa ejekan, tetapi juga kekerasan fisik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sering ditusuk pakai sedotan di tangan. Kalau lagi belajar, ditendang lengannya. Asal nulis, ditendang; sama punggungnya dipukul,&amp;rdquo; kata Y.&#13;
&#13;
Puncak kekerasan terjadi pada Senin 20 Oktober, ketika kepala MH dihantam menggunakan kursi besi oleh rekan sekelasnya. Sejak saat itu, kondisi korban terus menurun hingga harus menjalani perawatan intensif.&#13;
&#13;
Awalnya MH dirawat di rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, namun karena kondisinya tidak membaik, ia dirujuk ke RS Fatmawati pada Minggu 9 November 2025. Pada Selasa 11 November 2025, MH masuk ruang ICU dengan intubasi dan kondisinya terus kritis.&#13;
&#13;
Hingga pada Minggu 16 November, pendamping dari LBH Korban, Alvian, menerima kabar duka sekitar pukul 06.00 WIB dari keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban sudah tidak ada. Kalau jam pastinya kami kurang tahu, tapi kami dikabari pihak keluarga sekitar jam 06.00 WIB,&amp;quot; ujar Alvian.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena kasus perundungan atau bullying di sekolah. Ia pun menegaskan kasus bullying harus segera ditangani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu harus kita atasi,&amp;quot; tegasnya saat ditanya awak media di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).&#13;
&#13;
Kasus bullying terbaru yang menelan korban jiwa terjadi pada seorang remaja inisial MH (13), siswa kelas I SMP Negeri di Tangerang Selatan. MH dikabarkan meninggal dunia di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu 16 November pagi.&#13;
&#13;
Sejak awal masuk sekolah, MH diduga mengalami perundungan. Kondisinya terus memburuk akibat luka serius di kepala hingga akhirnya meninggal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MH dilaporkan mengalami intimidasi oleh teman sekelasnya sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menurut ibunya, Y (38), perlakuan itu tidak hanya berupa ejekan, tetapi juga kekerasan fisik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sering ditusuk pakai sedotan di tangan. Kalau lagi belajar, ditendang lengannya. Asal nulis, ditendang; sama punggungnya dipukul,&amp;rdquo; kata Y.&#13;
&#13;
Puncak kekerasan terjadi pada Senin 20 Oktober, ketika kepala MH dihantam menggunakan kursi besi oleh rekan sekelasnya. Sejak saat itu, kondisi korban terus menurun hingga harus menjalani perawatan intensif.&#13;
&#13;
Awalnya MH dirawat di rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, namun karena kondisinya tidak membaik, ia dirujuk ke RS Fatmawati pada Minggu 9 November 2025. Pada Selasa 11 November 2025, MH masuk ruang ICU dengan intubasi dan kondisinya terus kritis.&#13;
&#13;
Hingga pada Minggu 16 November, pendamping dari LBH Korban, Alvian, menerima kabar duka sekitar pukul 06.00 WIB dari keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban sudah tidak ada. Kalau jam pastinya kami kurang tahu, tapi kami dikabari pihak keluarga sekitar jam 06.00 WIB,&amp;quot; ujar Alvian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
