<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekonstruksi Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Pelaku Rancang Penculikan di Kafe Cibubur</title><description>Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala kantor cabang pembantu (KCP) Bank BUMN, inisial MIP, di pelataran Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/17/338/3184032/rekonstruksi-pembunuhan-kacab-bank-bumn-pelaku-rancang-penculikan-di-kafe-cibubur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/11/17/338/3184032/rekonstruksi-pembunuhan-kacab-bank-bumn-pelaku-rancang-penculikan-di-kafe-cibubur"/><item><title>Rekonstruksi Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Pelaku Rancang Penculikan di Kafe Cibubur</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/11/17/338/3184032/rekonstruksi-pembunuhan-kacab-bank-bumn-pelaku-rancang-penculikan-di-kafe-cibubur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/11/17/338/3184032/rekonstruksi-pembunuhan-kacab-bank-bumn-pelaku-rancang-penculikan-di-kafe-cibubur</guid><pubDate>Senin 17 November 2025 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/17/338/3184032/pembunuhan-4g10_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekonstruksi pembunuhan Kacab Bank BUMN (Foto: Ari Sandita/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/17/338/3184032/pembunuhan-4g10_large.jpg</image><title>Rekonstruksi pembunuhan Kacab Bank BUMN (Foto: Ari Sandita/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala kantor cabang pembantu (KCP) Bank BUMN, inisial MIP, di pelataran Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025). Para tersangka dalam kasus itu pun dihadirkan polisi.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan, rekonstruksi digelar di pelataran sekitar Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hadir dalam kegiatan itu Polisi Militer, pihak Kejaksaan, dan keluarga korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para tersangka yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu terlihat dijaga polisi. Mereka tampak duduk menantikan giliran memerankan adegan.&#13;
&#13;
Saat ini, adegan terlihat menggambarkan 4 pelaku berada di sebuah kafe kawasan Kota Cibubur. Ada tersangka Dwi Hartono, Mochamad Nasir, Johanes Joko, dan Antonius Aditya.&amp;nbsp;Dari narasi yang disampaikan polisi, tergambar mereka tengah melakukan pertemuan untuk membahas soal penculikan terhadap korban.&#13;
&#13;
Kemudian, terdapat pula penyerahan data-data korban oleh para pelaku sebelum mereka melakukan aksi jahatnya itu. Bahkan, ada pula penyerahan uang. Di situ, mereka juga membahas tentang persiapan penculikan terhadap korban.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala kantor cabang pembantu (KCP) Bank BUMN, inisial MIP, di pelataran Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025). Para tersangka dalam kasus itu pun dihadirkan polisi.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan, rekonstruksi digelar di pelataran sekitar Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hadir dalam kegiatan itu Polisi Militer, pihak Kejaksaan, dan keluarga korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para tersangka yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu terlihat dijaga polisi. Mereka tampak duduk menantikan giliran memerankan adegan.&#13;
&#13;
Saat ini, adegan terlihat menggambarkan 4 pelaku berada di sebuah kafe kawasan Kota Cibubur. Ada tersangka Dwi Hartono, Mochamad Nasir, Johanes Joko, dan Antonius Aditya.&amp;nbsp;Dari narasi yang disampaikan polisi, tergambar mereka tengah melakukan pertemuan untuk membahas soal penculikan terhadap korban.&#13;
&#13;
Kemudian, terdapat pula penyerahan data-data korban oleh para pelaku sebelum mereka melakukan aksi jahatnya itu. Bahkan, ada pula penyerahan uang. Di situ, mereka juga membahas tentang persiapan penculikan terhadap korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
